HomeCelotehGerindra Si Anak Bawang

Gerindra Si Anak Bawang

“Kalau di Pilgub kita memang melawan ‘mainstream’ karena strategi kita adalah memang untuk memperkuat mesin partai. Jadi, sekalipun kita kalah, tapi secara organik Partai Gerindra mesinnya hidup,” ~ Wakil Ketua Gerindra, Ferry Juliantono.


PinterPolitik.com

[dropcap]H[/dropcap]asil hitung cepat (quick count) Pilkada Serentak 2018 sepertinya menyisakan duka lara bagi beberapa parpol. Pasalnya tidak semua Parpol mendapatkan kemenangan sebagai mana yang mereka harapkan. Khusus untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub), ada satu partai -berdasarkan hasil hitung capat Komisi Pemilihan Umum (KPU)- hanya memperoleh kemenangan di empat provinsi saja.

Dan eng ing eng, partai itu adalah Gerindra. Siapa sangka ya, partai yang selama ini bisa dibilang menahkodai koalisi partai oposisi ternyata justru memperoleh hasil yang miris. Hasilini menempatkan Gerindra sebagai partai dengan perolehan kemenangan paling sedikit  dari 17 Pilgub. Uuu, kician banget.

Empat Pilgub yang dimenangkan Gerindra hanyalah Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Maluku, dan Papua, versi hitung cepat KPU. Hanya saja untuk Papua, data yang masuk ke KPU masih sedikit di kisaran 10 persen dari total suara.

Ya udah, gak usah ditangisi berlebih. Mungkin ini sebuah karma bagi Gerindra karena hobi menggunakan politik SARA saat kampanye beberapa waktu lalu. Ups. Coba kemarin mereka menggunakan politik santun, mungkin hasilnya akan beda sekarang. Tapi nasi udah menjadi lontong, mau apa coba sekarang?

Keoknya Gerindra di banyak provinsi mengindikasikan partai ini cuma begayaan doang, tapi mesin partainya tumpul. Sok lempar isu menyudutkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan tudingan gak berdasar tanpa diimbangi data yang kuat. Wajar aja kalau rakyat pada akhirnya berpaling.

Padahal Gerindra paling getolbersuara sebagai sentral dari poros partai oposisi. Dengan pedenya Gerindra mengusung calon presiden dari kadernya sendiri. Kayaknya, untuk calon wakil presidennya pun tetap mereka yang atur. Mmm, mau menang banyak rupanya. Caur juga ego partainya.

Baca juga :  Prabowo Berikan Tiket ke Sandi?

Apa Gerindra nanti masih ngotot mengusung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai capres? Ayo lah sadar diri. Bikin mupeng aja sih ulah kalian ini. Boleh lah dulu Gerindra berjaya pada Pilpres 2014 silam, tapi nyatanya di Pilgub 2018 partai ini cuma jadi anak bawang aja. Kalau masih begayaan terus, bisa jadi semua partai pada ogah nempel sama Gerindra.(K16)

spot_img

#Trending Article

Mempersoalkan Checks & Balances Indonesia

Dalam sebuah demokrasi, lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia sudah seharusnya menjalankan fungsi checks & balances. Namun, fungsi tersebut tak dapat jalan bila ada yang mendominasi....

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Mantra “Yakusa” Mahfud Buat Anies?

“Siap hadir ke arena Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Yakin usaha sampai (Yakusa) untuk membangun insan cita HMI” –   Mahfud MD,...

PDIP Takut Jokowi “Dijilat”?

“PDI Perjuangan mengimbau kepada ring satu Presiden Jokowi agar tidak bersikap asal bapak senang (ABS) dan benar-benar berjuang keras bahwa kepemimpinan Pak Jokowi yang kaya...

Membaca Pengaruh Jokowi di 2024

Lontaran ciri-ciri pemimpin yang pikirkan rakyat seperti kerutan dan rambut putih dari Jokowi jadi perbincangan. Inikah cara Jokowi relevan di 2024?

Jokowi dan Misteri Rambut Putih

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebut pemimpin yang pikirkan rakyat punya rambut warna putih. Siapa yang dimaksud oleh Jokowi?

Biden Bikin Circle Sendiri?

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggelar rapat darurat dengan pemimpin-pemimpin negara anggota G7 – seperti Kanada, Italia, Jerman, Prancis, Britania (Inggris) Raya, dan...

Saatnya Jokowi Tinggalkan Relawan “Toxic”?

“Kita gemes, Pak, ingin melawan mereka. Kalau mau tempur lapangan, kita lebih banyak” –  Benny Rhamdani, Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI)  PinterPolitik.com Si vis...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...