HomeCelotehSiapa Bosan dengan Sri Mulyani?

Siapa Bosan dengan Sri Mulyani?

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa masyarakat mungkin bakal bosan melihat berita akan dirinya dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang dipimpinnya. Mengapa demikian?


PinterPolitik.com

“Havin’ a hard time adjustin’ to fame” – Drake, “Marvin’s Room” (2011)

Huh, setelah libur panjang Hari Raya Idulfitri 1442 H kemarin, sebagian besar dari kita pasti udah harus kembali ke meja-meja kantor untuk bekerja di depan layar-layar komputer yang telah kita tinggalkan selama empat hari kemarin.

Tentunya dong, dengan kembalinya keseharian kerja ini, semangat baru juga harus tetap membara lah. Apalagi nih, tugas-tugas yang menumpuk sejak sebelum musim liburan telah menanti dan membayangi tuh.

Tenang. Bukan berarti rasa berat untuk memulai keseharian kerja lagi ini tidak valid. Banyak orang pasti juga merasa begitu, apalagi hari-hari kerja ini langsung dimulai dengan hari Senin tuhHmm, rasanya panjang banget pasti minggu kerja ini.

Nah, semangat untuk kembali bekerja yang tinggi ini dicontohkan oleh salah satu pejabat pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) lho, yakni Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Sosok yang akrab dipanggil Bu Ani ini beberapa waktu lalu membeberkan lho tumpukan tugas yang harus dirampungkan pasca-libur Lebaran.

Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF), misalnya, harus disiapkan oleh Bu Ani bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Selain tugas tersebut, Bu Menkeu juga bercerita bahwa kementeriannya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), juga harus segera merampungkan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) lho, seperti RUU Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Sri Mulyani Si Menteri Sultan?

Strategi Pajak Sri Mulyani
- Advertisement -

Wah, banyak banget ya tugasnya Bu Ani. Sampai-sampai nih, Bu Menkeu udah mewanti-wanti ke media dan masyarakat nih dengan bilang, “Jadi tiga bulan ke depan pasti Anda semua bosen dengan kami. Sebab kita pasti akan banyak muncul di media.”

Baca juga :  Prabowo Masih Andalkan Ulama?

Waduh, tenang aja, Bu Ani. Kita sebagai masyarakat nggak bakal bosan kok kalau Bu Menkeu sering muncul di media. Gimana bisa bosan? Wong masyarakat tahu kok kalau Bu Ani ini merupakan salah satu menteri yang kerap dapat predikat Menkeu Terbaik di tingkat internasinoal. Hehe.

Apalagi nih, kalau Bu Ani udah membahas perihal anggaran dan utang, beeuh, dijamin deh masyarakat dan media langsung mendengarkan apa yang Bu Menkeu bilang. Kan, lumayan bisa jadi bahan buat mimin menulis Celoteh ugaHihi.

Kalau nggak percaya, nih mimin kasih satu contoh. Kala Kemenkeu mengumumkan akan meningkatkan nilai pajak pertambahan nilai (PPN) untuk menaikkan penerimaan pajak, misalnya, media dan masyarakat buktinya langsung ramai tuh – ya meskipun ramainya ramai memberi kritik. Upss.

Memang sih, sebagai menteri yang kerap mendapatkan predikat penghargaan, Bu Ani pasti juga merasakan tekanan dari berbagai ekspektasi masyarakat lho. Ya, begitulah nasib orang kalau sudah populer ya. Mungkin, Bu Ani bisa nih mengilhami lirik rapper Drake yang mimin kutip di awal tulisan. Huhu. (A43)

Baca Juga: Sri Mulyani Makin Menjadi


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_img

#Trending Article

Jokowi Dijutekin Biden?

Ketika mendarat di Washington DC, Amerika Serikat (AS), tidak ada pejabat tinggi AS yang menyambut Presiden Jokowi. Mungkinkah sang RI-1 tengah tidak dihiraukan atau...

Berani Ganjar Tinggalkan PDIP?

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo tidak diundang dalam halal bihalal PDIP Jateng. Apakah PDIP sudah tidak memperhitungkan Ganjar? Apakah Ganjar harus meninggalkan PDIP? PinterPolitik.com Bagi...

Jokowi Sudah Selesai?

Presiden Jokowi dan Ibu Iriana mulai mengemas barang-barangnya di Istana untuk dikirim ke Solo, Jawa Tengah. Apakah ini pesan kekuasaan RI-1 sudah selesai secara...

Anies Lagi, Anies Lagi

Beberapa pihak menyebut nama Jakarta International Stadium (JIS) melanggar undang-undang karena tidak menggunakan bahasa Indonesia. Apakah kritik ini terjadi karena yang merampungkan pembangunannya adalah...

Jakarta-Shanghai, Apple to Apple?

“In the long run, your human capital is your main base of competition. Your leading indicator of where you're going to be 20 years...

Cak Imin Bisa “Tenggelam”?

Politikus PKB Umar Hasibuan sebut soal kemungkinan ancaman pembajakan terhadap PKB. Bila terjadi, mungkinkah Cak Imin bisa makin tenggelam?

Partai Mana yang Diinginkan Gatot?

Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menolak ajakan Din Syamsuddin untuk bergabung dalam Partai Pelita. Mungkinkah yang diinginkan Gatot adalah partai besar? PinterPolitik.com Kalau membahas eks Panglima...

Mampukah Gus Yahya “Jatuhkan” Cak Imin?

Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi hubungan yang tidak mesra antara PKB dengan PBNU. Jika ketegangan terus...

More Stories

Thomas Lembong, ‘Tangan Kanan’ Anies?

Sosok mantan Menteri Perdagangan Thomas Lembong tampak selalu dampingi Anies Baswedan di Eropa. Apa Thomas kini 'tangan kanan' Anies?

Di Balik TikTok Zulhas-RK

Selain bertemu dengan Ketum PAN Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil juga membuat video TikTok dan Reels.

“Permainan Bahasa” Anies Ganggu PDIP?

PDIP dan PSI persoalkan penamaan Jakarta International Stadium (JIS) yang gunakan Bahasa Inggris. Apakah ini permainan bahasa Anies vs PDIP?