HomeCelotehFahri Hamzah Dendam Kesumat

Fahri Hamzah Dendam Kesumat

Kecil Besar

“Pelanggaran yang dilakukan oleh pimpinan PKS ini sudah agak fatal ya. Saya ya terpaksa melaporkannya ke polisi. Sebab buat saya ini sudah penghancuran dan perusakan partai. Tapi, kalau Sohibul Iman mundur saya enggak jadi lapor.” ~ Fahri Hamzah.


PinterPolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]ukan Fahri Hamzah namanya kalau gak buat rame nuansa politik nasional. Berbeda dengan politisi Dewan Perwakilan Rakyat lain yang lebih memilih duduk manis semasa menjabat. Fahri malah lebih sering vokal dengan berbagai hal. Ngeritik itu, ngeritik ini, sampai hal yang gak penting pun terkadang dia komentarin. Bawel banget emang politisi yang satu ini.

Fahri baru-baru ini juga masih ngebawelin permasalahan lamanya dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman. Anjay, masih aja ya dia ga ikhlas sama pemecatan dirinya dari partai yang membesarkannya itu. Lah tapi kan dia menang di Pengadilan Tinggi, jadi kan masih berstatus anggota PKS. Terus apalagi yang dimasalahin sama orang yang satu ini?

Seakan, antara Fahri dan Sohibul Iman ada dendam kesumat yang sampai kiamat pun akan terus diperseterukan hingga selesai. Buktinya, Fahri berencana akan melaporkan Sohibul Iman secara pidana dan masih terkait pemecatan dirinya dari PKS. Tapi uniknya, kalau Presiden PKS itu mundur, dia gak jadi lapor ke Polisi. Apa mau mu sih Fahri. Bikin riweh kondisi partai aja sih.

Menurutnya pelanggaran yang udah dilakukan oleh pimpinan PKS ini udah fatal dan paket komplit banget. Jadi Sohibul Iman akan dilaporkan ke polisi atas tuduhan dugaan penyebaran fitnah, permufakatan jahat, dan pemalsuan dokumen terkait pemecatannya di partai. Padahal kalau urusan dapur rumah tangga gini enakan diobrolin di belakang aja. Pamali atuh, kalau tetangga sebelah denger.

Baca juga :  Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Fahri memang termasuk politisi senior di PKS, jadi wajar aja kalau dia merasa kesal dengan upaya pemecatannya yang dilakukan Sohibul Iman. Mungkin dibenak Bang Fahri, suatu saat kursi Presiden PKS akan dia duduki. Toh memang dia termasuk anggota terbaik yang dimiliki PKS. Eh, baru ngimpi duduk di kursi nomor satu di PKS, malah dia yang di-kick Presiden PKS. Hadeuh, malang kian nasibmu, Bang.

Menjadi orang nomor satu di partai kan artinya punya kekuasan penuh atas jalannya roda strategi kepartaian. Di titik ini, Fahri suatu saat bisa mengisi kursi menteri atau bahkan menjadi calon Presiden dari partai yang mengusungnya. Toh, banyak umat Islam yang mengelu-elukan Bang Fahri. Ibu-Ibu rumah tangga jilbabers mungkin – yang pasti bukan jilboobers loh ya hahaha (K16)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...