HomeCelotehKecelakaan Mobil Dinas Sultan, Kebetulan?

Kecelakaan Mobil Dinas Sultan, Kebetulan?

Kecil Besar

Tepat sehari setelah pelantikan, mobil dinas Sultan Hamengku Buwono X mengalami kecelakaan di Kulon Progo Kamis siang (12/10). Pertanda apa? Kebetulan?


PinterPolitik.com

 

[dropcap size=big]B[/dropcap]agi sebagian orang tiap kejadian yang baik atau buruk punya arti tersendiri. Tak ada sesuatu terjadi tanpa makna di belakangnya. Begitu pula untuk sebagian warga Yogyakarta dan Jawa Tengah pada umumnya.

Jika benar demikian, maka peristiwa kecelakaan yang terjadi di hari pertama bertugas, punya pesan-pesan khusus. Mistik dan terkesan konspiratif memang, dan sulit untuk tidak berpikir demikian. Mengapa? Sebelum ‘tragedi’ terjadi, ada hal-hal yang ‘jadi’ pemicunya.

Begini, sehari sebelumnya sang Sultan dilantik sebagai Gubernur DIY periode 2017 – 2022, kan. Ada yang agak janggal di sana, yaitu ketidakhadiran para rayi atau keluarga inti keraton yang merupakan keturunan Sultan HB IX. Bahkan, si adik tiri Sultan HB X bilang jika dirinya tak diundang sama sekali ke acara pelantikan. Bukankah menggaet restu keluarga adalah cara hakiki menempuh kenyamanan karir dan hidup? Pasti yang mulia Sultan tahu itu.

Kantor Gubenur DIY Yogyakarta (sumber: istimewa)

Yang kedua adalah letak kantor Gubernur DIY Yogyakarta. Apakah kamu tahu di mana letak persis kantor Gubernur DIY Yogyakarta? Kalau dilihat secara ‘kejawen’, letak kantor Gubernur ini memunggungi Gunung Merapi. Hal itu sangatlah fatal, sebab dalam kepercayaan atau mitos kejawen Yogyakarta, seorang raja atau pemimpin Yogyakarta seharusnya menghadap Gunung Merapi. Rakyatlah yang memunggungi Merapi. Celaka jika sebaliknya yang terjadi.

Apakah benar karena letak kantor maka ‘tragedi’ itu terjadi? Hmm, bisa jadi. Namun, ini tak menutup kemungkinan ketiga yang paling mendekati. Mungkin ini bentuk ‘kebosanan’ leluhur sebab sang Sri Sultan HB X sudah lebih dari satu dekade memimpin Yogyakarta. Ya, mau bagaimana lagi namanya juga daerah istimewa kerajaan, harus dipimpin raja terus, dong.

Maka dari itu, apakah ini kebetulan? Tentu tidak. Tragedi ini pasti punya pesan khusus di belakangnya. Bagaimana tidak, si Raja 10 punya banyak hutang penjelasan soal gesekan dengan penghuni asrama Papua, petani Kulonprogo, warga yang bertetangga engan hotel-hotel, keluarga Tionghoa miskin yang tak punya tanah, atau seteru adik-adiknya soal tahta.

Soal Paduka Raja Hamengkubuwono juga jadi soal warga “serambi Madinah” di seantero Jogja. Tapi tanpa sang Raja, negeri ini tetap berdenyut hidup karena masih ada kamu dan kamu yang ngomel-ngomel di dalamnya. Kebetulan? (A27)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Jangan Remehkan Golput

Golput menjadi momok, padahal mampu melahirkan harapan politik baru. PinterPolitik.com Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 tunai sudah. Kini giliran analisis hingga euforia yang tersisa dan...

Laki-Laki Takut Kuota Gender?

Berbeda dengan anggota DPR perempuan, anggota DPR laki-laki ternyata lebih skeptis terhadap kebijakan kuota gender 30% untuk perempuan. PinterPolitik.com Ella S. Prihatini menemukan sebuah fakta menarik...

Menjadi Pragmatis Bersama Prabowo

Mendorong rakyat menerima sogokan politik di masa Pilkada? Prabowo ajak rakyat menyeleweng? PinterPolitik.com Dalam pidato berdurasi 12 menit lebih beberapa menit, Prabowo sukses memancing berbagai respon....