HomeCelotehXi ‘Bolos’, Biden Tidur, Jokowi?

Xi ‘Bolos’, Biden Tidur, Jokowi?

Sejumlah pemimpin dunia baru saja menghadiri KTT Perubahan Iklim 2021 (COP26) di Glasgow, Skotlandia. Uniknya, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden sempat terlelap kala mendengarkan berbagai pidato di KTT itu. Apa Biden bosan karena lawannya, Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping, ‘bolos’ di COP26?


PinterPolitik.com

Pada suatu pagi di Sekolah Calon Orang Penguasa (COP) 26 Glasgow dalam alternate universe Bumi-45, para siswa menjalankan rutinitas sehari-hari dengan menghadiri kelas-kelas untuk belajar. Guna mempelajari persoalan-persoalan nyata, mereka pun mendiskusikan persoalan-persoalan tersebut secara bersama-sama.

Adalah tiga teman sekelas yang biasa berdiskusi. Mereka adalah Joko, Joe, dan Xi Pinjing. Namun, meski kerap menjalankan tugas sekolah bersama, mereka juga memiliki banyak perbedaan.

Joe dan Xi, misalnya, kerap berbeda pendapat dalam banyak hal. Padahal, mereka dulunya saling bersahabat. Sampai-sampai, mereka pernah pergi berlibur bersama pada tahun 2013 silam. Ya, mungkin, ini adalah apa yang disebut sebagai “cinta sementara” kala mengikuti perjalanan dan kegiatan ala sekolah – seperti pertukaran pelajar.

Namun, di hari itu, mereka tampak mengambil jarak antara satu sama lain. Puncaknya adalah ketika Xi memutuskan untuk ‘bolos’ sekolah karena tidak mengerjakan tugasnya. Padahal, Joe dan Joko sudah menunggu-nunggu di kelas.


Joko: Gimana ini, Joe? Kok Xi nggak masuk sekolah sih?

Joe: Iya nih. Padahal, kan, ini tugas bersama ya? Harusnya Xi datanglah. Kan, dia sendiri yang bilang mau jadi ketua kelompok? Huft.

- Advertisement -

Joko: Untung aku udah ngerjain bagianku. Buktinya nih, aku bisa menjaga maketku yang terinspirasi dari hutan yang tidak terancam deforestasi.

Joe: Hooh, Keren, keren. Yang penting ini Xi sih. Parah dia. Masa nggak datang?

Baca juga :  Bima Arya Nge-fans ke Ganjar?

Joko: Ya sudahlah. Kita bahas tugas kelompok kita sendiri aja, Joe. Ini kemarin aku dapat tugas dari Bu Asean. Menurut kamu, gimana ya enaknya solusi dari Laut China Selatan ini?

Joe: Kalau ini mah gampang jawabannya. Yang penting harus mengikuti hukum yang berlaku. By the way, nggak usah ajak Xi ya kalau bahas tugas yang ini. Udah malas aku dengannya.

(Seiring berjalannya waktuJoe merasa bosan dan mengantuk. Tanpa disadari, Joe pun terlelap.)


Baca Juga: Biden Tantang Xi Jinping, Jokowi?

Xi Jinping Bolos COP26

Joko: Heh, Joe, Joe!

Joe: Eh, ada apa, Jok?

- Advertisement -

Joko: Kamu tadi ketiduran. Kamu begadang lagi ya?

JoeSleep is only for the weak lah. Lagipula, bahasan-bahasannya teman-teman nih ngebosenin. 

Joko: Ciyee. Kangen Xi ya? Kan, dia teman sparring-mu kalau lagi diskusi?

Joe: Hah? Mana ada? Yang ada dia duluan yang kalah lah.

Joko: Udah, udah. Sini, tak telponin Xi.

(Joko pun akhirnya menghubungi Xi.)

Joko: Xi, kamu di mana? Dicariin nih sama Joe.

Xi: Yaelah, dicariin kenapa? Yang ada dia pasti mau “gebukin” gue.

Joe: Heh, Xi! Sini lo! Debat kita belum selesai!

Xi: Tuh kan. By the way, Jok, gue lupa ngerjain tugas gue. Makanya, gue bolos aja. Apalagi banyak banget tugas yang belum kelar – kayak tugas emisi karbon.

Joe: Hmm, gue bilang juga apa. Pasti lo bolos!

Joko: Sudah, sudah. Jangan saling berantem gini. Mbok ya sing akur gitu lho. Ingat kata Bu Asean, yang penting kita semua harus bisa damai. Permusuhan bakal bikin kelompok kita ndak stabil.

(Tiba-tibaAung Hlaing datang menyapa Joko dan Joe yang sedang menelepon Xi.)

Aung Hlaing: Hai, Jok. Apa kabar? Hehe.

Baca juga :  Jokowi Bersih-Bersih Nama Soekarno?

(Bersambung…)

(A43)

Baca Juga: Xi Jinping, Serigala Politik Internasional?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Megawati-Puan Sayang Korea?

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani tampak sangat "sayang" dengan Korea Selatan (Korsel). Mengapa?

Siasat Kartu Nama Erick di G20?

“Erick Thohir mendirikan Mahaka Group, konglomerasi yang fokus pada olahraga dan media hiburan, cetak, radio, dan televisi. Juga memiliki sejumlah klub sepak bola nasional...

Macron Bukan Blusukan Tapi KKN?

“Ramah sekali Presiden Prancis ini” –  Warganet  PinterPolitik.com Baru-baru ini, viral di media sosial (medsos) Presiden Prancis Emmanuel Macron yang terlihat menyempatkan diri “blusukan” di Bali usai Konferensi Tingkat Tinggi...

NasDem Adalah Partai Main-main?

“Ini bagus juga. Saya hormati itu. Makanya, kalau sudah tahu elektabilitas kecil, ngapain harus dihitung? Anggap saja ini partai main-main.” –  Surya Paloh, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem PinterPolitik.com Beberapa waktu lalu, panggung...

Anies Pelan-pelan “Ngeteng” KIB?

“Mestinya, KIB (Koalisi Indonesia Bersatu) sekarang itu larinya ke Anies. Saya kira akan gabung ke sana,” – Habil Marati, Ketum Forum Ka’bah Membangun PinterPolitik.com Akhir-akhir ini,...

Misteri Pak Bas Jadi Fotografer

“Ya, itu memang hobinya. Ini kan juga event besar yang langka ya,” – Endra Atmawidjaja, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) PinterPolitik.com Konferensi Tingkat Tinggi...

Drama Xi vs Trudeau Bakal Berlanjut?

Sebuah video yang mana Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di dalamnya tampak memarahi Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau viral di media...

More Stories

Biden Bikin Circle Sendiri?

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menggelar rapat darurat dengan pemimpin-pemimpin negara anggota G7 – seperti Kanada, Italia, Jerman, Prancis, Britania (Inggris) Raya, dan...

Drama Xi vs Trudeau Bakal Berlanjut?

Sebuah video yang mana Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di dalamnya tampak memarahi Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau viral di media...

NasDem, Sahabat Sejati Jokowi?

Jokowi lupa berikan ucapan selamat ulang tahun kepada Partai NasDem. Apakah ini akhir persahabatan Jokowi dan NasDem?