Pinter EkbisEvergrande Resmi Dinyatakan Bangkrut

Evergrande Resmi Dinyatakan Bangkrut


PinterPolitik.com

Raksasa perusahaan properti Tiongkok, Evergrande resmi mengumumkan bangkrut setelah cukup lama bergelut dengan masalah keuangan.

Evergrande merupakan perusahaan real estate terbesar di Tiongkok yang berbasis di Kota Shenzen dan masuk kedalam Global 500 yang merupakan salah satu perusahaan terbesar di dunia dalam segi pendapatan.

Perusahaan yang berdiri pada 1996 ini didirikan oleh seorang miliyarder Tiongkok Xu Jiayin atau yang dikenal sebagai Hui Ka Yan yang pernah menjadi orang terkaya di Negeri Tirai Bambu.

Selain di bidang properti, Evergrande juga melebarkan bisnisnya dengan berinvestasi pada bisnis kendaraan listrik, olahraga, dan taman hiburan.

Bahkan, pada 2010 Evergrande membeli sebuah klub sepak bola Guangzhou Evergrande yang pernah menghebohkan publik dengan mendatangkan bintang-bintang top Eropa dan mendirikan sekolah sepak bola terbesar di dunia dengan biaya US$185 juta.

Masalah perusahaan ini bermula ketika dalam beberapa tahun terakhir, utang Evergrande terus membengkak karena pinjaman untuk membiayai target proyek yang sudah direncanakan dengan liabilitas senilai US$300 miliar.

Sejak 2021, perusahaan ini telah memberitahukan kepada investor tentang permasalahan keuangan yang kemudian berdampak pada gagal bayar jika mereka tidak dapat mendapatkan sumber dana dengan cepat.

Pada September 2021, Evergrande akhirnya mengajukan kepada bursa jika mereka sulit menemukan pembeli untuk beberapa aset yang mereka punya.

Setelah kurang lebih dua tahun bergelut dengan masalah keuangan, pada Agustus 2023 ini Evergrande mengajukan perlindungan Chapter 15 di pengadilan Amerika Serikat (AS).

Perlindungan ini akan membuat perusahaan non-AS seperti Evergrande yang sedang menjalankan restrukturisasi dari kreditur tidak dapat digugat oleh para kreditur. (S83)

Baca juga :  Prabowonomics: Jurus ‘Lompatan Katak’?

Exclusive content

Latest article

More article