HomeCelotehNyali Tinggi Indonesialeaks

Nyali Tinggi Indonesialeaks

Kecil Besar

“Tuhan beri aku nyali, untuk mengucapkan janji sehidup semati,” – Naif, Nyali


Pinterpolitik.com

Baru-baru ini netizen Indonesia baru saja dibikin kaget luar biasa. Kasus buku merah di KPK yang dulu sempat mencuat kini hadir dan menyapa lagi. Wah, memangnya ada apa ya kok kasus ini bisa trending lagi di media sosial?

Kalau ada yang lupa, dulu itu sempat ramai kasus dugaan perusakan buku merah yang disinyalir berisi catatan aliran keuangan pengusaha Basuki Hariman kepada sejumlah pejabat. Yang bikin heboh, salah satu pejabat yang ada di buku ini diduga adalah salah satu petinggi kepolisian. Diduga, ada penyidik KPK dari kepolisian yang merusak buku tersebut.

Buset, banyak banget diduganya ya? Harus hati-hati banget ini soalnya.

Nah, sekarang ini muncul temuan baru terkait dengan kasus tersebut. Tidak main-main, rekaman CCTV atau kamera pengawas dari kejadian itu baru-baru ini dirilis! Wow, kok bisa ya? Yang lebih penting, kok ada yang berani ya membongkar rekaman tersebut?

Jadi, temuan baru terkait dengan kasus ini didapatkan oleh sebuah inisiatif bersama bernama Indonesialeaks. Di dalam inisiatif ini, ada beberapa media yang berkolaborasi seperti Tempo dan juga Tirto.

Berani juga ya media-media yang terlibat di dalam Indonesialeaks ini Share on X

Wah, media-media cukup bernyali juga ya. Kasus ini bukan kasus sembarangan loh, soalnya bukan hanya rumit tapi tergolong amat sangat sensitif karena diduga melibatkan pejabat tinggi di dalam kepolisian. Salut deh pokoknya buat nyali media-media ini.

Perkara nyali ini sebenarnya bukan cuma soal keberanian mereka menelusuri kasus super sulit dan super sensitif semacam ini, tapi juga karena sikap media yang muncul selama beberapa waktu terakhir ini.

Coba deh, perhatikan pemberitaan soal buku merah ini, jarang sekali muncul di luar media-media yang terlibat di Indonesialeaks. Padahal, ini kan kasus cukup besar, masak sih gak ada media yang tertarik? Kan lumayanlah nambah-nambahin klik daripada pake berita clickbait doang.

Media-media sekarang ini kan sepertinya emang ekstra hati-hati sekali kalau udah menyangkut dengan pejabat-pejabat. Malah, kadang saking hati-hatinya, mereka malah jadi berpihak ke pejabat atau instansi pemerintahan sehingga berkurang sikap garangnya.

Sayang ya, padahal media itu salah satu pilar demokrasi yang penting. Kalau medianya terlalu hati-hati sampai berpihak, siapa dong yang bisa mengingatkan pemerintah? Makanya, terlepas benar atau tidak nantinya, inisatif dari Indonesialeaks ini jadi langkah penting buat jurnalisme di negeri ini.

Semoga makin banyak media lain yang bernyali sama ya dengan mereka. Lebih jauh, semoga nyali kelompok ini juga tidak turun ya. Tetap semangat dan hati-hati terus pokoknya. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...