HomeNalar Politik

Nalar Politik

PAL-PINDAD-PTDI: Trinitas Industrialisasi RI?

Ketika tiga BUMN pertahanan Indonesia mencetak rekor laba di momen bersamaan, pertanyaannya bukan lagi soal alutsista — melainkan apakah Indonesia akhirnya menemukan jalan industrialisasinya sendiri. 

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

spot_imgspot_img

“Ethes” & Kontes Trah Wapres

Meski posisi wapres cukupstrategis, trahnya jarang mewariskan legitimasi politik kuat. Berbeda dengan trah presiden, jalan politik trah wapres dinilai tak sepopuler itu. Dari Ilham Habibie hingga Puan Maharani, bahkan simbol “Jan Ethes”, semua menunjukkan kontes legitimasi yang lebih berat ketimbang sekadar nama besar.

NU: Senjakala “Kebangkitan Ulama”?

Nahdlatul Ulama (NU) lahir sebagai gerakan “kebangkitan ulama” sekitar satu abad lalu. Akankah kebangkitan itu terus bertahan di era kini?

Duel “Suhu” Intel: BG vs Suripto?

Politik kerap terlihat sebagai panggung terbuka, padahal ada strategi ala klandestin. Peran dua legenda intel terkait dinamika politik dinilai menarik untuk diperhatikan.

Risalah Setnov dan Keluarga Cendana

Kisah Setya Novanto membuktikan bagaimana kedekatan dengan lingkar kekuasaan Orde Baru masih bergema hingga kini.

Mantra Politik Trimatra Soekarno-Prabowo

Trimatra—Angkatan Darat, Laut, dan Udara—selalu lebih dari sekadar pertahanan. Dari kedekatan Soekarno dengan AL-AU, dominasi AD di era Soeharto, hingga upaya penyeimbangan pasca-Reformasi, Presiden Prabowo kini meramu “mantra trimatra” sebagai strategi politik, stabilitas, dan geopolitik Indonesia kontemporer.
spot_img

Latest

Diesel yang Padam, Neraca yang Menyala

The One-Man Band

Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Gibran “Ban Serep” yang Ngarep?

More Stories