HomeCelotehFahri Bakal Dilengserkan?

Fahri Bakal Dilengserkan?

Kecil Besar

Diam-diam PKS mengatur siasat untuk menjungkal Fahri Hamzah dari kursi wakil ketua DPR, akankah ia berhasil dilengserkan?


PinterPolitik.com

“Kekuatan politik tidak terletak pada siapa yang memberikan suara; kekuatan politik terletak pada mereka yang menghitung suara.” ~ Joseph Stalin

[dropcap]D[/dropcap]alam politik, kepentingan adalah yang paling utama dalam setiap pengambilan keputusan. Jadi jangan kaget kalau Undang-undang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) lalu, merupakan perundangan yang sarat dengan lobi-lobi dan pertukaran kepentingan.

Apapun yang balasannya menguntungkan partai, walau itu merugikan rakyat, ya tutup mata aja. Salah sendiri kenapa milih mereka duduk di Senayan kan? Hmm, menyebalkan? Sangat, tapi emangnya rakyat bisa apa? Hohoy, kalau dipikirin sakit hati sendiri yah punya wakil rakyat yang enggak merakyat.

Di masa reses ini, ternyata ada kabar kurang sedap yang kemungkinan akan menerjang salah satu wakil ketua DPR. Orang itu namanya jadi judul tulisannya ini, iya, siapa lagi kalau bukan Fahri Hamzah. Menurut kabar dari burung-burung yang berkeliaran di Senayan, kemungkinan “nyawa” Fahri di DPR akan tamat. Wuuuiih, sereem.

Konon katanya, keputusan menendang Fahri dari kursi pimpinan sudah merupakan kesepakatan bersama saat merancang UU MD3. Jadi, kemungkinan masa reses ini akan menjadi kekuasaan terakhir Fahri. Karena saat aktif kembali, kedudukannya diberikan ke kader PKS lain.

Uh oh, kok bisa sih? Apakah Fahri tau kalau ada kongkalikong yang mempertaruhkan kursi kebanggaannya? Ew ew, kayaknya sih udah ada yang bocorin ke dia ya. Menurut sumber yang membocorkan, Fahri berusaha keras mempertahankan kursinya itu. Dia bahkan sudah melobi pimpinan DPR yang lain, hmmm, ketebak kan siapa?

Baca juga :  Sultan Jogja: Simpul Kuasa Indonesia

Tapi apa iya, Fahri bisa melawan semua fraksi yang sudah setuju untuk mengeluarkannya dari Senayan? Apa orang yang “ia pegang” juga akan bisa mati-matian mempertahankannya sendirian? Hmm, jawabannya sih masih harus dilihat nanti ya.

Pastinya sih, hanya untuk menjungkal Fahri, PKS sampai rela menyetujui semua keputusan yang diambil dalam UU MD3. Termasuk pasal yang memberikan imunitas dan antikritik dari masyarakat. Walah, sampai sebegitukah nilai seorang Fahri Hamzah? Hmm, kita tunggu saja pertarungan Fahri dalam mempertahankan eksistensinya di DPR. Pasti sangat menarik untuk disimak. (R24/Suara Pembaruan)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Anies Jiplak Jokowi?

Anies Baswedan sebut hanya hasilkan "karya, karya, karya" selama jadi Gubernur DKI . Apakah Anies jiplak slogan "kerja, kerja, kerja" ala Jokowi?

Gibran Mulai Berani “Mbalelo”?

“Seng tak hapus malah (anggaran) Wali Kota dan Wakil Wali Kota kita hapus untuk mobil listrik. Timbange tuku mobil mending bangun pasar (daripada beli mobil mending...

More Stories

Informasi Bias, Pilpres Membosankan

Jelang kampanye, pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oposisi cenderung kurang bervarisi. Benarkah oposisi kekurangan bahan serangan? PinterPolitik.com Jelang dimulainya masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang akan dimulai tanggal...

Galang Avengers, Jokowi Lawan Thanos

Di pertemuan World Economic Forum, Jokowi mengibaratkan krisis global layaknya serangan Thanos di film Avengers: Infinity Wars. Mampukah ASEAN menjadi Avengers? PinterPolitik.com Pidato Presiden Joko Widodo...

Jokowi Rebut Millenial Influencer

Besarnya jumlah pemilih millenial di Pilpres 2019, diantisipasi Jokowi tak hanya melalui citra pemimpin muda, tapi juga pendekatan ke tokoh-tokoh muda berpengaruh. PinterPolitik.com Lawatan Presiden Joko...