HomeCelotehNikah Nggak Seindah Postingan Instagram!

Nikah Nggak Seindah Postingan Instagram!

Kecil Besar

Vera nggak menyangka, ternyata menikah itu bisa bikin tertekan.


PinterPolitik.com

[dropcap]Y[/dropcap]ang ia bayangkan ketika menerima pinangan suaminya adalah semua yang indah dan romantislah yang akan terjadi jika mereka telah tinggal bersama. Namun, nyatanya, kok makin hari makin tertekan ya rasanya.

Mungkin ini akibatnya menikah muda. Ia ingat ketika setahun lalu saat usianya belum genap 21 tahun, orang tuanya malah menyetujui ketika ada kerabat jauh yang ingin menikahkan anak mereka dengan dirinya.

“Dari pada pergaulannya kebablasan, nikahkan saja lah, mah,” begitu kata ayah pada ibu saat mereka membicarakan pinangan tersebut.

Ayahnya memang pernah marah besar ketika suatu kali ia pulang terlalu larut karena mengerjakan tugas kuliah. Entah mengapa, ayah begitu protektif dan tidak mempercayai anaknya sendiri.

Akibatnya, terpaksa Vera harus menerima kenyataan dinikahkan dengan Didit yang lebih tua 5 tahun dari dirinya.

Mungkin karena proses saling kenal yang tidak begitu mendalam, saat telah berumah tangga mereka malah sering sekali ribut dan bertengkar. Jika sudah ribut, Didit kerap mengolok-olok atau berkata kasar kepada Vera. Hal tersebut membuatnya sangat tertekan.

Ternyata memang pernikahan itu tak selalu indah.

Bayangan Vera saat menikah itu seperti di postingan instagram-nya orang-orang. Yang seru-seru dan manis-manis semuanya. Kalau dilihat-lihat, akun instagramnya juga memang penuh dengan foto-foto manis juga sih bersama Didit.

Tapi, apalah arti foto-foto itu jika kenyataannya rumah tangga mereka justru sering ribut. Didit memang tidak melakukan kekerasan fisik. Tetapi, kata-katanya selalu tajam dan menyakitkan.

Apa mungkin ya mereka-mereka yang berpose manis bersama pasangannya di media sosial pada kenyataannya juga sering bertengkar? Berarti yang di Instagram bohong semua dong? Pencitraan saja?

Apa yang dilakukan Didit terhadapnya sesungguhnya sudah termasuk Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) walaupun hanya secara psikis. Hal ini juga diatur secara hukum dan Vera ingat kata temannya yang aktivis perempuan, KDRT secara psikis pun bisa dijerat secara hukum.

Ketentuan tentang hal tersebut nyatanya telah diatur dalam pasal 7 Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Kekerasan. Kekerasan psikis adalah perbuatan yang mengakibatkan ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertindak, rasa tidak berdaya, dan atau penderitaan psikis berat pada seseorang.

Vera sebetulnya bingung ingin mengadu ke mana. Jika membicarakan dengan keluarga, ujung-ujungnya dia jugalah yang disalahkan. Pada akhirnya yang bisa dilakukan adalah menyindir dan menyerempet lewat status facebook atau postingan Instagram.

Hmm. Menikah memang tak seindah postingan Instagram! (S13)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...

Jebakan Rindu Soeharto?

Demokrasi sudah 28 tahun berjalan, tapi foto Soeharto di sawah itu masih terus beredar di WhatsApp. Ekonom senior Ferry Latuhihin menyatakan menyesal ikut menjatuhkan Soeharto — dan Mahfud MD tidak mau meralat pernyataannya bahwa korupsi era reformasi "lebih gila" dari Orde Baru. Ada pertanyaan filosofis yang lebih dalam di balik semua ini: bukan siapa yang lebih baik, tapi mengapa negara yang lebih bebas justru terasa lebih tidak hadir?

Iron Cage Menteri PU

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkap pengalaman mengejutkan: ia "dipelonco" birokrasinya sendiri. Draft keputusan disodorkan sore hari saat ia kelelahan, pejabat "untouchable" mengabaikan instruksi, bahkan ASN muda pun berani menghina program prioritas presiden. Di kementerian dengan anggaran Rp118,5 triliun, “rayap” tidak takut pada menterinya.