HomeCelotehGigi Ompong Ancaman PKS

Gigi Ompong Ancaman PKS

Kecil Besar

“PKS yakin Pak Prabowo akan menagajak wakilnya dari PKS. (Namun bila tidak), ada peluang bagi PKS berkoalisi dengan partai selain Gerindra, walaupun peluang itu kecil.” ~ Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera.


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]pa jadinya jika sebuah cinta itu diawali dari sebuah syarat antara kedua pasangan? Pastinya eike jamin gak akan nyaman deh. Bayangin aja ketika ada cowo yang berusaha nembak cewe, tapi jika pernyataan cinta itu mau diterima, maka sang cowo harus bersedia melakukan beberapa hal sebagai sang pacar. Misalnya seperti wajib mengantar jemput saat sedang hangout, barang yang diinginkan si cewe wajib dibelikan, dilarang lama balas chat, gak boleh ngeluh kalau nunggu si cewe dandannya lama, etc.

Ya hal seperti itu juga terjadi di dunia politik. Menjelang Pilpres nanti, Partai Politik (Parpol) mulai sibuk mencari teman koalisi. Tapi yang namanya koalisi, pasti ada kesepakatan yang harus dipenuhi agar Parpol bisa saling terikat. Tapi terkadang kesepakatan ini gak berimbang dan cenderung menguntungkan satu pihak aja. Menang banyak dung.

Liat aja keinginan Partai Demokrat ketika mendekati koalisi Partai Gerindra. Pastinya kedatangan Demokrat gak secara cuma-cuma mendukung Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden. Mana ada sih makan siang yang gratis di dunia politik? Minimal nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus bisa dijadikan Cawapres lah ya.

Masalahnya, kan udah ada teman setia di koalisi Gerindra yang sudah mendukung sedari awal. Ya siapa lagi kalau bukan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Terlebih lagi partai ini udah mengajukan sembilan nama untuk dijadikan pendamping Prabowo untuk Pilpres 2019 mendatang. Masa Demokrat ujuk-ujuk masuk koalisi dan mengambil jatah Cawapres?

Baca juga :  Prabowo's Coffee Theory

Gak gitu juga keles caranya. Hargai atuh partai yang udah mendukung koalisi ini dari awal. Masa masuk belakangan, tapi minta nomor urut terdepan? Aya aya wae ah. Pantes aja PKS belakangan mulai menunjukan taringnya untuk menakuti Gerindra jika suatu saat memutuskan mengambil Cawapres dari Demokrat setelah gabung berkoalisi.

Bak segarang teriakan singa, PKS mengancam akan membentuk koalisi di luar Gerindra bila partai itu memutuskan mengambil Cawapres dari Demokrat. Ya meskipun tanpa PKS, Gerindra tetap bisa mengusung Prabowo sebagai Capres meskipun koalisi berganti dengan Demokrat. Ancaman PKS ini malah keliatan kayak aungan kucing unyu di hutan belantara.

Emangnya kalau mau membelot balik badan, lantas mau kemana? Membentuk poros ketiga sendirian? Bareng Parpol mana? Palingan Parpol sisanya, seperti Partai Amanat Nasional (PAN) juga akan ikut Demokrat  mendukung Prabowo. Mau gabung dukung Jokowi? Lah, lupa ya kalau #2019GantiPresiden situ yang mulai? Masa abis nusuk terus minta jadi temen? Ya kali dikasih! Ngimpi. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...