HomeCelotehJokowi ‘Pemimpin Haram’?

Jokowi ‘Pemimpin Haram’?

“Presiden Jokowi tidak mampu memenuhi janji politiknya, bahkan ingkar janji. Ini menunjukkan Presiden Jokowi tidak cakap. Maka kami mengharamkan orang munafik untuk memimpin republik ini,” ~ Ketua HMI MPO Jakarta, Al Azhar Musa.


PinterPolitik.com

[dropcap]D[/dropcap]isaat “Refleksi 20 Tahun Reformasi” diperingati dengan berbagai agenda diskusi produktif yang menarik, masih ada saja yang gagal paham esensi dari refleksi ini sehingga mereka memperingatinya dengan berdemo. Ya seperti yang dilakukan 20 orang yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Jakarta di depan Istana Negara, Senin kemarin.

Dalam demonya, massa HMI menilai Presiden Joko Widodo tidak membawa perubahan pascareformasi ini. Mereka menganggap di era kepemimpinan Jokowi, Indonesia memiliki segudang masalah. Dan kemunafikan Jokowi yang tidak bisa mewujudkan janji kampanye ini membuat massa HMI menyebutnya sebagai ‘Pemimpin Haram’. Waduh, eike no comment deh.

Beberapa kesalahan Jokowi menurut HMI yaitu ketidakmampuan negara dalam menjaga stabilitas ekonomi, anjloknya nilai tukar rupiah serta membengkaknya utang negara. Belum lagi persoalan lain seperti janji nawacita yang tidak ada realisasinya, kebijakan impor beras dan garam, persoalan Tenaga Kerja Asing (TKA) yang membanjiri Indonesia, hingga terorisme yang tidak mampu diatasi oleh negara.

Ngeritik kok cuma bisanya di tataran kulit telor aja. Mahasiswa model apaan tuh? Nih ya eike kasih tau, Dana Moneter Internasional (IMF) menilai positif outlook ekonomi Indonesia. Anjloknya nilai tukar rupiah itu lebih karena nilai dolar AS yang menguat, terbukti semua mata uang ikut mengalami pelemahan.

Janji nawacita untuk membangun Indonesia dari pinggiran juga sedang dilakukan kok. Mungkin massa HMI kurang jauh mainnya nih! Mengenai impor garam, apa udah di cek jenis garam apa yang diimpor itu? Yang diimpor garam industri loh. Petani garam lokal belom mampu mensuplai seluruh kebutuhan jenis garam ini.

Baca juga :  Misteri Nomor Urut Tiga PDIP

Dari data Direktorat PPTKA diketahui bahwa TKA yang bekerja di Indonesia pada 2017 tercatat sebanyak 85.974 orang. Jadi persentase TKA hanya di kisaran kurang dari 0,1%. Yakin masih bilang TKA membanjiri Indonesia? Hadeuh, ngedrama banget sih HMI ini. Benci sih boleh-boleh aja, tapi mengkritik dengan gelap mata itu gak baik dan malah sesat loh.

Selain itu, aparat keamanan udah menangkap 33 orang yang diduga terlibat jaringan terorisme di sejumlah daerah pasca rentetan teror di Indonesia, mulai bom Surabaya hingga Markas Polda Riau. Apa aksi cepat reaktif aparat keamanan ini masih dinilai HMI gak mampu mengatasi terorisme? Susumu (suka-suka kamu) aja deh. Mengkritik itu gak ada yang ngelarang. Tapi kalau asal tuding ya jangan lah. Apalagi sampai menyebut Jokowi ‘Pemimpin Haram’. Bikin malu himpunan mahasiswa yang lain tau gak sih! (K16)

spot_img

#Trending Article

Rocky Sebenarnya Fans Luhut?

Momen langka terjadi! Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan akhirnya bertemu langsung dengan pengkritik terpedasnya, yakni Rocky Gerung.

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Puan Capres Kok Moody-an?

“Mbak Puan kaget, 'Lho, kok kamu yang memegang kaos?', Mbak Puan itu bertanya bukan marah.” – Said Abdullah, Ketua DPP PDIP PinterPolitik.com  Video yang memperlihatkan Ketua DPP PDIP Puan...

Prabowo Guru BP Andika-Dudung?

“Ini semua menjadi rahasia umum Pak, rahasia umum. Jenderal Andika, di mana ada Jenderal Andika tidak ada KSAD” – Effendi Simbolon, anggota Komisi I...

Kasus Lesti-Billar, Begini Tanggapan Lesti

Lesti Kejora laporkan suaminya, Rizky Billar, atas kasus KDRT setelah diduga ketahuan selingkuh. Mengapa fenomena ini begitu marak?

Menanti Dansa Puan-Ganjar

Ganjar Pranowo sebut Megawati beri arahan agar kepala daerah tidak dansa politik. Padahal, Puan dan Ganjar perlu berdansa politik untuk PDIP.

G30S, Kok Gatot Diam Saja?

Peristiwa 30 September telah terjadi pada 57 tahun lalu, yakni 1965. Gatot Nurmantyo biasanya muncul ke publik peringatkan bahaya PKI.

Nadiem and the Shadow Organization

Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim soal shadow organization tuai polemik. Ada apa di balik organisasi bayangan Kemdikbudristek ini?

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...