HomeCelotehPanah JK Kalahkan Jokowi

Panah JK Kalahkan Jokowi

Kecil Besar

“Tatap mataku bagai busur panah..”


PinterPolitik.com 

[dropcap size=big]”[/dropcap]Saya akan mengalahkan Jokowi!”, begitu ucap Jusuf Kalla seraya mengeluarkan panah dan mengarahkannya ke sasaran tembak. Tapi nahas, panah melenceng dan jatuh ke tanah yang basah karena hujan semalam. Panitia ASEAN Games di Kompleks Gelora Bung Karno langsung tergopoh-gopoh memungut panah itu dan mengembalikan ke empunya. Selanjutnya JK siap menarik panah lagi, tak henti, kali ini penuh presisi.

Tenang, adegan itu hanya terjadi untuk memantau persiapan menyambut ASEAN Games tahun depan. JK tak benar-benar mau mengalahkan Jokowi, dalam arti yang dramatis, kok. Masa iya, politikus cum pengusaha sukses itu mau jadi matahari kembarnya Jokowi?

Ya memang sih, sekali waktu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo pernah menyebut ada yang kebelet mau jadi Presiden. Hampir semua orang berpikir kalau JK lah yang dimaksud. Habisnya gimana orang nggak curiga? JK yang menemui para pendemo 411 di November 2016 lalu.

Jadi begini, JK memang punya kuda-kuda di aksi demo 411 di November 2016 lalu. Semua masjid di Indonesia itu, bisa dikatakan, adalah miliknya. Mengingat Pak JK Ketua Masjid Indonesia periode 2012 – 2017, nggak mungkin kalau dirinya tak tahu menahu soal kampanye politik yang melahirkan aksi-aksi bernomor cantik dan selalu kalap dikipas dari masjid ke masjid. Ah, Pak JK hanya cuek saja tak membalas Kumolo. Siapa suruh kezel sama Ahok dan mendukung Anies – Sandi terang-terangan, Pak.

JK juga pernah mencak-mencak ketika kepentingan bisnisnya di bidang migas dan kelistrikan digentayangi menteri pilihan Jokowi, Rizal Ramli. Gaya khas kecil-kecil cabe rawitnya keluar, membela Sudirman Said mengenai target listrik 35.000 watt. Baik Sudirman dan JK tahu, JK Group terancam di sana. Untungnya semua bisa terkendali.

Baca juga :  Jebakan Logika Bedah Kasus Nadiem?

Nah, belum lagi soal isu reshuffle menteri yang sempat heboh awal tahun lalu. Presiden mau rombak, eh Pak JK bilang rombak hanya akan menguras dompet negara. Akhirnya menggantung dan tak jelas kelanjutannya. Tarik menarik isu rombak menteri ini bahkan sudah clash dua kali sepanjang pemerintahan Jokowi, lho. Hubungan mereka apa tidak seperti bisul di pantat? Makin mengganggu dan buat nggak nyaman bergerak? Eh, tapi geraknya siapa dulu, nih?

sumber: istimewa

Yah kembali lagi, namanya juga berpolitik, pasti yang diincar kekuasaan. Iya apa iya? Karena politiklah yang bisa mengubah hal yang tidak mungkin menjadi mungkin, siapa tahu Pak JK ujug-ujug menjadi Presiden selanjutnya? Who knows. Sebab bagi sebagian orang, lebih ‘terhormat’ dikenang sebagai Presiden RI ketimbang jadi Wapres RI profesional beberapa dekade.

Tapi sebelum semua terwujud, tolong ya Pak JK, latihan panahnya dikencangkan lagi. Kalau bisa sewa pelatih panah profesional sekalian. Biar apa? Ya, nggak apa-apa, biar tak kalah saja dengan gaya Presiden. (A27)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Jangan Remehkan Golput

Golput menjadi momok, padahal mampu melahirkan harapan politik baru. PinterPolitik.com Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 tunai sudah. Kini giliran analisis hingga euforia yang tersisa dan...

Laki-Laki Takut Kuota Gender?

Berbeda dengan anggota DPR perempuan, anggota DPR laki-laki ternyata lebih skeptis terhadap kebijakan kuota gender 30% untuk perempuan. PinterPolitik.com Ella S. Prihatini menemukan sebuah fakta menarik...

Menjadi Pragmatis Bersama Prabowo

Mendorong rakyat menerima sogokan politik di masa Pilkada? Prabowo ajak rakyat menyeleweng? PinterPolitik.com Dalam pidato berdurasi 12 menit lebih beberapa menit, Prabowo sukses memancing berbagai respon....