HomeNalar Politik
Nalar Politik
Golkar, Chandradimuka The Fixer?
Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
J61 -
Cinta Segitiga: Pramono-KDM-Andra Soni
A43 -
PBB nobatkan Jakarta kota terbesar dunia: 42 juta jiwa. Tapi kenapa bentuk kotanya timpang — memanjang ke timur, mampet di barat?
Generasi Melesat Bersama Sekolah Rakyat
J61 -
Progres 104 sekolah, 32 provinsi — bukan sekadar angka. Sekolah Rakyat adalah pernyataan struktural paling berani Indonesia sejak berdirinya Republik, bahwa tempat dan kondisi atau “takdir” lahir tidak boleh lagi menentukan nasib. Negara kini membangun bukan sekadar sekolah, melainkan ekosistem mobilitas sosial yang nyata.
Welcome Nuklir Vietnam, Indonesia Kapan?
S13 -
Tonggak bersejarah: 23 Maret 2026, Vietnam dan Rusia menandatangani perjanjian pembangunan PLTN pertama di ASEAN — dua reaktor VVER-1200 Rosatom berkapasitas 2.400 MW di Ninh Thuan. Target operasional: akhir 2031. Langkah ini dipicu krisis energi akibat perang Iran yang membuat harga BBM Vietnam melonjak 50-70 persen. Indonesia kapan?
Saatnya Bubarkan Garuda?
S13 -
Skytrax turunkan peringkat Garuda Indonesia dari bintang 5 ke 4. Rugi bersih 2025 melonjak 4,5 kali lipat jadi Rp5,4 triliun. Penumpang turun 10,5 persen. Dari ratusan pesawat, hanya 60-an yang bisa terbang. Maka wajar, wacana pembubaran sempat bergulir di DPR tahun lalu. Pertanyaannya: haruskah dilakukan?
MBG-isme dan Visi Besar Ekonomi
S13 -
Program MBG bukan hanya soal memberi makan. Ia adalah lingkaran besar pembangunan ekonomi — dari 30 ribu dapur SPPG, dana Rp 10.000 per porsi berputar langsung di level kecamatan, diserap petani, peternak, nelayan, dan UMKM lokal. Ini bukan trickle-down — ini investasi dari bawah yang mengalir ke atas.



