HomeFokus BUMNDirut Baru Bakal Evaluasi Anak Perusahaan Garuda

Dirut Baru Bakal Evaluasi Anak Perusahaan Garuda

Kecil Besar

Direktur Utama (Dirut) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang baru, Irfan Setiaputra melakukan gebrakan, untuk menata kembali kondisi perusahaan yang dipimpinnya. Selain pembenahan manajemen Garuda, dia juga akan melakukan evaluasi terhadap anak usaha perusahaan penerbangan milik BUMN tersebut.


PinterPolitik.com

Menurut Irfan, dirinya akan mengevaluasi anak usaha Garuda yang tidak produktif. Langkah  ini menindaklanjuti soal kebijakan Kementerian BUMN mengenai penataan anak usaha perusahaan BUMN.

“Internal kami akan review dan beberapa hal management sebelumnya di bawah Pak Fuad (Direktur Keuangan dan Managemen Risiko) sudah melakukan beberapa rekomendasi untuk segera dieksekusi,” kata Irfan.

Pria yang akrab disapa ‘Aya’ ini memastikan nantinya beberapa anak usaha Garuda Indonesia akan dimasukkan kembali ke induknya. Tentunya mereka akan menjadi bagian dari induk perusahaan tersebut (Garuda).

Irfan menegaskan, langkah  tersebut dilakukan untuk mengurangi exposure dari jumlah cucu perusahaan Garuda Indonesia. “Tapi ini sebuah inisiatif general dari Pak Erick (Menteri BUMN). Setiap BUMN diharapkan melakukan konsolidasi dari anak dan cucu perusahaan,” ungkapnya.

Irfan menambahkan, Garuda Indonesia memiliki komitmen  mendukung kebijakan yang dibuat Kementerian BUMN. Terlebih sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir sudah menerbitkan Keputusan Menteri mengenai penataan anak perusahaan atau perusahaan patungan di lingkungan BUMN.  (R58)

Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_img

#Trending Article

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia? 

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Dengarkan artikel berikut. Audio ini dibuat dengan teknologi AI. Sugianto Kusuma mungkin bukan nama yang Anda ingat saat membeli iPhone. Tapi dialah yang berdiri di balik...

Jebakan Rindu Soeharto?

Demokrasi sudah 28 tahun berjalan, tapi foto Soeharto di sawah itu masih terus beredar di WhatsApp. Ekonom senior Ferry Latuhihin menyatakan menyesal ikut menjatuhkan Soeharto — dan Mahfud MD tidak mau meralat pernyataannya bahwa korupsi era reformasi "lebih gila" dari Orde Baru. Ada pertanyaan filosofis yang lebih dalam di balik semua ini: bukan siapa yang lebih baik, tapi mengapa negara yang lebih bebas justru terasa lebih tidak hadir?

Runtuhnya Empire Sawit Singapura?

Kebijakan DSI mengguncang arsitektur lama perdagangan sawit Asia Tenggara. Saat saham konglomerat sawit berbasis Singapura melemah, Indonesia mulai merebut kembali nilai yang selama puluhan tahun mengalir ke luar negeri. Apakah ini awal runtuhnya empire sawit Singapura dan lahirnya era baru geoekonomi Indonesia?

Pertamax dan Kelas yang Terlupakan

Negara menyebut mereka tulang punggung ekonomi, semakin lama mereka semakin hilang. Mereka tidak memiliki jaminan seperti kelas bawah dan mereka tidak punya akses sebesar kelas atas. Tetapi, mereka dipilih untuk menanggung semuannya.

“Sell Indonesia” dan Spirit 1928

Narasi "Sell Indonesia" menyapu pasar global, tapi di dalam negeri justru lahir persatuan. Apa yang sebenarnya sedang bangkit? 

Adu Nasib Rusdi-Sandi

Dua pengusaha besar, dua jalan politik berbeda. Rusdi Kirana berakar kuat di PKB hingga menjadi elite nasional, sementara Sandiaga Uno gagal mengangkat PPP dari keterpurukan. Mengapa modal, popularitas, dan jaringan tak cukup menyelamatkan partai yang rapuh?

More Stories

Erick Thohir Pastikan 4,7 Juta Masker Telah Didistribusikan

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan 4,7 juta masker yang diproduksi oleh perusahaan pelat merah, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) telah...

BUMN akan Bangun RS Darurat Corona di Daerah

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerintahkan jajarannya untuk membangun Rumah Sakit Darurat Corona di sejumlah daerah di Indonesia. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan...

BUMN Back Up Sepenuhnya RS Darurat Covid-19

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN),  Erick Thohir  menjamin RS Darurat Penangan Covid-19 siap beroperasi  pada Senin (23/3). BUMN sepenuhnya siap back up kebutuhan...