HomeCelotehLIPI Merahkan Pipi Anies

LIPI Merahkan Pipi Anies

Kecil Besar

“Aku rindu ketiadaan, kekosongan, kegelapan dan kesunyian. Apa kalian tanya mengapa? Sini kuberi tahu karena aku itu berasal dari sana!”


PinterPolitik.com 

[dropcap]B[/dropcap]ukan karena digampar, ditonjok, bahkan dimaki. Pipi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merah karena dinilai memiliki elektablitas yang sangat tinggi untuk menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Cie… Selamat ya pak, tapi tetap fokus loh bangun Jakarta biar, Pilpres 2024 lebih mudah untuk duduk jadi RI satu. Hehehe.

Inget ya pak, biar tetap potensial, jangan korupsi, tetap kerja tapi jangan asal kerja. Harus kerja yang benar. Jangan kerjaannya blunder terus sama Bang Sandi, tuh contohnya kayak masalah bambu kemarin hehehe.

Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) memang menempatkan Anies di posisi teratas menjadi cawapres untuk mendampingi Prabowo.

Alah, hebat banget deh memang Anies.

Eh sebentar dulu, ini bukan berarti menjadi survei tertinggi yang dapat mengalahkan survei Jokowi dengan pasangan Tuan Guru Bajang (TGB) atau Mahfud MD ya, baru sama Prabowo aja loh! Hehehe.

Nih angkanya, posisi cawapres Prabowo yang teratas diisi oleh Anies (23,1 persen), Ahmad Heryawan (2,9 persen), Gatot Nurmantyo (20 persen), dan AHY (15,7 persen). Ini bukan hoax loh ya, tapi ini kata peneliti LIPI.

Prabowo masih menjadi penantang terkuat Jokowi dengan elektablitas 26,6 persen. Sementara, elektablitas Jokowi berada di angka 58,2 persen.

Gimana menurut kalian? Gokil gak tuh? Tenang buat para pendukung Prabowo, jangan kecewa, belum tentu survei ini dapat teruji di lapangan kok. Hehehe.

Nah kalian mau tahu apa kata Anies setelah mengetahui kabar ini? Hehehe.

Anies sempat merespon seperti ini: “Apa hasilnya? Saya? Ah masa? Ya, saya baca dulu nanti surveinya.”

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Prikitiew, kamu sudah bayangkan gimana mimik wajah Anies? Hehehe.

Anies juga bilang: “Ya saya merasa terhormat, ya gimana lagi coba. Ini sebuah urusan yang sangat kompleks dan itu sebenarnya bukan wilayah saya sebetulnya. Cuma saya mengapresiasi masyarakat yang menyebut, yang memikirkan, yang membuat ini ada di top mind. Mudah-mudahan ini menjadi pemicu untuk kerja lebih baik di Jakarta.”

Ahahaha, selamat ya Pak Anies. Tapi jangan jemawa loh. Tetap bekerja untuk Jakarta, awas jangan sampai pecah kongsi sama Bang Sandi cuman karena mau jadi cawapres.

Eh gengs, saya ada kutipan bagus nih, coba kalian pahami deh apa yang dikatakan Buddha. Kalian pahami ya bukan hanya sekedar dibaca hehehe: “Dengan orang-orang bodoh, tidak ada persahabatan. Lebih baik seseorang hidup sendiri daripada hidup dengan para lelaki egois, angkuh, pemberontak, dan kepala batu.” (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...