HomeCelotehKuda Poni Tunggangan Susi

Kuda Poni Tunggangan Susi

“PEGASUS dengan jaringannya yang sudah menggapai 34 provinsi untuk mensukseskan pencalonan Susi Pudjiastuti sebagai cawapres 2019.” ~ Koordinator PEGASUS, Oka Wijaya.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]iapa sangka nama Menteri Kelautan Dan Perikanan Susi Pudjiastuti akhirnya muncul belakangan sebagai orang yang digadang-gadang cocok sebagai Cawapres Jokowi dalam perhelatan Pilpres 2019 mendatang. Dukungan ini diberikan oleh seekor kuda poni, bernama Pegasus. Gak deng, becanda, hahaha. PEGASUS itu adalah akronim dari barisan relawan ‘Pergerakan Untuk Susi’. Tsadeest mamen.

Alasannya sih dukungan ini diberikan Pegasus karena Ibu Susi dianggap pantas mengisi kursi RI-2 berkat prestasinya sebagai Menteri. Mmm, maca ci, mi apa coba? Emangnya apa aja prestasi Susi? Setau eike cuma tukang nenggelamin kapal aja. Apanya yang prestasi kalau gitu ya guys.

Dia kan cuma orang yang nyebelin. Iya nyebelin. Gimana gak nyebelin coba. Dia itu udah bikin rizki orang seret loh. Kan kician ya guys. Eits, tunggu dulu, mereka-mereka itu adalah para mafia perikanan laut yang mulai gerah usai Ibu Susi menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Bahkan dulu, Ibu Susi sempat menyentil oknum para Jenderal untuk tidak main-main ikut backup melindungi mafia perikanan di wilayah laut RI. Pada hal simpel aja sih kerjanya. Cukup melestarikan budidaya ikan, menjaga keamanan laut dari illegal fishing, dan membersihkan oknum birokrat korup, serta membuat kebijakan berkepanjangan untuk nelayan Indonesia.

Jadi wajar aja lah ya kalau Pegasus ini kemudin menyerukan dukungan agar Ibu Susi maju sebagai Cawapres. Pegasus ini palingan sama aja kayak relawan ‘Selendang Putih’ Gatot Nurmantyo, BARET (Barisan Relawan TGB), CINTA (Cak Imin Untuk Indonesia) atau GOJO (Golkar Jokowi).

Baca juga :  HRS Masih Garang Setelah Bebas?

Ini mah artinya yang bikin Ibu Susi sendiri kali ya, buat promosi diri ke Pakde Jokowi. Seperti relawan sebelumnya yang bernama JOSS ( Jokowi-Susi Pudjiastuti). Ya gak apa juga sih. Toh gak ngeriweuh. Ya asal jangan gaya maksa aja kayak Cak Imin ke Jokowi. Kalau itu mah udah ngebet akut ngincer kursi RI-2.

Apa dengan Pegasus ala-ala ‘Kuda Poni’ ini, Ibu Susi bisa menarik perhatian Pakde Jokowi? Mmm, ya kita liat aja nanti ya. Apa bagi Jokowi, Ibu Susi memang tempat terbaiknya itu ya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan, bukan Cawapres. Seperti halnya yang dikatakan filsuf Voltaire (1694-1778), ‘Whoever serves his country well has no need of ancestors.’ (K16)

spot_img

#Trending Article

Ma’ruf Amin Apes di Pilkada 2020

"Kami menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Tangsel karena belum dapat memenangkan harapan perubahan. Hasil penghitungan suara kami tidak banyak dibandingkan paslon lain". - Siti...

Ahok Disenggol Kasus Brigadir J?

“Pertanyaan saya, kapan mereka pacaran, sehingga ketika Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin dengan ajudan ibu,” – Kamarudin Simanjuntak, Pengacara...

Anies Taklukkan Indonesia Timur?

“Alhamdulillah, tujuh kabupaten (di Maluku) yang sudah terbentuk kepengurusan siap mendeklarasi Anies Presiden” – Sulaiman Wasahua, Ketua Relawan Sobat Anies Maluku PinterPolitik.com Manuver politik Gubernur DKI Jakarta...

Drama Maming Resahkan PDIP-PBNU?

“Kalau saya, koruptor jangan dicekal ke luar negeri tapi dicekik. Harusnya dicekal untuk balik ke Indonesia, biar korupsi di luar negeri,” Cak Lontong, Komedian Indonesia PinterPolitik.com Masyarakat...

Baim Wong Saingan Kang Emil?

“Kang Emil kan juga numpang populer, sama saja dengan Baim Wong yang melihat peluang dari Citayam Fashion Week,” – Jazilul Fawaid, Waketum PKB PinterPolitik.com Seolah tidak ada habisnya,...

Anies-AHY Kawin Paksa?

“Tentu proses membangun chemistry antara satu dan yang lain penting, bukan kawin paksa,” - Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem PinterPolitik.com Siapa yang tidak kenal dengan Siti...

Rahasia Pelukan Ferdy Sambo

“Ya itu kan pertemanan, urusan berdua pertemanan. Bukan sesuatu yang salah. Tapi karena diekspos, menjadi masalah”. - Benny Mamoto, Ketua Harian Kompolnas PinterPolitik.com Siapa sangka jika pelukan...

Misteri Teror Kominfo

“Teror bagaimana? Saya baru tahu teror, Kominfo diteror kali,” – Johnny G. Plate, Menkominfo PinterPolitik.com #BlokirKominfo menjadi trending di Twitter, banyak warganet yang melontarkan kritik terhadap kontroversi kebijakan Penyelenggara Sistem...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...