HomeNalar Politik

Nalar Politik

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Bukan sekadar pengawal tamu negara. Di balik 120 kavaleri kuda yang mengiringi Narendra Modi menuju Istana Negara Jakarta, tersimpan pesan tentang diplomasi, kekuasaan, dan martabat negara. Mengapa kuda masih relevan di era digital? Karena dalam politik modern, simbol sering kali berbicara lebih keras daripada kebijakan.

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

spot_imgspot_img

Bjorka Ekspos Penyakit Birokrasi Jokowi?

Bjorka sempat hebohkan dunia maya karena merundung pemerintah dengan perkataan “stop being an idiot”. Selain sistem keamanan data, apakah ini sebuah tanda bahwa Bjorka...

Mengapa Belakangan Banyak “Pengalihan Isu”?

Belakangan ini semakin banyak isu besar yang bermain. Agenda politik apa sebenarnya yang tersirat di balik isu-isu tersebut?

Hantam PDIP, Jenderal Dudung Auto Panglima?

“Perlawanan balik” Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman kepada politisi PDIP Effendi Simbolon agaknya mengindikasikan bahwa partai banteng mengalami semacam ilusi...

Kampanye Anti-Korupsi Hanya Ilusi?

Fenomena korupsi bagaikan rantai setan yang tidak ada habisnya. Kelemahan Undang-Undang (UU) Pemilu dapat melegalkan eks narapidana korupsi untuk mencalonkan kembali dalam Pemilihan Umum...

Mengapa BBM Bisa Bahayakan Jokowi?

Pemerintah telah menaikkan harga BBM. Pertalite naik hingga 30 persen, dari sebelumnya Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kebijakan ini kemudian...
spot_img

Latest

Sarat Makna Kavaleri Kuda Istana

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT

Tapir Mesuji Hidup di Hati Rakyat

Republik dalam Satu Kata Sandi

More Stories

Cermin Retak di Zaman Pelangi?

Tito dan Sengkarut OTT