HomeCelotehLahirkan Pemimpin Muda di 2019

Lahirkan Pemimpin Muda di 2019

“Ke depan harapannya momentum transformasi melibatkan generasi milenial untuk peningkatan ekonomi. Kita harap dapat pemimpin yang terbaik dari Pemilu mendatang. Semangat pemimpin muda dimulai dari 2019.” ~ Politikus Partai Demokrat, Putu Supadman Rudana.


PinterPolitik.com

[dropcap]M[/dropcap]emang tepat jika saat ini Partai Demokrat mendengungkan kemunculan sosok pemimpin muda pada Pilpres 2019 mendatang. Rasanya udah gak zaman lagi kalau negeri ini melulu dipimpin oleh generasi uzur. Yang ada nanti pemikirannya serba konservatif. Melalui pemikiran pemuda yang kekinian, Indonesia setidaknya bisa lebih cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman now.

Ya begitulah kiranya pemikiran kader Demokrat saat memperkenalkan gerakan #2019PemimpinMuda saat menghadiri rilis survei Indo Barometer bertajuk ‘Evaluasi 20 Tahun Revormasi’, Minggu lalu. Melalui pemimpin muda, perkembangan ekonomi digital, pariwisata dan kreatif di masa depan semakin meningkat. Termasuk pembangunan sumber daya manusia di sektor pertanian.

Coba bayangin kalau pemimpin negeri ini lagi-lagi adalah generasi zaman old, segala kebijakan dan program yang dilakukan untuk rakyat pasti udah gak up to date lagi tuh. Mungkin bisa dicontoh pemimpin muda seperti Muhaimin Iskandar di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Romahurmuziy di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Grace Natalie di Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Toh memang negeri ini butuh penyegaran cara pandang dari segala aspek. Dan hal itu cuma bisa terwujud dengan memiliki pemimipin muda. Udahlah yang generasi zaman old itu pada pulang ke rumah aja. Duduk manis di kursi goyang sambil momong cicit. Kalau masih ngeriweuh di Pilpres 2019, hadeuh. Kacian kan generasi muda yang berpotensi. Mereka jadi gak bisa berkontribusi bagi bangsa.

Dan kalau dipikir-pikir nih ya, untuk mendukung pemimpin muda di masa depan, setidaknya kita perlu mengembangkan pendidikan digital entrepreneur sejak sekarang ini. Toh semua sudah serba digital. Saat Laper dan mau makanan, sekarang tinggal pesan pakai aplikasi. Teknologi sudah mempermudah segalanya. Mau bangsanya maju? Ya bersahabatlah dengan teknologi digital!

Baca juga :  Prediksi Pilpres 2024

Ya sekalipun nanti gerakan #2019PemimpinMuda belum cukup kuat untuk berbuah pada Pilpres 2019, ya siapa tau dengan memperkenalkan pada masyarakat saat ini, nantinya bisa memunculkan sosok pemimpin muda ideal di Pemilu 2024. Iya gak guys! Dan siapakah itu? Entahlah, untuk saat ini cuma tuhan yang tahu jawabnya. Warbyasah.

Sesungguhnya tetap menjadi muda adalah impian semua orang. Bahkan kaum tua sekalipun menginginkan hal yang sama. Meskipun setiap manusia ingin hidup lama, tapi tidak satu pun yang ingin menjadi tua. Seperti halnya yang dikatakan filsuf Jonathan Swift (1667-1745): “Every man desires to live long, but no man wishes to be old.” (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Mempersoalkan Checks & Balances Indonesia

Dalam sebuah demokrasi, lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia sudah seharusnya menjalankan fungsi checks & balances. Namun, fungsi tersebut tak dapat jalan bila ada yang mendominasi....

Megawati-Puan Sayang Korea?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani tampak sangat "sayang" dengan Korea Selatan (Korsel). Mengapa?

Siasat Kartu Nama Erick di G20?

“Erick Thohir mendirikan Mahaka Group, konglomerasi yang fokus pada olahraga dan media hiburan, cetak, radio, dan televisi. Juga memiliki sejumlah klub sepak bola nasional...

NasDem Adalah Partai Main-main?

“Ini bagus juga. Saya hormati itu. Makanya, kalau sudah tahu elektabilitas kecil, ngapain harus dihitung? Anggap saja ini partai main-main.” –  Surya Paloh, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem PinterPolitik.com Beberapa waktu lalu, panggung...

Macron Bukan Blusukan Tapi KKN?

“Ramah sekali Presiden Prancis ini” –  Warganet  PinterPolitik.com Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) Presiden Prancis Emmanuel Macron yang terlihat menyempatkan diri “blusukan” di Bali usai Konferensi Tingkat Tinggi...

Anies Pelan-pelan “Ngeteng” KIB?

“Mestinya, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) sekarang itu larinya ke Anies. Saya kira akan gabung ke sana,” – Habil Marati, Ketum Forum Ka’bah Membangun PinterPolitik.com Akhir-akhir ini,...

Misteri Pak Bas Jadi Fotografer

“Ya, itu memang hobinya. Ini kan juga event besar yang langka ya,” – Endra Atmawidjaja, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PinterPolitik.com Konferensi Tingkat Tinggi...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...