HomeCelotehDilirik Polda, Sandiaga "Tertipu"?

Dilirik Polda, Sandiaga “Tertipu”?

Kecil Besar

“Semakin tinggi pohon, maka semakin kencang angin menerpanya. Jadi lebih baik jadi pohon yang tinggi atau jadi angin yang kencang?”


Pinterpolitik.com

[dropcap]B[/dropcap]elum lama jadi pejabat negara, Sandiaga Uno sudah mulai berurusan sama Polda Metro Jaya aja nih gengs. Gimana nanti kalau Sandi terpilih menjadi wakil presiden ya? Mungkin bukan hanya berurusan sama Polda, tapi juga bisa berurusan sama KPK nih. Ckckck.

Eh, sebentar gengs, jangan kesal dulu dong, kan baru “mungkin”. Bisa jadi Sandi dipanggil KPK atau Polda sekedar menjadi saksi gengs. Bukan berarti harus jadi tersangka melulu kan kalau dipanggil sama Polda atau KPK? Ahahahaha.

Nah, kali ini sedikit berbeda gengs. Sandi akan segera dipanggil Polda terkait pemeriksaan dirinya dalam tiga kasus sekaligus. Namun, Polda belum bisa memanggil Sandi karena masih mempertimbangkan status Sandi yang sudah menjadi cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Karena itu Polda sampai hari ini masih mempertimbangkan dan masih menunggu sinyal dari Mabes Polri. Kapolri Jendral Tito Karnavian sempat menyatakan pemeriksaan untuk semua calon kepala daerah, harus ditunda setelah Pilkada selesai. Namun, belum ada kejelasan apakah perlakuan yang sama juga diterapkan dalam kasus pemilihan presiden.

Di luar itu semua gengs, seperti yang telah ramai dibicarakan sebelumnya. Sandi kembali dilaporkan Fransiksa Kumalawati Susilo atas tuduhan penipuan dan penggelapan ke Polda Metro Jaya. Hal ini terkait tuduhan penipuan dan penggelapan dengan korban Edward Soeryadjaya. Weleh-weleh.

Menurut kalian, apakah kasus yang diadukan Fransiska ini benar adanya? Atau Fransiska lagi ngigau aja? Sampai-samapai doi ngigau melaporkan Sandi ke Polda Metro. Wkwkwkw, masa sih gengs Sandi yang kekayaanya luar biasa itu masih bisa nipu dan menggelapkan uang?

Kalau sampai kasus itu benar dan Sandi terbukti menjadi tersangka, bahaya dong gengs? Bisa jadi kasusnya mirip-mirip kayak Ahok nih. Sudah banyak simpatisan dan dinobatkan menjadi pemenang Pemilu, eh taunya harus mengubur niatnya menjadi pemimpin karena terhalang sama kelakuannya yang minus. Weleh-weleh.

Dalam laporannya, Fransiska mengaku ditunjuk sebagai kuasa Edward Soeryadjaya selaku korban terkait tuduhan penipuan dan penggelapan yang dialamatkan ke Sandi.

Kronologinya Sandi terlibat dalam kasus penipuan yang berawal dari permintaan Edward untuk pengurusan PT Japirex. Diduga Edward mengalami kerugian mencapai Rp20 miliar.

Hmmm, kayaknya kasus ini mah kecil gengs buat Sandi. Mbok kemarin PKS sama PAN aja  dikasih Rp500 miliar. Kalau Rp20 miliar doang mah receh banget gengs. Uppss, terkait Rp500 miliar itu baru kabar angin sepoy-seopy ya gengs. Wushh, sejuk-sejuk sedap nih. Wkwkwkwk. (G35)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Rocky Gerung Seng Ada Lawan?

“Cara mereka menghina saja dungu, apalagi mikir. Segaris lurus dengan sang junjungan.” ~ Rocky Gerung PinterPolitik.com Tanggal 24 Maret 2019 lalu Rocky Gerung hadir di acara kampanye...

Amplop Luhut Hina Kiai?

“Itu istilahnya bisyaroh, atau hadiah buat kiai. Hal yang lumrah itu. Malah aneh, kalau mengundang atau sowan ke kiai gak ngasih bisyaroh.” ~ Dendy...

KPK Menoleh Ke Prabowo?

“Tetapi kenyataannya, APBN kita Rp 2.000 triliun sekian. Jadi hampir separuh lebih mungkin kalau tak ada kebocoran dan bisa dimaksimalkan maka pendapatan Rp 4.000...