HomeCelotehTerawan Tiru Gordon Ramsay?

Terawan Tiru Gordon Ramsay?

Kecil Besar

Mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melakukan demonstrasi pembuatan Vaksin Nusantara di hadapan para anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Ada apa di balik gaya meracik vaksin ala Terawan ini?


PinterPolitik.com

Siapa yang nggak kenal dengan Gordon Ramsay? Koki selebriti asal Skotlandia tersebut bisa jadi saat ini adalah salah satu koki terpopuler di dunia. Mimin paling suka tuh kalau ngelihat Gordon ini marah-marah di sejumlah seri televisi, seperti Hell’s Kitchen (2005-sekarang).

Tentunya, marah-marahnya Gordon ini bukan tanpa sebab dongToh, koki kondang tersebut sudah punya banyak pengalaman dalam masak-memasak – bahkan juga udah punya sejumlah restoran yang mendapatkan banyak bintang Michelin.

Tapigengs, sebagai koki andal, tentunya juga perlu dong mengajarkan teknik-teknik memasaknya kepada khalayak umum. Maka dari itu, Gordon punya sejumlah buku masak yang diperuntukkan bagi kalian yang memasak secara non-profesional.

Judulnya adalah Gordon Ramsay Makes It Easy (2005). Tapinggak janji ya, gaes, kalau masakannya nanti bakal punya cita rasa bak restoran-restoran dengan bintang-bintang Michelin. Hehe.

Selain menulis buku masak, Gordon juga kerap melakukan demonstrasi memasak (demo masak) lho. Salah satunya adalah ketika Gordon memasak nasi goreng rendang ketika berkunjung ke Indonesia.

Baca Juga: Terawan dan Filosofi “Trust” Tiongkok

Masihkah Sinovac Efektif

Nah, rupanya nih, gaya demo masak seperti ini juga dilakukan lho oleh seorang mantan pejabat di Kabinet Indonesia Maju, yakni mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Gimana nggak? Pak Terawan langsung melakukan demo meracik Vaksin Nusantara di depan para anggota Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Mungkin nih, karena saking menggugah “selera”, banyak anggota akhirnya langsung maju guna melihat lebih dekat. Bahkan, ada lho sejumlah anggota DPR yang menyatakan kesiapannya untuk memberikan sumbangan kepada pengembangan Vaksin Nusantara. Wah, apa perlu dibuat nih laman daring dengan tajuk “Koin untuk Terawan”? Hehe.

Tapi, tenang, bapak dan ibu anggota DPR. Kan, kata Pak Terawan membuat Vaksin Nusantara itu tidak terlalu sulit dan, bahkan, 90 persen bahannya berasal dari Indonesia lho. Jadi, mungkin, bisa lebih terjangkau tuh.

Mungkin, Pak Terawan bisa tuh sekalian mengadakan kelas Masterchef bagi para “koki” vaksin tuh. Kan, pemerintah sekarang perlu tuh mengadakan vaksinasi besar-besaran guna menghalau virus Covid-19.

Hmmtapi nih ya, dengan berbagai kabar bahwa Vaksin Nusantara risetnya tidak ilmiah, kira-kira, banyak nggak ya yang mau divaksinasi dengan vaksin jenis ini? Ya, mungkin, vaksinasi ini tetap bisa membantu sih – se-enggak-nya bisa lah ya buat mendorong agar masyarakat mau divaksinasi lebih cepat dengan vaksin AstraZeneca yang tersedia saat ini sebelum datang giliran Vaksin Nusantara nanti. UppssHehe. (A43)

Baca Juga: Di Balik Jokowi Pecat Terawan


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Yenny “Jomblo”, Diperebutkan Jokowi-Prabowo

“Kamu kejam buat mereka terlihat jahat. Mereka keji membuat kamu terlihat jijik. Atau kalian berdua yang kejam dan keji karena tidak mau jujur melihat...

Dokter: Goodbye Jokowi?

“Seorang dokter menyembuhkan, dan alam yang menciptakan kesehatan.” Aristoteles PinterPolitik.com BPJS… Oh BPJS… Karena kehadiranmu ku tak perlu khawatir lagi jika tiba-tiba jatuh sakit. Iuran tidak...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Jokowi Ditagih Buruh

"Marsinah adalah sebuah cermin perlawanan buruh dalam bibit tumbuhnya gerakan buruh." ~Munir PinterPolitik.com Tiap hari bersimbah peluh dan menahan keluh, buruh hanyalah golongan pesuruh dengan upah...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?