HomeCelotehSatgas 115 Susi ala Avengers

Satgas 115 Susi ala Avengers

“This sh*t a twist in the movie, but don’t jump to conclusions” – Drake, penyanyi rap asal Kanada


PinterPolitik.com

Siapa yang tidak tahu mengenai perdebatan yang terjadi seputar kebijakan-kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)? Pasalnya nih, dalam beberapa bulan terakhir, perbedaan pandangan antara mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Menteri KKP Edhy Prabowo ramai menjadi perhatian publik.

Mulai dari kebijakan pelarangan cantrang, pembatasan ekspor benih lobster, hingga kebijakan untuk menenggelamkan kapal-kapal asing yang ketahuan mencuri ikan di perarian Indonesia, semua menimbulkan perselisihan tersendiri di media massa dan media sosial. Mungkin, perubahan memang selalu tidak mudah bagi siapapun.

Eits, tapi, tahu nggak sih siapa yang selama ini bekerja di balik pertunjukkan penenggelaman kapal-kapal asing ala Bu Susi? Ya, jawabannya adalah Satuan Tugas (Satgas) 115. Satgas ini dibentuk berdasarkan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No. 155 Tahun 2015 guna mengkoordinasi institusi-institusi keamanan laut dalam menindak penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur (IUU Fishing).

Ya, dari sekian peninggalan kebijakan Bu Susi di KKP, Satgas 115 merupakan salah satunya. Namun, satgas ini dikabarkan akan berhenti dari masa tugasnya per tanggal 31 Desember 2019. Nasibnya pun menjadi tidak jelas hingga beberapa minggu di bulan Januari.

Tapi, meski nggak seramai isu perubahan kebijakan KKP lainnya, Satgas 115 ini akhirnya diputuskan untuk tetap dipertahankan tuh. Kabar ini muncul setelah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko bertemu.

Yay, congrats lah ya untuk Satgas 115. Ini bisa jadi kabar bahagia – khususnya untuk penanganan penangkapan ikan secara ilegal – setelah dikabarkan akan bubar di bawah Menteri Edhy.

- Advertisement -

Eh, tapi, tunggu dulu. Kabarnya, Pak Mahfud dan Pak Moeldoko menyepakati bahwa Satgas 115 memerlukan standard operating procedure (SOP) agar mekanisme kerja dan kedudukannya dapar menjadi lebih jelas. Dengan SOP tersebut, Perpres 115 akan diperjelas agar koordinasi dan fungsi antarunit dapat berjalan dengan baik.

Hmm, jadi mirip Avengers aja. Bagi penggemar Marvel Cinematic Universe (MCU), perjanjian internasional yang dijuluki sebagai Sokovia Accords pasti bukan lagi menjadi hal yang asing.

Perjanjian itu disepakati guna mengatur aktivitas-aktivitas Avengers dan S.H.I.E.L.D. karena sebelumnya dianggap bertindak di luar batasan yang diyakini oleh komunitas internasional. Tapi, perjanjian itu menciptakan perselisihan di antara para pahlawan super dalam film Captain America: Civil War (2016).

Ya, semoga saja SOP Satgas 115 yang baru nanti tidak menimbulkan perselisihan serupa – mengingat menteri yang lawas dan yang baru kerap dipertemukan dengan perdebatan. Mari kita nantikan saja aksi Satgas 115 di masa mendatang. (A43)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

Baca juga :  Hadi dan Seragam "Militer" ATR/BPN
spot_img

#Trending Article

Ma’ruf Amin Apes di Pilkada 2020

"Kami menyatakan permohonan maaf kepada masyarakat Tangsel karena belum dapat memenangkan harapan perubahan. Hasil penghitungan suara kami tidak banyak dibandingkan paslon lain". - Siti...

Ahok Disenggol Kasus Brigadir J?

“Pertanyaan saya, kapan mereka pacaran, sehingga ketika Ahok di balik jeruji dan di balik tembok mengikat perjanjian kawin dengan ajudan ibu,” – Kamarudin Simanjuntak, Pengacara...

Anies Taklukkan Indonesia Timur?

“Alhamdulillah, tujuh kabupaten (di Maluku) yang sudah terbentuk kepengurusan siap mendeklarasi Anies Presiden” – Sulaiman Wasahua, Ketua Relawan Sobat Anies Maluku PinterPolitik.com Manuver politik Gubernur DKI Jakarta...

Drama Maming Resahkan PDIP-PBNU?

“Kalau saya, koruptor jangan dicekal ke luar negeri tapi dicekik. Harusnya dicekal untuk balik ke Indonesia, biar korupsi di luar negeri,” Cak Lontong, Komedian Indonesia PinterPolitik.com Masyarakat...

Baim Wong Saingan Kang Emil?

“Kang Emil kan juga numpang populer, sama saja dengan Baim Wong yang melihat peluang dari Citayam Fashion Week,” – Jazilul Fawaid, Waketum PKB PinterPolitik.com Seolah tidak ada habisnya,...

Anies-AHY Kawin Paksa?

“Tentu proses membangun chemistry antara satu dan yang lain penting, bukan kawin paksa,” - Willy Aditya, Ketua DPP Partai NasDem PinterPolitik.com Siapa yang tidak kenal dengan Siti...

Rahasia Pelukan Ferdy Sambo

“Ya itu kan pertemanan, urusan berdua pertemanan. Bukan sesuatu yang salah. Tapi karena diekspos, menjadi masalah”. - Benny Mamoto, Ketua Harian Kompolnas PinterPolitik.com Siapa sangka jika pelukan...

Misteri Teror Kominfo

“Teror bagaimana? Saya baru tahu teror, Kominfo diteror kali,” – Johnny G. Plate, Menkominfo PinterPolitik.com #BlokirKominfo menjadi trending di Twitter, banyak warganet yang melontarkan kritik terhadap kontroversi kebijakan Penyelenggara Sistem...

More Stories

Pelosi ke Taiwan Hanya Setting-an?

Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan buat heboh kawasan Indo-Pasifik, khususnya Tiongkok. Mungkinkah ini hanya setting-an?

Jokowi Loves Anies?

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ucapkan terima kasih ke Jokowi soal JIS. Mungkinkah ternyata Jokowi loves Anies dalam politik?

Timor Leste, Warisan Politik Jokowi?

Pemerintahan Jokowi memberikan dukungan agar Timor Leste jadi anggota ASEAN. Apakah Timor Leste jadi warisan politik Jokowi?