HomeNalar Politik
Nalar Politik
Golkar, Chandradimuka The Fixer?
Presiden datang dan pergi, tetapi satu fungsi selalu bertahan, the fixer. Dari Orde Baru hingga era Presiden Prabowo, Indonesia terus melahirkan operator negara yang menjembatani politik, birokrasi, dan ekonomi. Mengapa begitu banyak figur tersebut berasal dari Partai Golkar? Di sinilah kisah tentang "kawah chandradimuka" para pengelola kekuasaan dimulai
J61 -
Didit, The Next Gen Metronom
J61 -
Di tengah polarisasi sosial-politik, Didit Hediprasetyo hadir sebagai simpul sunyi yang menjembatani elite lintas kubu. Tanpa jabatan formal, ia memainkan diplomasi personal berbasis trust dan simbol.
Hormuz: “Kuburan” Supremasi AS?
A43 -
Tulisan Ray Dalio soal "pertempuran akhir" Hormuz bukan hanya analisis pasar, melainkan soal apakah tatanan dunia AS akan bertahan atau runtuh.
Satu Selat, Dua ‘Kiamat’?
D74 -
Selat Hormuz tidak hanya bisa membawa malapetaka energi, tapi juga "kiamat data". Apakah teknologi telah melahirkan keseimbangan kekuatan yang baru?
Pramono, Comfort Zone Trap?
J61 -
Dengarkan artikel ini: Audio ini dibuat menggunakan AI. Kepemimpinan Pramono Anung di Jakarta memunculkan pertanyaan besar: apakah kota ini dipimpin oleh reformator struktural atau sekadar manajer...
Putin The Savior
S13 -
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran memutus pasokan Arabian Light Crude yang menjadi nyawa Kilang Cilacap — pemasok 34% BBM nasional. Indonesia butuh alternatif cepat.



