HomeCelotehMegawati 'Unyu' Bagi SBY

Megawati ‘Unyu’ Bagi SBY

Kecil Besar

“Contohnya banyak perempuan yang sukses di Indonesia ini. Di lembaga eksekutif, kita pernah punya presiden perempuan, Ibu Megawati.” ~ Susilo Bambang Yudhoyono.


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]erbicara politik itu gak melulu tentang intrik akal bulus. Terkadang ada aja bumbu-bumbu pemanis yang diperlihatkan para politisi. Seperti halnya yang dilakukan Presiden ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memuji manis Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri. Kok tetiba jadi pingin nyanyi lagu Nella Kharisma ya, ‘Cie Cie’ hahaha.

Bukannya mereka ini gak akur ya, bahkan saking gak akurnya udah kayak film animasi anak Tom and Jerry. Kira-kira ada apa gerangan sih Pak SBY muji Ibu Mega? Emang mujianya kayak apa sih? Itu loh, pas peringatan Hari Perempuan Internasional, Pak SBY sempat muji Ibu Mega sebagai contoh perempuan sukses. Prikitiew.

Gak tanggung-tanggung mujinya loh. Pak SBY juga bilang kalau Megawati merupakan contoh sosok perempuan Indonesia yang sukses, karena bisa menjadi Presiden. Nah tuh, artinya kamu-kamu yang perempuan jangan sering mengeluh dan sebisa mungkin harus bisa berkontribusi nyata bagi Indonesia. Mantap jiwa.

Mujinya ini gak anget-anget bubur ayam kan Pak? Iya lah biar akur gitu loh. Masa akurnya karena menjelang momen Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 aja sih? By the way, para pengamat politik sih, bilangnya dibalik pujian itu ada pesan politik yang ingin disampaikan Pak SBY pada Ibu Mega. Bisa aja sih malu-malu meong-nya.

Pesan politiknya itu, apalagi kalau bukan mengenai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Sejauh ini, konstelasi politik yang ada tampaknya bikin posisi AHY jadi gak aman. Pasalnya, Koalisi Poros Ketiga yang diharapkan juga gak kunjung muncul batang idungnya. Di sisi lain opsi yang paling realistis ya merapat ke koalisi partai pendukung Jokowi. Kuy lah merapat.

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia

Toh sekalipun Koalisi Poros Ketiga lahir di bawah naungan AHY, belum tentu juga cukup amunisi untuk bersanding melawan elektabilitas Jokowi. Jangankan dengan Jokowi, elektabilitas AHY bahkan dikawatirkan masih di bawah Prabowo. Bikin Poros sendiri cuma untuk kalah? Mmm, rugi bandar banget itu mah. Pusing pala barbie ah.

Namanya wong Jowo, ya relatif suka dipuji, itu sebabnya Pak SBY memainkan peran yang sekiranya disukai Ibu Mega. Tapi belum tentu juga AHY dipinang loh ya, lah wong cuma muji bilang begitu doang. Coba mujinya bilang, ‘Ibu Mega, kamu unyu banget deh’. Uuuu, dijamin deh Ibu Mega bakal klepek-klepek. Pasti nanti AHY lancar jadi Cawapres Jokowi. Becanda deng, hahaha. (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...