HomeCelotehCak Imin ‘Balerina’ Politik

Cak Imin ‘Balerina’ Politik

“Cak imin mau bermanuver untuk meningkatkan elektoral. Itu bagus karena akhirnya nanti bisa soft landing dan dapat angka politik yang baik. Mendarat yang halus dan lancar itu yang perlu,” ~ Sekjen NasDem, Johnny G Plate.


PinterPolitik.com

[dropcap]S[/dropcap]egala upaya pasti akan dilakuan demi bisa menduduki kursi RI-2. Begitulah sekiranya yang dilakukan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) demi menjadi Cawapres Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Bebagai manuver politik dilakukan, dari lobi-lobi diplomasi antar elit hingga membentuk Posko JOIN (Jokowi-Muhaimin). Saking gesit dan lentur manuver politiknya , Cak Imin udah kayak ‘Balerina’ Politik.

Gimana gak gitu? Di antara yang lain, Cak Imin memang terlihat paling getol memepet Jokowi. Nempelnya itu loh udah kayak muda-mudi pacaran aja sih. Tapi eike ngeliatnya malah udah kayak cewe yang kebelet minta dikawinin, buahahaha. Bodo amat lah ya sama yang melihat negatif sama Cak Imin. Kalau ada yang ngeledek, ya tinggal tutup kuping dan tebelin muka aja, beres deh.

Bahkan belakangan Cak Imin berani buat sedikit mengancam Pakde Jokowi loh. Katanya kalau sampai Cawapresnya itu bukan dia, maka nanti Jokowi bisa gagal jadi Presiden. Waduh, nyumpahin apa gimana ini? Serem amat sih! Cak Imin ngeklaim kalau Jokowi bisa kehilangan 11 juta suara pemilih dari PKB kalau dia gak mengambil Ketua Umum PKB ini sebagai Cawapres. Sa ae lau.

Tapui sih denger-denger kalau beneran nanti Jokowi gak meminang Cak Imin sebagai Cawapresnya, dia bakal bete berat sampe Gelisah Gusar Gamang Gundah Gulana gitu mengurung di dalam kamar gak mau ketemu siapa-siapa. Uuuu, kok ngambeknya lucu sih, kayak galaunya anak zaman now. Tapi sebelum janur kuning melengkung, apapun akan dilakukan Cak Imin. Saik mamen.

By the way, anyway, busway, Cak Imin ini nyadar gak sih sama kapabilitasnya? Emangnya udah cukup mumpuni menjadi Cawapres untuk mendampingi Jokowi? Kalau cuma ingin mendapatkan suara pemilih Islam, toh Jokowi juga bisa pilih Ketua Umum PPP, Muhammad Romahurmuziy. Soal 11 juta suara pemilih PKB? Yailah, Golkar punya 18 juta suara pemilih. Bisa dong Jokowi pilih Airlangga Hartarto!

Baca juga :  Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

Nah loh, kalau udah gini, ‘Balerina’ Politik ini punya strategi apa lagi coba? Jangan-jangan Cak Imin tipikal politisi yang cuma hidup di alam mimpinya aja tanpa mau melihat kenyataan dan persaingan di dunia nyata. Seperti halnya perkataan filsuf Desiderius Erasmus (1466-1536): “There are some people who live in a dream world, and there are some who face reality; and then there are those who turn one into the other.” (K16)

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Zulhas dan Bisnis Jastip Menjanjikan

Nama Mendag Zulkifli Hasan (Zulhas) disebutkan Prof. Karomani soal kasus penitipan mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila).

PDIP Bakal Gabung KIB?

“Jadi warnanya tidak jauh dari yang ada di bola ini (Al Rihla)” – Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar PinterPolitik.com Demam Piala Dunia 2022 Qatar rupanya...

Ada “Udang” di Balik Relawan Jokowi?

“Saya di dalam sana. Jadi saya tahu perilakunya satu-satu. Kalau Anda bilang ada dua faksi sih tidak, berfaksi-faksi. Ada kelompok yang tiga periode, ada kelompok...

Tito Sewakan Pulau, Cari Investasi?

“Pada intinya, akan mengembangkan kawasan sebagai eco-tourism. Sebetulnya, bagus, menurut saya, daripada dia tidak digunakan kosong begitu saja” –   Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri PinterPolitik.com Sebagian besar masyarakat Indonesia...

PDIP vs Relawan Jokowi, Rebutan GBK?

Usai acara Gerakan Nusantara Bersatu di GBK, PDIP tampak tidak terima relawan Jokowi bisa pakai GBK. Mengapa GBK jadi semacam rebutan?

Mengintip “Spotify Wrapped” Jokowi

Sekarang sudah waktunya untuk "Spotify Wrapped 2022". Musik dan politik pun saling berkaitan. Apakah Jokowi punya "Wrapped" sendiri?

Saatnya Ganjar Balas Jasa Puan?

“Ganjar itu jadi Gubernur (Jateng) jangan lupa, baik yang pertama dan kedua itu, justru panglima perangnya Puan Maharani,” –   Said Abdullah, Ketua DPP...

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...