HomeCelotehBeda Jokowi vs Ma’ruf Soal BUMN

Beda Jokowi vs Ma’ruf Soal BUMN

Kecil Besar

“Kekuasaan diaktualisasikan hanya ketika kata dan perbuatan tidak berpisah.” – Hannah Arendt


PinterPolitik.com

Menyingung desas-desus status anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bisa jadi celah gugatan bagi pasangan Jokowi-Ma’ruf, mungkin biar nggak pusing dan biar lebih singkat, bisa dijawab dengan ungkapan “like father like son” kali ya.

Dari namanya aja udah ada kata “anak”, ya kalau dianggap sebagai “anak” harusnya mengikuti peraturan yang diberlakukan ke bapaknya juga dong. Hehehe.

Ceritanya, kubu Prabowo bersikeras bahwa anak perusahan BUMN adalah BUMN, sebaliknya kubu Jokowi kukuh mengatakan kalau anak perusahaan BUMN tidak masuk ke katagori BUMN. Ini terkait status Ma’ruf Amin ya yang disebut masih menjabat di beberapa perusahaan perbankan.

Bak sepasang pengantin adat Betawi yang saling melemparkan pantun untuk mengekspresikan cinta mereka, dua kubu yang begitu keras kepala ini pun juga saling melontarkan dasar-dasar hukum yang menguatkan argumen mereka. Untungnya perselisihan ini nggak sampe lempar-lemparan piring ya. Hehehe.

Peraturan ketat investasi bisa saja membatasi reformasi Jokowi di periode kedua. Nantikan artikel selengkapnya di Pinterpolitik.com

Posted by Pinter Politik on Thursday, June 20, 2019

Kalau menurut tim hukum Prabowo-Sandiaga, Denny Indrayana, kubunya menggunakan pendekatan antikorupsi, sedangkan TKN Jokowi-Ma’ruf menggunakan pendekatan korporasi terkait isu tersebut.

Hmm. Menariknya, Jokowi ternyata pernah mengesahkan status anak perusahaan BUMN melalui Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2016.

Peraturan Pemerintah tersebut juga yang menjadi salah satu rujukan hukum dari Tim Hukum Prabowo-Sandiaga untuk menyerang kubu Jokowi-Ma’ruf.

Waduh. Kok bisa-bisanya ya kubu Jokowi-Ma’ruf bersikeras kalau anak perusahaan BUMN tidak masuk katagori BUMN? Mungkinkah Jokowi lupa atau cuma pura-pura lupa akan adanya PP Nomor 72 Tahun 2016? Atau Pak Jokowi waktu tanda tangan nggak baca dulu nih itu peraturan apa. Yang kebijakan impor katanya kayak gitu kok. Upss.

Terus, Jokowi kok nggak bisa tegas untuk suruh Ma’ruf Amin mengundurkan diri sebelum mencalonkan diri jadi cawapres sih? Kan kalau Jokowi tahu ada aturan itu, doi harusnya minta Ma’ruf Amin mundur. Mungkin dia nggak enak juga kali ya nyuruh-nyuruh orang tua. Hehehe.

Tiba-tiba jadi teringat kasus tahun lalu, saat Jokowi sudah menyuruh Mahfud MD kasih berkas untuk mencalonkan diri menjadi cawapres, eh di detik-detik terakhir Jokowi malah memilih Ma’ruf Amin sebagai wakilnya.

Baca juga :  RIP Meritokrasi, Mantra Komisaris?

Kalau dalam hal begini aja berani melupakan hukum dan janjinya demi menyukseskan kepentingan kelompoknya, apakah integritas Pak Jokowi bisa terus dipercaya untuk di masa depan? Kita doakan sajalah yang terbaik untuk Indonesia ini. Hehe. (R50)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Amien Ingin Anaknya Jadi Menteri Jokowi?

“Intinya supaya tidak ada lagi cebong dan kampret, sehingga yang ada tinggal cebong bersayap, artinya sudah akur.” – Amien Rais PinterPolitik.com Pertemuan Prabowo dan Amien Rais...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

Mega-SBY, A Birthday and Three Funerals

“Taufiq mendukung SBY usai terpilih sebagai presiden untuk kedua kalinya. Begitu pula SBY di kemudian hari menginstruksikan kadernya di kursi parlemen untuk memilih Taufiq...

Di Balik Nadiem Menteri Jokowi

Sehari setelah pelantikan presiden, Jokowi memanggil sejumlah pihak ke Istana yang ditengarai sebagai calon-calon menteri yang akan mengisi kabinet pada periode kedua kepemimpinannya. Di...

Menyoal RUU Masyarakat Hukum Adat

RUU Masyarakat Hukum Adat menjadi salah satu rancangan undang-undang yang masuk ke dalam Prolegnas Prioritas DPR. Meski begitu, lambatnya pemrosesan RUU ini bisa jadi...

Hari Rabu: Jokowi’s Best Day?

“It’s the best day ever!” – SpongeBob Squarepants, “Best Day Ever” (2006) PinterPolitik.com Buat kalian yang kini bisa disebut sebagai generasi milenial, pasti pernah tuh ngalamin rasanya nggak sabar menunggu-nunggu...

Menyingkap Ngabalinisasi ala Rocky Gerung

Rocky Gerung menyebut para ketum parpol koalisi tengah alami Ngabalinisasi. Apa sebenarnya arti kata Ngabalinisasi?

More Stories

Ibu Kota Baru “Sarang” Pengembang?

“Mohon maaf saya baca naskahnya itu naskah ya power point dan gambar gambarnya itu banyak yang unik-unik lah. Masa disebut membangun hunian yang layak,...

Ahok Cawapres Anies di 2024?

“Menjadi seorang pejabat itu adalah pekerjaan yang mulia karena dengan jadi pejabat ada banyak orang yang bisa kita tolong.” – Basuki Tjahaja Purnama alias...

Rombak Direksi, Rini Membangkang Jokowi?

“Aku memberontak, maka itu aku ada.” – Albert Camus PinterPolitik.com Menteri BUMN Rini Soemarno dikabarkan kukuh mau merombak 4 direksi bank BUMN dan 1 anak perusahaan...