HomeCelotehPilkada Jabar Mendadak Dukun

Pilkada Jabar Mendadak Dukun

Kecil Besar

“Jelas ini tujuannya menjatuhkan kandidat kami. Kami semua orang beragama, hanya memohon kepada Allah SWT. Jadi, ini jelas kampanye hitam.” ~ Sekretaris Tim Pemenangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, MQ Iswara.


PinterPolitik.com

[dropcap]T[/dropcap]ersanjung, menyanjung, ditikam dan menikam menjadi hal yang lumrah di saat masa kontestasi politik seperti yang terjadi saat ini. Segala cara seakan halal dilakukan mesin-mesin politik untuk mendapat simpati dan meraup suara dominan demi menduduki takhta kekuasaan untuk lima tahun ke depan.

Baru-baru ini kembali terjadi gesekan yang menggelikan di Pilkada Jawa Barat. Setelah diramaikan dengan sindiran “Ganti Presiden 2019 kalau kami terpilih” pada debat calon gubernur, sekarang muncul isu dukun palsu yang dibayar Rp200 ribu untuk berpura-pura menjadi dukun yang mengatasnamakan pendukung Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi.

Tapi gengs, hal yang menarik simpati kita itu adalah pemeran dukun palsu adalah si kakek tua yang berusia 75 tahun! Wooh teganya para fanatik ini mengkambinghitamkan si kakek yang sudah berusia setengah abad lebih.

Kalau dipikir-pikir mungkin biar lebih terlihat nyata kali ya memilih kakek untuk jadi pemeran dukun gadungan, hehehe luar binasa.

Terjadinya kampanye hitam yang menimpa pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi, membuat geram Tim Pemenangan keduanya. Mereka memandang kejadian tersebut sebagai masalah serius dan secara resmi, tim telah melaporkan kampanye hitam ini kepada Bawaslu Jawa Barat. Hayoo, hati-hati buat para fanatik dangkal, siap-siap tercyduk hehe.

Tapi penasaran ya gengs, sebenernya Tim pendukung mana sih yang tega ngelakuin kampanye hitam ini? Buat yang tau boleh dong kasih tau kita, hehe.

Pokoknya serem deh sist, walaupun ga seseram Pilkada DKI Jakarta sih sist. Tapi tetep saran sist di tahun politik ini. Kita tetap harus jeli memilih dan paling terpenting jangan mudah terprovokasi ya.

Bantu sebarkan ungkapan politisi dan Gubernur Texas, Ann Richards ini ke temen-temen yang fanatik nih sist. Ia pernah bilang: “Saya selalu mengatakan bahwa dalam politik, musuh-musuhmu tak dapat menyakiti kamu, tapi teman-temanmu akan membunuhmu.” (G11)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...