HomeCelotehDoa Mustajab Bukber Golkar-Jokowi

Doa Mustajab Bukber Golkar-Jokowi

Kecil Besar

“Insyaallah kita akan antarkan beliau berdua, Pak Jokowi dan Pak Airlangga, untuk memimpin kita semua menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.” ~ Anggota Dewan Pakar Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari.


PinterPolitik.com

[dropcap]K[/dropcap]etua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto kayaknya lagi senang bermesraan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Bak gebetan yang aduhai, Airlangga seakan gak ingin melepaskan pandangannya dari Pakde Jokowi. Kemanapun dan kapanpun kalau bisa dipepet terus deh. Jangan kasih ‘kendor’. Udah kayak prangko aja sih lengket banget. Cie cie, prikitiew.

Keduanya tertangkap basah ‘bermesraan’ di bukber DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Rabu lalu. Ya, bak pasangan muda-mudi yang lagi kasmaran, Airlangga mulai berimajinasi nakal membayangkan dirinya naik ke pelaminan bersama Pakde Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. Ehem, ada yang hasratnya lagi gak terbendung nih.

Ya seperti lagu fenomenal ala Warkop DKI: “Yang baju merah jangan sampai lepas”, mungkin Airlangga memang bermaksud untuk mengisolasi Pakde Jokowi dari kompetitor lain. Ya sebut aja Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang juga berniat mendekati Pakde Jokowi. Wew.

DPD Golkar DKI menggelar acara buka puasa bersama dan ngobrol santai yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto. Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Hajriyanto Y Thohari yang didapuk sebagai penceramah sempat mendoakan agar Jokowi berpasangan dengan Airlangga di Pilpres 2019.

Eike jadi penasaran, emangnya di mata Pakde Jokowi lebih sexy-an siapa sih antara Airlangga dan Cak Imin untuk dijadikan pasangan hidup di Pilpres nanti? Susah juga ya milihnya, dua-duanya kece badai sih. Kalau Cak Imin kan tipikal grasak-grusuk tuh kalau deketin gebetan. Beda lah ya sama Airlangga yang tipikal woles. Ntaps.

Lagian Airlangga dibanding Cak Imin udah menang 1-0 kok. Tuh buktinya Pakde Jokowi nyempetin hadir ke acara bukber yang diselenggarakan bersama Relawan Golkar-Jokowi (GoJo) itu. Sementara Pakde Jokowi gak pernah dateng tuh ke acara Relawan Jokowi-Muhaimin (JOIN). Cak Imin bakal gigit jari deh nanti, hahaha.

Kayaknya strategi Airlangga tokcer juga ya untuk ngundang Pakde Jokowi bukber dengan GoJo. Jadi pas sebelum buka puasa didoain dulu tuh untuk kebaikan Pakde Jokowi. Secara kan doa orang yang berpuasa itu mustajab. Doanya sih simpel aja, “Insyaallah Presiden Jokowi akan terpilih kedua kalinya. Dan Partai Golkar menjadi pemenang. Kita akan antarkan beliau berdua, Pak Jokowi dan Pak Airlangga, untuk memimpin kita semua menuju masa depan Indonesia yang lebih baik.” Doanya mantap jiwa. (K16)

Baca juga :  Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...