HomeCelotehFahri Maafkan Dosa Sohibul

Fahri Maafkan Dosa Sohibul

“Hari ini saya mendapatkan amanah dari Fahri Hamzah untuk menyampaikan surat pencabutan laporan terhadap Bapak Sohibul Iman terkait dugaan pencemaran nama baik,” ~ Kuasa hukum Fahri, Mujahid Latief.


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]ulan Ramadan memang bulan penuh rahmat. Banyak kebaikan terkandung di dalamnya. Sehingga banyak umatnya yang saling memberi maaf menjelang bulan suci ini tiba. Tidak terkecuali Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, Politisi yang terkenal ceplas-ceplos ini memanfaatkan kedatangan Ramadan ini dengan mencabut laporan terhadap Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman terkait dugaan pencemaran nama baik.

Cie-cie yang udah baikan lagi, dan gak lanjut berantem. Ada apa gerangan ya pencabutan laporan ini. Menurut keterangan kuasa hukum Fahri, Mujahid Latief, gak ada alasan spesifik kenapa laporan tersebut dicabut oleh kliennya. Karena yang bersangkutan lagi plesiran ke Afrika Selatan. Beuh, si Fahri malah jalan-jalan.

Eike kok bersuuzon ya kalau sebenernya laporan ini tidak cukup kuat karena bukti-bukti yang dikumpulkan polisi tidak bisa menjerat Sohibul. Ya tau sendiri deh, the power of Presiden PKS. Emang berani Polisi main asal cyduk aja? Aya aya wae ah. Polisi juga pasti mikir-mikir kalau mau ngeriweuh pimpinan Partai.

Jadi biar tetep keliatan kece badai, gaya-gayaan deh Fahri mencabut laporan menjelang bulan puasa tiba. Biar kesannya dia adalah orang yang pemaaf. Sa ae lau Fahri. Hahaha. Ya gak ada salahnya juga sih. Toh menjadi pribadi yang pemaaf itu bagus. Lebih bagus lagi kalau men-stop hobi nyinyirnya itu, ups.

Ayo siapa yang masih inget kata-kata Fahri yang sesumbar saat bilang hanya akan mencabut laporan ke Polisi jika Sohibul Iman mengundurkan diri sebagai Presiden PKS? Apa artinya Sohibul sekarang udah mengundurkan diri? Gak tuh! Jiah, berkelakar aja ni Bang Fahri dulu. Mungkin dia cape berseteru terus.

Baca juga :  Amerika Jadi Bandar Anies?

Padahal lumayan loh, kalau Sohibul Iman berhasil dilengserkan karena kasus pencemaran nama baik ini, nanti Fahri berpotensi bisa mengisi kekosongan kursi Presiden PKS. Emang ada kader PKS yang lebih kredibel dari Fahri? Eike rasa gak ada deh. Tapi sepertinya ambisi ke arah sana gak ada tuh. Apa artinya ambisi Fahri hanya anget-anget paha ayam aja ya, seperti yang dikatakan filsuf Jonathan Swift (1667-1745): “Where there are large powers with little ambition… nature may be said to have fallen short of her purposes.” (K16)

spot_img

#Trending Article

Mempersoalkan Checks & Balances Indonesia

Dalam sebuah demokrasi, lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia sudah seharusnya menjalankan fungsi checks & balances. Namun, fungsi tersebut tak dapat jalan bila ada yang mendominasi....

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Jokowi Buat “Taj Mahal” di Solo?

“Masjid Raya Sheikh Zayed Solo akan menjadi tempat salat, pusat dakwah, dan pendidikan Islam, sekaligus pusat destinasi wisata religi baru di Solo” –  Joko Widodo...

Drama Xi vs Trudeau Bakal Berlanjut?

Sebuah video yang mana Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di dalamnya tampak memarahi Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau viral di media...

Anies Pelan-pelan “Ngeteng” KIB?

“Mestinya, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) sekarang itu larinya ke Anies. Saya kira akan gabung ke sana,” – Habil Marati, Ketum Forum Ka’bah Membangun PinterPolitik.com Akhir-akhir ini,...

Mantra “Yakusa” Mahfud Buat Anies?

“Siap hadir ke arena Munas Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI). Yakin usaha sampai (Yakusa) untuk membangun insan cita HMI” –   Mahfud MD,...

Megawati-Puan Sayang Korea?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani tampak sangat "sayang" dengan Korea Selatan (Korsel). Mengapa?

Jokowi dan Misteri Rambut Putih

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebut pemimpin yang pikirkan rakyat punya rambut warna putih. Siapa yang dimaksud oleh Jokowi?

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...