HomeCelotehEggi, Manusia Terkuat di Indonesia

Eggi, Manusia Terkuat di Indonesia

Kecil Besar

Gelaran MMA (Mixed Martial Arts) Indonesia memasuki cuaca yang panas. Kali ini, Eggi Sudjini sebagai juara bertahan, harus menghadapi musuhnya yang main keroyokan.


PinterPolitik.com

[dropcap size=big]E[/dropcap]ggi Sudjini meraih sabuk juara manusia terkuat di Indonesia, setelah diberikan oleh koleganya, Rizieq Shihib yang kabur dari ring beberapa waktu lalu. Sekarang, Eggi berpredikat manusia terkuat di Indonesia.

Konon, klaim itu juga berlaku di jalanan. Eggi adalah pemilik Fight Club atau klub para petarung, bermarkas di dekat rumahnya di Bogor. Di sana, sepeninggal Rizieq, Eggi berkuasa menjalankan semua latih tanding dan tanding sungguhan di klub itu.

Menurut data yang saya dapat dari investigasi lapangan, di dekat pintu keluar klub, ada kertas tertempel berbunyi: ATURAN: JANGAN BERBICARA SOAL KLUB INI. Iya, memang gak boleh.

Sstt.. diem-diem aja ya. Saya saja bertaruh nyawa meliput ini.

Nah, di sana, saya berhasil mengintip ke dalam. Anggota klub petarung itu kini tengah berlatih tinju dengan Eggi Sudjini. Eggi sedang mempersiapkan keroyokan yang akan dia hadapi. Buktinya, latihan tinjunya keroyokan. Tapi tetap, Eggi menang. Semua lawannya minimal patah satu gigi.

Usut punya usut, kekuatan Eggi ini datang dari mantra dan ramuan yang diminum di sana. Berkat ramuan itu, Eggi kebal api, kebal peluru, kebal senjata tajam, juga kebal hukum. Tidak seperti lawannya di MMA tahun lalu, Basuki Tjihiji Pirnimi yang habis di knock-out olehnya.

“Pokoknya, bela diri selain Eggi martial arts itu melawan dasar negara! Hanya saya yang benar!”

Eggi Sudjini

Laporan pandangan mata saya, semua orang di sana menggunakan pakaian yang serba putih. Ada yang sedang latihan, ada yang berdiri di pojokan. Mereka yang di pojok seperti sedang mengitari sesuatu. Setelah saya teliti lebih dalam, ternyata mereka mengelilingi panci ramuan Eggi.

Aha! Pasti ini alasan kenapa tidak ada yang boleh berbicara tentang klub ini! Takutnya, semua orang menggeruduk dan berebut minum ramuan itu.

Namun, Eggi sebenarnya pernah keceplosan bicara di publik soal klubnya. Begitu ada yang mau menuntut, Eggi malah menyuruh si penuntut minta maaf.

“Cabut tuduhan kamu! Saya akan maafkan kamu.”

Demikianlah kekuatan Eggi. Dia yang salah, dia nyuruh orang minta maaf.

Yah, begitulah pembaca. Kekuatan Eggi pukul-pukulan tidak bisa saya jabarkan di sini. Terlalu frontal dan vulgar. Terlebih, kemampuannya menurunkan jutaan petarungnya yang berjubah putih kalau nanti Eggi kalah. Benar-benar kuat ya Eggi!

Sekian. Jangan bilang siapa-siapa ya. (R17)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Mengejar Industri 4.0

Revolusi industri keempat sudah ada di depan mata. Seberapa siapkah Indonesia? PinterPolitik.com “Perubahan terjadi dengan sangat mendasar dalam sejarah manusia. Tidak pernah ada masa penuh dengan...

Jokowi dan Nestapa Orangutan

Praktik semena-mena kepada orangutan mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri. Di era Presiden Joko Widodo (Jokowi), praktik-praktik itu terus...

Indonesia, Jembatan Dua Korea

Korea Utara dikabarkan telah berkomitmen melakukan denuklirisasi untuk meredam ketegangan di Semenanjung Korea. Melihat sejarah kedekatan, apakah ada peran Indonesia? PinterPolitik.com Konflik di Semenanjung Korea antara...