HomeCelotehJK Nyawapres, Gerindra Meradang

JK Nyawapres, Gerindra Meradang

“Saya kira Pak JK ini lebih cocok jadi king maker, karena beliau sendiri yang sudah mengatakan itu. Pak JK itu mengatakan tidak mau (maju lagi untuk PIlpres 2019). Jadi hanya akan mengurus cucu saja.” ~ Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]epertinya kursi RI-2 menjelang Pilpres 2019 kian memanas. Banyak pihak saling berlomba mendekati Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) yang masih memiliki tingkat elektabilitas tinggi. Dan dikala banyak pihak menyodorkan diri agar dipinang sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres) Jokowi, ternyata perlahan tapi pasti Jusuf Kalla (JK) tengah bersiap mengincar empuknya kursi RI-2.

Saat ini memang ada sejumlah pihak yang tengah menggugat Pasal 169 huruf n dan Pasal 227 huruf I Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum ke MK. Penggugat meminta MK menafsirkan pasal yang mengatur syarat pencalonan Presiden dan Wakil Presiden selama 2 (dua) kali masa jabatan dalam jabatan yang sama. Bahas UU, pucing pala barbie.

Hal ini dilakukan agar JK tidak terganjal dengan UU Pemilu tersebut. Dan bisa maju di Pilpres 2019. Nah bagi partai oposisi, tentu aja hal ini merupakan kabar buruk. Ya khususnya kabar buruk bagi Partai Gerindra. Gimana gak? Dahulu saat Pilpres 2014 silam aja, Jokowi-JK menang atas Prabowo-Hatta. Padahal posisi mereka dianggal masih 0-0 karena memang tidak ada petahana.

Nah, kalau JK maju lagi sebagai Cawapres dan Jokowi sebagai Capresnya, beuh, itu mah mereka udah menang banyak kalau melawan Prabowo untuk Pilpres 2019 ini. Pantesan aja Fadli Zon keliatan mulai panik, ya rencana JK maju sebagai Cawapres ini bisa jadi penghalang utama kesuksesan Prabowo untuk duduk di kursi RI-1. Jadi wajar aja kalau Bang Fadli ingin JK menjadi King Maker aja.

Baca juga :  Sah! Prabowo dan Turki Makin Mesra?

Ngeselin juga sih liat JK maju lagi. Masa udah dua kali menjabat sebagai Wakil Presiden, masih aja mau maju lagi di Pilpres. Umurnya juga udah 76 tahun. Kalau kata Bang Fadli, JK itu memang sudah saatnya momong cucu aja, toh JK sendiri udah bilang udah gak mau maju lagi sebagai Cawapres di 2019. Mmm, dalam politik mah kita gak bisa menilai serta-merta kata-kata yang keluar dari mulut seorang politisi. Ya seperti perkataan filsuf Voltaire (1694-1778), ‘Judge a man by his questions rather than his answers.’ (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...