HomeCelotehCorona: Hadiah Yasonna untuk Narapidana

Corona: Hadiah Yasonna untuk Narapidana

Kecil Besar

“Now, I just wanna know. Don’t you sugarcoat” – 6LACK, penyanyi rap asal Amerika Serikat


PinterPolitik.com

Semenjak merebak pada akhir tahun 2019 lalu, virus Corona (Covid-19) telah menginfeksi ratusan ribu manusia dalam beberapa bulan ya, cuy. Tentunya, ini menimbulkan kepanikan hampir di seluruh lapisan umat manusia, memporak-porandakan tatanan sistem ratusan negara.

Namun, hendaknya kita juga harus mengambil hikmah, cuy, dengan adanya Covid-19.  Pasalnya nih, dengan adanya pandemi ini, bumi disebut-sebut menjadi lebih segar – bahkan pemanasan global mengalami penurunan kadar.

Kalau dianalogikan nih, cuy, bumi itu kan seperti ibu dalam cerita legenda – selalu mencintai anak-anaknya. Soalnya, keberkahan yang didapat planet hijau dalam sistem tata surya ini juga dirasakan oleh anak bumi.

Well, cukup lah basa-basinya ya. Kita langsung menuju pokok permasalahan. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly yang satu ini ternyata tengah menjadi wali dalam bagi-bagi berkah bumi, cuy, yakni melalui kebijakannya yang hendak membebaskan puluhan ribu narapidana (napi). Waduduh, ada apa pak emang? Kok napinya mau dilepaskan?

Alasannya sih klasik, gengs – bahkan sering banget dipakai akhir-akhir ini. Apa lagi kalau bukan untuk memotong rantai penyebaran Covid-19? Bahkan nih, doi mengajukan revisi Undang-Undang (UU) juga lho. Hadeehh.

Parahnya, kebijakan-kebijakan Menkumham ini terkesan ada-ada aja tuh. Apa jangan-jangan hanya untuk memperbaiki citra nih pak di depan publik? Kan, beberapa bulan lalu bapak dapat rapor merah tuh soal kasus Harun Masiku dan Nurhadi. Uppsss, jadi mengingatkan kenangan nih. Hehehe.

Apalagi nih, cuy, Menteri Yasonna ini pernah terkena skandal. Doi sempat diduga menutupi keberadaan om Harun yang terlibat kasus suap. Wah, seperti udang di balik rempeyek ya gengs? Upss.

Meskipun dugaan ini belum terbukti, tapi kebijakan yang diusulkan kok terkesan menimbulkan kontroversinya di tengah wabah begini ya. Rakyat-rakyat yang julid kan hatinya semakin bergejolak dan meronta. Hehehe.

Tidak sampai di situ nih gengs. Lucunya para napi yang diberikan asimilasi berasal dari kasus yang tidak biasa. Kabarnya, para koruptor dan napi kasus narkoba cuy yang dibebaskan. Weleh-weleh, gak main-main kan?

Gimana nih, gengs? Menurut kalian, kebijakan yang diusulkan oleh Pak Yasonna ini gimana? Menurut mimin, kok sedikit aneh yaa. Hmmm.

Semoga kebaikan hati Menteri Yasonna ini bukan karena ada udang di balik rempeyek tadi ya, cuy. Hmm, kalau dalam pewayangan, ini bisa aja kayak kisah Petruk yang menggunakan kesempatan mendapat tiga wahyu karena tuannya Abimanyu sakit dan akhirnya menjadi ratu. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...