HomeCelotehCak Imin Tamak Kursi Menteri?

Cak Imin Tamak Kursi Menteri?

Kecil Besar

“Imin gak iso dijarno (Imin tidak bisa dibiarkan)”. – Gus Dur, 3 minggu sebelum meninggal


 Pinterpolitik.com

Pasca pengumuman hasil Pemilu yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi langsung kebanjiran ucapan selamat, baik dari dalam maupun luar negeri. Tidak hanya itu loh, banyak juga portal berita online luar negeri yang menulis tentang kemenangan doi.

Tidak hanya dari luar negeri, pasca pengumuman kemenangan yang ditetapkan oleh KPU ini, tentu rekan koalisi partai silih berganti mengucapkan selamat juga ya tanpa terkecuali.

Cak Imin menyodorkan 20 nama untuk mengisi jajaran kementerian di kabinet Jokowi ke depannya. Weeewww, gokil ya, yang bener aja nih sebegitu banyak? Share on X

Nah, hal tersebut juga dilakukan oleh PKB sebagai anggota Koalisi Indonesia Kerja gengs. Di sela-sela proses pemberian ucapan selamat yang dilakukan oleh Muhaimin Iskandar atau yang sering disebut Cak Imin selaku Ketua Umum PKB, ada hal yang menarik dan menggelitik cuy. Tapi hal menarik ini bakal bikin partai koalisi Jokowi yang lain panas dingin. Hayo tebak apa?

Bener banget cuy, bayangin nih, Cak Imin menyodorkan 20 nama untuk mengisi jajaran kementerian di kabinet Jokowi ke depannya. Weeewww, gokil ya, yang bener aja nih sebegitu banyak? Ini maksudnya doi meminta jatah kursi atau hanya sebatas menyodorkan nama saja yang kalau dipilih nggak apa-apa?

Kalaupun doi hanya menyodorkan nama nih cuy, kelihatannya nggak harus sebanyak itu juga ya. Soalnya tidak menutup kemungkinan, partai koalisi yang lain juga bakal menilai secara berlebihan. Masak sih mau retak dulu sebelum pembahasan kabinet?

Bayangin nih, andai di antara 20 nama itu Cak Imin meminta separuh untuk dipilih menjadi menteri, kan itu jumlahnya udah 30 persen dari kabinet yang totalnya ada 34 kementerian. Apalagi nih, koalisi yang terbentuk bisa dibilang udah gemuk pakai banget lagi. Terus partai koalisi yang lain mau dibagiin apa nih? Lemper ayam? Uppss. Hehehe.

Kan nanti banyak masyarakat yang bakal menilai Cak Imin ini tamak jabatan ya gengs. Padahal PKB kan sudah mendapatkan jatah kursi Wakil Presiden. Apalagi, denger-denger nih Cak Imin juga lagi ngincer kursi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Hadeh, emang PKB udah ngerasa diri jadi partai pemenang atau gimana nih?

Baca juga :  Kicepisme Pragmatis Politik

Apa jangan-jangan Cak Imin juga bakal memberikan bisikan kepada Jokowi agar menambah jumlah komposisi menteri disesuaikan dengan total partai koalisi? Kalan sampai dilakuin ama doi nih, wah, bakal trending dan rame nih.

Belum lagi Partai Demokrat dan PAN juga sudah bikin sinyal kuat untuk merapat ke Jokowi. Kalau Jokowi menghendaki, siap-siap aja ya cuy, bakal muncul nama-nama kementerian aneh yang sebelumnya belum kita dengar. Siapa tau nanti ada Kementerian Stand-Up Comedy, Kementerian Pengerukan Sungai, atau bahkan Kementerian Urusan Ibu-Ibu Sen Kiri Belok Kanan. Upppss. Hehehe. (F46)

 

                                                                                                                                                                      

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...