HomeCelotehNovel Baswedan Disiram Hantu

Novel Baswedan Disiram Hantu

“Kalau hanya dilakukan investigasi yang sifatnya sekadarnya saja, saya kira percuma.” – Novel Baswedan


PinterPolitik.com

Jangan pernah sekali-sekali berekspektasi terlalu tinggi terhadap manusia, entah itu keluarga, teman, apalagi institusi-institusi negara. Kurang lebih mungkin inilah yang dapat dipelajari dari kasus Novel Baswedan.

Lebih dari setahun sudah berlalu, namun pelaku penyiraman air keras yang membutakan mata Novel Baswedan belum juga ditangkap. Ini beneran manusia kan pelakunya? Bukan hantu? Hehehe.

Padahal pemeriksaan dan investigasi telah dilakukan oleh aparat kepolisian sejak Novel masih terbaring di rumah sakit. Tapi kok nggak kelar-kelar ya?

Hmm. Mungkin tim yang mengurus kasus ini gengsi buat inisiatif duluan kali ya, jadi Pak Novel Baswedan harus kejar-kejar mereka dulu biar kasusnya diurus. Hehehe.

Trump cabut GSP India. Selengkapnya dalam artikel "Trump Cabut GSP India, Indonesia? di Pinterpolitik.com

Posted by Pinter Politik on Tuesday, June 11, 2019

Rupanya kasus-kasus kejahatan yang lama diproses kayak gini nggak hanya terjadi di Indonesia. Banyak film-film biografi yang menampilkan ketidakadilan dalam proses hukum.

Salah satunya, ada sebuah film di India berjudul No One Killed Jessica yang diangkat dari kisah model bernama Jessica Lal. Film ini mengisahkan tentang seorang anak politikus bernama Manish, yang membunuh Jessica Lal.

- Advertisement -

Menariknya dalam film tersebut sangat menunjukkan bahwa kekuasaan politik dan uang yang dimiliki oleh pelaku dapat memainkan peran signifikan dalam proses hukum yang ada.

Kalau di konteks Indonesia, hukum lebih berkuasa daripada uang atau uang lebih berkuasa daripada hukum yaa? Hehehe.

Nah, dalam kasus Pak Novel, kira-kira apa ya alasan pelakunya susah banget ditangkap?

Mungkinkah ini karena banyaknya pekerjaan yang lebih penting untuk diselidiki sehingga kasusnya nggak kelar-kelar?

Baca juga :  Puan, Gembira di Atas Duka?

Atau seperti film No One Killed Jessica, jangan-jangan Pak Novel dianggap nggak punya cukup uang untuk bisa menyelesaikan kasusnya kali? Atau kasusnya malah menyangkut ke petinggi-petinggi yang punya kekuasaan kali ya. Upsss.

Update terbaru sih katanya penyidik kasus Novel Baswedan bakal mengungkap semua hasil temuan pada bulan Juli 2019 nanti. Yahh kalau cuma mengungkap hasil temuan mah berarti pelaku masih belum ditangkap dong ya? Duhhh. Masih lama dong ya pelaku kasus Novel Baswedan bisa ditangkap.

Novel Baswedan aja yang bekerja untuk pemerintah di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) susah mendapat keadilan dari institusi negara, lah terus gimana aku yang cuma rakyat jelata? (R50)

spot_img

#Trending Article

Rocky Sebenarnya Fans Luhut?

Momen langka terjadi! Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya bertemu langsung dengan pengkritik terpedasnya, yakni Rocky Gerung.

Nadiem and the Shadow Organization

Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim soal shadow organization tuai polemik. Ada apa di balik organisasi bayangan Kemdikbudristek ini?

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

SBY, Anak Emas Amerika Serikat?

“Pak SBY membantah, 'Tidak benar saya jadi the golden boy' kan begitu, bantah saja. Tapi kalau kita bicara dengan banyak orang, itu gelar the...

Anies dan Nadiem Dibanding-bandingke?

“Mendikbudristek meminta waktu hingga akhir Juni. Namun, hingga September 2022, tidak ada kabar terkait DIM yang dijanjikan. Bagi kami, hal ini merupakan pengabaian atas...

Kasus Lesti-Billar, Begini Tanggapan Lesti

Lesti Kejora laporkan suaminya, Rizky Billar, atas kasus KDRT setelah diduga ketahuan selingkuh. Mengapa fenomena ini begitu marak?

Gibran-Grace Maju DKI 2024?

Muncul usulan agar Gibran Rakabuming Raka menggandeng Grace Natalie untuk maju di Pilkada DKI Jakarta 2024. Apakah akan cocok?

Ada Amerika di Belakang Anies?

Politikus Nasdem Zulfan Lindan sebut Amerika Serikat (AS) akan diuntungkan bila Anies Baswedan maju di Pilpres 2024. Mengapa demikian?

More Stories

Ibu Kota Baru “Sarang” Pengembang?

“Mohon maaf saya baca naskahnya itu naskah ya power point dan gambar gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak,...

Ahok Cawapres Anies di 2024?

“Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong.” – Basuki Tjahaja Purnama alias...

Rombak Direksi, Rini Membangkang Jokowi?

“Aku memberontak, maka itu aku ada.” – Albert Camus PinterPolitik.com Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan kukuh mau merombak 4 direksi bank BUMN dan 1 anak perusahaan...