HomeNalar Politik

Nalar Politik

Rame “Ke-trigger” PDIP, PAN Chill

Mengapa PAN tetap santai saat partai-partai lain sibuk mengulik arah politik PDIP? Di balik sikap chill itu seakan tersimpan strategi besar, meliputi kohesi elite, jaringan kekuasaan yang terjaga, dan penguasaan atensi publik. Sebuah resep politik baru yang bisa menentukan siapa paling relevan menuju Pemilu 2029.

PAL-PINDAD-PTDI: Trinitas Industrialisasi RI?

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

spot_imgspot_img

King Indo Linguistic Flex

Bahasa Indonesia agaknya makin mendominasi ruang digital negara lain, khususnya Malaysia, dari TikTok hingga ruang kelas. Fenomena ini tampaknya bukan sekadar soal bahasa, tapi ekspansi soft power Indonesia di Asia Tenggara. Apakah ini adalah gejala menuju lahirnya “King Indo Digital Empire”?

The Gibran’s Gambit?

Penugasan Wakil Presiden Gibran dalam percepatan pembangunan Papua membuka ruang analisis baru dalam dinamika kepemimpinan nasional. Di balik mandat kelembagaan ini, tersirat peluang pembentukan citra politik yang lebih otonom dan strategis.

Mythical Leaders from Gunung Lawu?

Gunung Lawu, menjulang gagah di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur, bukan sekadar gunung. Ia adalah jantung rahasia Jawa, tempat para leluhur dipercaya masih bersemayam, dan panggung abadi bagi narasi kepemimpinan yang tak lekang oleh waktu.

Gonjang-ganjing Perang Konser ASEAN

Setelah Singapura konser Taylor Swift dan Lady Gaga, kini giliran Thailand dengan Tomorrowland. Alarm perang konser ASEAN untuk Indonesia?

America Party, PSI Elon Musk?

Elon Musk dikabarkan akan mendirikan America Party sebagai partai ketiga di AS, menantang dominasi Partai Demokrat dan Republik. Mungkinkah ini strategi untuk “menggerogoti” status quo peta politik? 
spot_img

Latest

Rame “Ke-trigger” PDIP, PAN Chill

Diesel yang Padam, Neraca yang Menyala

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

More Stories