HomeCelotehYasonna dan Pengakuan Istri Harun

Yasonna dan Pengakuan Istri Harun

Kecil Besar

“These are, these are the confessions of a broken heart,” – Lindsay Lohan, Confessions of a Broken Heart


PinterPolitik.com

Teka-teki soal ke mana perginya caleg PDIP Harun Masiku yang diduga terlibat kasus suap PAW di PDIP sampai saat ini masih belum terbongkar. Sudah beberapa hari sejak penangkapan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan, sosok Harun Masiku masih belum diketahui di mana rimbanya.

Berbagai pihak yang terkait juga sepertinya kehilangan jejak dari sosok caleg asal dapil Sumatera Selatan ini. KPK misalnya sekarang memasukkan nama Harun ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan meminta partisipasi masyarakat.

Sementara itu, PDIP selaku partai tempat Harun mencalonkan diri sebagai anggota dewan juga mengaku tidak mengetahui keberadaan Harun. Wah, harus menelusuri ke mana ya kalau seperti ini?

Belakangan, ada perkembangan menarik dari perjalanan kasus ini. Merujuk pada pengakuan istri Harun yaitu Hilda, suaminya itu ternyata ada di Indonesia pada tanggal 7 Januari 2020. Setelah itu, Hilda mengaku kemudian dia putus kontak dengan sang suami.

Ternyata pengakuan Hilda itu dikonfirmasi lebih lanjut oleh Ditjen Imigrasi. Menurut Dirjen Imigrasi Ronny Sompie, Harun ini telah melintas kembali ke Jakarta pada tanggal 7 Januari 2020.

Temuan-temuan tersebut jadi lumayan menarik terutama jika dikaitkan dengan pernyataan-pernyataan pihak berotoritas sebelum ini. Salah satu pernyataan yang dapat dijadikan perbandingan adalah kata-kata dari Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly.

Jadi, kalau kata Pak Yasonna, dari data yang dia terima Harun ini sudah ada di luar negeri pada tanggal 6 Januari 2020. Kala itu, Pak Yasonna sempat menyebutkan kata-kata “pokoknya belum di Indonesia” ketika ditanyai soal keberadaan Harun.

Hmmm, kok jadi ada dua pendapat begini ya soal keberadaan Harun? Yang unik, satu pernyataan berasal dari orang dekat Harun yaitu istrinya sendiri. Yang satu lagi berasal dari pejabat sekelas menteri yang mengurusi perkara imigrasi.

Baca juga :  Jika Ahok jadi Ketua KPK

Apakah pernyataan dari Hilda ini bisa dibilang mementahkan pernyataan dari Pak Yasonna? Eh, selain itu, boleh gak ya nanya, apakah Pak Yasonna jadi lebih tahu Harun ketimbang istrinya sendiri? Ini nanya loh.

Apapun itu, pengakuan Hilda ini jadi perkembangan baru yang penting bagi kasus Harun Masiku. Semoga aja ada tindak lanjut signifikan ya dari perjalanan kasus ini. (H33)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Jokowi Lempar Hadiah

Bagi kebanyakan orang, tentu saja apa yang dilakukan oleh Jokowi ini kurang etis. Dengan melempar-lemparkan bingkisan, Jokowi dianggap kurang menghormati masyarakat. PinterPolitik.com "If you have something...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

More Stories

Membaca Siapa “Musuh” Jokowi

Dari radikalisme hingga anarko sindikalisme, terlihat bahwa ada banyak paham yang dianggap masyarakat sebagai ancaman bagi pemerintah. Bagi sejumlah pihak, label itu bisa saja...

Untuk Apa Civil Society Watch?

Ade Armando dan kawan-kawan mengumumkan berdirinya kelompok bertajuk Civil Society Watch. Munculnya kelompok ini jadi bahan pembicaraan netizen karena berpotensi jadi ancaman demokrasi. Pinterpolitik Masyarakat sipil...

Tanda Tanya Sikap Gerindra Soal Perkosaan

Kasus perkosaan yang melibatkan anak anggota DPRD Bekasi asal Gerindra membuat geram masyarakat. Gerindra, yang namanya belakangan diseret netizen seharusnya bisa bersikap lebih baik...