HomeCelotehPDIP Galau Ditinggal Dedi

PDIP Galau Ditinggal Dedi

Kecil Besar

Walau masih lisan, namun bersatunya Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar di Pilgub Jabar membuat posisi PDI Perjuangan kembali bimbang.


PinterPolitik.com

“Kami tidak dengan Golkar dan Demokrat (jika Dedi-Deddy)”

[dropcap]M[/dropcap]enjadi partai politik yang memiliki suara tertinggi di Jawa Barat, ternyata enggak membuat PDI Perjuangan mudah dalam menentukan calon gubernurnya di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar) yang akan dilangsungkan tahun ini.

Setidaknya, itulah kesimpulan dari pernyataan Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Eriko Sotarduga. Sebenarnya, dengan kursi 20 persen pas di DPRD Jabar, Partai Banteng bisa aja mengusung kadernya sendiri untuk berlaga memperebutkan kursi Jabar hiji.

Tapi gara-gara Golkar masih suka plarak plirik, niat untuk bergandengan tangan pun batal. Apalagi setelah dibikin ilfil karena mengusung Ridwan Kamil (Emil), eh setelah ganti kepemimpinan, Dedi Mulyadi yang tadinya udah “suka-sukaan” dengan Puti Guntur Soekarnoputra malah bilang merasa satu jiwa sama Deddy Mizwar (Demiz).

Padahal, PDIP kurang apa sih? Selain jaminan kursi, Partai Banteng pun sudah merelakan diri bila hanya didudukkan di kursi wakil. Lha, Kang Dedinya sekarang malah deket-deketan sama Kang Demiz yang sama-sama punya ambisi jadi orang nomor hiji, kumaha atuh Kang?

Akibat Golkar yang plintat plintut, PDIP yang kena pusingnya. Sebab sekarang, PDIP harus kembali nyari tokoh yang bisa mereka usung lagi. Padahal, waktunya udah semakin mepet nih. Apa mungkin harus jilat ludah sendiri dengan ikut mengusung Kang Emil? Apalagi, Walikota Bandung ini juga masih galau dalam mencari wakil.

Hadeuh, sabar ya warga Jabar, sampai sekarang nama-nama calon pimpinan daerahnya ke depan masih terus di putar aduk. Semua tergantung kepentingan partai dan individu yang diusungnya. Saking putus asanya, PDIP akhirnya mikir untuk usung kader sendiri buat jadi calon gubernur. Hmmm, kenapa enggak dari kemarin-kemarin aja sih?

Selain Puti, konon ada nama-nama lainnya, seperti Ketua DPD Jawa Barat TB Hasanuddin, Bupati Majalengka Sutrisno, sampai artis Rieke Diah Pitaloka pun kabarnya mulai ikut dipikirkan. Nah, nah, kalau kepepet baru deh kader-kadernya dipikirin. Walau agak telat, tapi dari nama-nama yang diajukan, kira-kira yang bisa mengena di hati warga Jabar, siapa ya? Ada yang menjanjikan gak ya? (R24)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...