HomeCelotehIkan Merah Susi Pudjiastuti

Ikan Merah Susi Pudjiastuti

Kecil Besar

 “Jalesveva Jayamahe, di Lautan Kita Jaya”. ~ Motto TNI Angkatan Laut


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]rchipelago States menjadi julukan untuk Indonesia. Negara kepulauan yang menghasilkan ikan terbesar di dunia ini, tentunya memiliki pasokan ikan dan income yang besar untuk kas negara dari sektor kelautan.

Masyarakat di Indonesia harusnya tak perlu khawatir tidak bisa memakan ikan laut dengan harga murah. Nyatanya memang benar pasokan ikan sedang berlimpah dan mengeruk keuntungan sampai US$ 1 miliar.

Yuhuuu, kalo keuntunganya buat beli gula pasir, terus ditabur ke laut, air laut jadi manis gak ya? Lumayan kan bisa bikin teh gratis hehehe. Eh jangan deh, nanti wajah eike kalah manis sama air laut.

Belum lagi pada kerepotan basmi semut yang nimbrung di pantai, bikin gatal badan, sama kayak rasa gatal komentar oposisi tentang pemerintah yang berkuasa sekarang ini hehehe.

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti pernah dituding menyebabkan kebocoran dari sisi perikanan dan kelautan dengan kerugian mencapai Rp 2.000 triliun.

Waduh-waduh, US$ 1 miliar ditambah Rp 2.000 triliun, jika dibuat beli sepeda untuk hadiah kuis Jokowi, mungkin se-Indonesia pada pake sepeda kali yah? Hehehe. Ide bagus tuh, usul yuk #sepedabukankuda.

Gak kebayang nanti Jokowi ngasih pertanyaan sebanyak itu gimana ya? Ahaha. Ternyata oh ternyata gengs, bukan hanya oposisi yang komentar begitu. World Bank dan banyak pihak juga pernah menghitung kerugian negara kita. Jumlahnya memang besar sekali dan itu konon katanya hehehe.

Walau begitu gengs, Ibu Susi sih sudah menekankan bahwa hal itu sudah tak akan terjadi lagi. Pemerintah sekarang sudah berhasil memperkecil aksi penangkapan ikan secara ilegal atau illegal fishing. #Indonesiapastibisa.

Ibu Susi tak ambil pusing soal penyebutan namanya oleh para komentator oposisi tentang dirinya. Katanya sih karena beliau adalah Menteri Kelautan dan Perikanan,  bukan karena apa-apa. Memang perempuan cerdas laksana penari balet yang meliak-meliuk, membuat kita kehabisan kata untuk memujinya.

Maka tak ragu jika tokoh berpengaruh nomor wahid di dunia menurut bukunya Michael H. Hart, yaitu Nabi Muhammad SAW mengatakan: “Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita solehah.” (G11)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...