HomeCelotehAnies Heran Warga Lebih Percaya AS

Anies Heran Warga Lebih Percaya AS

Kecil Besar

“They all so foreign” – The Weeknd, penyanyi R&B asal Kanada


PinterPolitik.com

Setelah banjir melanda Jakarta di awal tahun 2020 lalu, masyarakat diminta lebih bersiap-siap bila menghadapi cuaca buruk. Akhir-akhir ini misalnya, tersebar kabar bahwa ibu kota akan diguyur cuaca ekstrem pada 5-12 Januari 2020.

Menanggapi kabar tersebut, sebagian warga tampaknya kini memiliki kesadaran lebih. Bagaimana tidak? Berita itu langsung mengisi berbagai judul berita, percakapan-percakapan WhatsApp, dan media-media sosial lainnya.

Ya, baguslah kalau begitu. Dengan sadar dan mengetahui adanya cuaca buruk dalam beberapa hari ke depan, masyarakat akhinya bisa menjadi lebih siap bila terdapat kemungkinan-kemungkinan terburuk bila terjadi bencana yang tidak diinginkan.

Peribahasanya sih, kata banyak orang, adalah sedia payung sebelum hujan – supaya tidak basah terkena air. Mungkin, payungnya termasuk bendungan pengendali air. Hehe.

Tapi nih, uniknya, publik ternyata mendapat kabar cuaca ekstrem tersebut bukan dari pemerintah Indonesia, melainkan dari pemerintah Amerika Serikat (AS). Pasalnya, banyak warganet justru membagikan ulang link informasi cuaca dari Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Sontak, hal ini membuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terheran-heran. Gara-garanya nih, kata beliau, informasi Kedubes AS itu isinya sama saja dengan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, BMKG sendiri sebenarnya telah mengumumkan prakiraan cuaca itu semenjak tanggal 5 Januari 2019. Sementara, Kedubes baru mengeluarkan weather alert-nya sehari setelah BMKG. Hmm, ya, pantas saja Anies terheran-heran.

Mungkin, masyarakat Indonesia masih lebih gemar nih sama hal-hal yang berbau impor. Soal kabar prakiraan cuaca kali ini misalnya, justru lebih viral informasi yang dibagikan oleh Kedubes AS.

Apa mungkin kabar Kedubes AS lebih viral karena masyarakat lebih yakin dengan teknologi negeri Paman Sam yang lebih canggih? Perilaku masyarakat yang semacam ini nih mirip dengan yang ada di film Imperfect (2019). Dalam film tersebut, Debby – ibu dari Rara dan Lulu – dan teman-temannya menilai George lebih cerdas hanya karena melontarkan beberapa kata dalam bahasa Inggris.

Padahal, BMKG kan bisa saja menjadi sumber informasi domestik yang lebih cepat dan tanggap dibandingkan Kedubes yang hanya memberi peringatan pada warga negaranya. Ya, semoga saja masyarakat dan pemerintah selalu siap siaga apabila hal-hal yang terburuk terjadi supaya tak perlu lagi ada korban dan kerugian yang tak diinginkan. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Indonesia: "Lone Wolf" Penyelamat Iklim?
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

More Stories

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

MBG dan Runtuhnya ‘Republik Tepung’

Prabowo melarang telur dadar di program MBG karena rawan dicampur tepung. Mungkinkah kebiasaan "tepung" ini mengancam masa depan bangsa?