HomeCelotehAbraham Samad Jadi Cawapres?

Abraham Samad Jadi Cawapres?

Kecil Besar

“Kalian sendiri melihat cocok yang mana, aku jadi ketua RT atau Cawapres? Jadi kalau kamu bilang cocok jadi Cawapres, saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat.” ~ Mantan Ketua KPK (2011-2015).


PinterPolitik.com

[dropcap]A[/dropcap]braham Samad, siapa coba yang gak kenal nama ini. Yup, dia itu Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015. Gosipnya sih, dia tertarik maju dalam bursa calon wakil presiden (cawapres) 2019. Wah keren ni, sapa tau kalau wapresnya dia, Indonesia nanti bisa bebas dari korupsi.

Samad sendiri sih ga bilang terus terang kalau dia tertarik ikut bursa cawapres nanti, ya malu-malu kucing gitu deh bilangnya. Toh Si Samad ini latar belakangnya beda banget dari kebanyakan kandidat-kandidat cawapres yang udah muncul di berbagai survei politik.

Tapi kayaknya bagus loh kalau dia wapres kita nanti. Kenapa? Ya ujung tombak pemberantasan korupsi langsung dipegang sama orang yang paling berkompeten dibidangnya. Kalau udah gitukan negara ga melulu ‘bocor, bocor bocor’, mengutip kata-kata Pak Prabowo dulu, hehehe.


Kalau boleh dipermudah, memimpin negeri ini gampang-gampang sulit kok, dan kayaknya Samad itu mumpuni banget. Mumpuni kemana-mana keleezzz. Salah satu masalah yang paling besar di negeri inikan bocornya anggaran karna ulah oknum sontoloyo di luar sana. Kalau aja Samad nanti beneran jadi wapres, beh, bakal dicubitin itu satu-satu bokong koruptornya ampe tobat, hahaha.

Baca juga :  Balada Negeri Ormek

Menurut kalian cocokan mana, Samad jadi cawapres Jokowi atau Prabowo? Mmm, pilihan yang sulit ni. Sama susahnya kayak milih enakan lagu ‘Jaran Goyang’ dari Nella Kharisma atau lagu ‘Sayang’ dari Via Vallen. Susahkan milihnya?

Menurut kalian sebenernya kepedean ga sih, kalau Samad sampe mau maju cawapres gitu? Apa cuma bermodalkan latar belakang pemimpin KPK, dia udah cukup dianggap kapabel jadi wakil presiden? Jadi wakil presiden itu berat loh. Harus tahan banting. Seperti pepatah lama aja, ‘Semakin tinggi pohon, maka akan semakin kencang angin menerpa’.

Tapi kita harus salut sama Samad, udah berani kasih sinyal buat maju di bursa calon wakil presiden nanti. Artinya, kita-kita ini -para pemilih- punya pilihan alternatif dari unsur penegak hukum. Ya meski nama-nama dari penegak hukum lain juga ada sih versi survei tertentu, tapi seenggaknya, Samad best from the best. Ya iya lah, wong mantan orang nomor satu di KPK. (K16)

Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Wiranto Pelanggar HAM?

Wiranto diduga terlibat namun bukan sebagai eksekutor, akan tetapi sebagai orang dibalik layar tragedi tersebut, hal itu dikarenakan posisinya pada masa itu sebagai Panglima...

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Jokowi si Politisi Jenius?

Profesor Kishore Mahbubani menyebut Presiden Jokowi sebagai pemimpin jenius dalam tulisan terbarunya. Berbagai kebijakan mantan Wali Kota Solo tersebut mendapat pujian. Mahbubani bahkan menilai pemerintahan Jokowi layak ditiru oleh berbagai negara. Apakah Presiden Jokowi adalah politisi jenius?

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

More Stories

Data IDI Dengan Pemerintah Berbeda?

IDI dilaporkan data kematian Covid-19 yang berbeda dengan pemerintah. Sebut kematian telah sentuh angka 1000 sedangkan data pemerintah belum sentuh angka 600. Dinilai tidak...

MK Kebiri Arogansi DPR

"(Perubahan pasal UU MD3) sudah diputuskan hukum, iya kita sebagai negara hukum, ikut dan taat apa yang telah diputuskan MK yang final dan mengikat,"...

Gerindra ‘Ngemis’ Cari Teman

"Prioritas Gerindra tetap dengan PKS, PAN. Mungkin juga dengan Demokrat yang belum nyatakan sikap. Kita lihat PKB juga.Jadi kita akan merajut koalisi lebih intensif,...