HomeNalar Politik

Nalar Politik

Supremasi Putih Rasialisme Argentina

Piala Dunia 2026 mengungkap pola berulang. FIFA menyelidiki dugaan pelecehan rasis terhadap YouTuber IShowSpeed oleh fans Argentina di Miami. Fans Argentina juga melempar bir ke pendukung Mesir dan mengibarkan bendera Israel ke pelatih Hassan yang pro-Palestina. Bahkan sesama negara Amerika Latin, dari Meksiko hingga Brasil, kerap mencap Argentina “sok Eropa” dan terkesan membenci tetangganya sendiri.

“Berkah” Adu Mekanik Penegak Hukum?

Pramono Main “Presiden-presidenan”?

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

spot_imgspot_img

Zulhas Gak Butuh Menteri Jokowi?

Beredar isu reshuffle kabinet pada akhir Maret 2022, yang dikaitkan dengan akan masuknya PAN melengkapi daftar partai koalisi dalam kabinet Jokowi. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) selalu menepis isu tersebut, meski sering bertemu dengan Jokowi. Lantas, apakah Zulhas tidak butuh kursi menteri sebagai reward dari koalisi?

Label Halal: Simbol Kemenangan Kemenag?

Kementerian Agama (Kemenag) merilis label halal baru yang akan menggantikan label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Label tersebut menuai sejumlah pro dan kontra yang bisa kita tarik ke persoalan kewenangan sertifikasi halal yang kini dipegang Kemenag, bukan lagi MUI. Mengapa permasalahan sertifikasi halal bisa begitu diperdebatkan? 

Airlangga Butuh NasDem untuk Rebut Jokowi?

Sejak awal tahun 2021 lalu, Golkar santer dikabarkan akan berkoalisi dengan NasDem di Pilpres 2024. Namun dengan perbedaan pandangan soal penundaan Pemilu 2024, koalisi...

Luhut ‘Kunci’ Kekuasaan Jokowi?

Sosok Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) menjadi perhatian utama dalam periode kedua pemerintahan Jokowi. Banyaknya posisi serta jabatan penting yang dipegang Luhut membuatnya mendapatkan julukan...

Penguasa Selalu Mengaburkan Sejarah?

Polemik Keppres Nomor 2 Tahun 2022 tentang Hari Penegakan Kedaulatan Negara, bergulir menjadi perdebatan sejarah. Seolah sejarah yang dituliskan tentang Serangan Umum Satu Maret yang menjadi landasan peristiwa Keppres tersebut belum final. Lantas, mungkinkah perdebatan tersebut muncul karena indikasi bahwa peristiwa sejarah dibuat abu-abu oleh penguasa?
spot_img

Latest

Supremasi Putih Rasialisme Argentina

“Berkah” Adu Mekanik Penegak Hukum?

Pramono Main “Presiden-presidenan”?

Rudal di Depan, Nikel di Belakang

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

More Stories