HomeCelotehSandiaga vs Everybody: Mulai Diserang?

Sandiaga vs Everybody: Mulai Diserang?

Kecil Besar

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mulai dikritik akhir-akhir ini. Apakah kini Sandiaga vs Everybody?


PinterPolitik.com

Bulan Desember 2020 lalu menjadi bulan yang istimewa bagi sebagian orang. Gimana nggak? Bulan itu menjadi ujung akhir atas tahun 2020 yang bisa dibilang berat.

Meski begitu, bulan Desember 2020 juga menjadi awal bagi sejumlah pihak. Sandiaga Uno dan Tri Rismaharini (Risma), misalnya, akhirnya masing-masing ditunjuk sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan Menteri Sosial (Mensos).

Setelah ditunjuk, bisa dibilang keduanya langsung aktif bekerja. Mantan Wali Kota Surabaya Risma, misalnya, langsung ramai diperbincangkan di ruang publik setelah beberapa kali melakukan blusukan di DKI Jakarta dan sejumlah daerah lainnya.

Di sisi lain, Bang Sandi langsung melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah, mulai dari Provinsi Bali hingga Provinsi Sumatera Utara. Ya, gimana lagi? Bang Sandi harus meninjau situasi pariwisata sebelum akhirnya mampu mewujudkan tugas yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), yakni guna menghidupkan kembali pariwisata Indonesia yang sempat lesu akibat pandemi Covid-19.

Sejumlah konsep pun juga disiapkan lho oleh Bang Sandi, mulai dari ekowisata, workcation, hingga toilet wisata kelas dunia. Sampai-sampai nih, sekarang Bang Sandi udah mulai berkantor di Bali lhoHmm, bisa dibilang, Menparekraf baru satu ini gerak cepat (gercep) ya.

Tapi nih, di balik berbagai aktivitasnya yang terus diunggah di media sosial (medsos), ada beberapa pihak malah mengkritik lho. Politikus PDIP Putra Nababan, misalnya, beberapa waktu lalu mempermasalahkan unggahan dari Bang Sandi.

Dalam unggahan medsos tersebut, Bang Sandi tampak pergi berolahraga di area Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, sambil meninjau situasi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di sana. Namun, ada satu pernyataan yang dipersoalkan oleh Putra, yakni pernyataan dari Bang Sandi yang bilang kalau dirinya sudah mengahak sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk berolahraga bersama.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Sontak aja, Mas Putra ini merasa “tersinggung” karena pernyataan itu dianggap dapat memberikan framing bernada negatif bagi anggota-anggota DPR. Menanggapi hal ini, Bang Sandi akhirnya menghapus konten yang diunggahnya tersebut.

Baca Juga: Sandiaga dan Balada Bule Bali

DPR Serang Sandi Sandiaga

Nggak hanya Putra Nababan, Bang Sandi baru-baru ini juga kena kritik oleh seorang pengamat politik yang notabene teman sekubunya kala Pilpres 2019 silam, yakni Rocky Gerung. Bung Rocky ini kemarin menyoroti upaya promosi oleh Bang Sandi soal Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU).

Nah, GNWU ini merupakan gerakan pengelolaan keuangan syariah yang dijalankan oleh Badan Wakaf Indonesia (BWI). Uniknya, ada sejumlah pihak yang menyebutkan bahwa uang wakaf dari masyarakat nanti salah satunya akan digunakan untuk pembiayaan proyek pemerintah.

Nggak pakai lama, sejumlah warganet akhirnya mengkritik upaya promosi GNWU ini oleh Bang Sandi. Kebanyakan sih merasa nggak percaya apabila uangnya dikelola oleh pemerintah.

Kritik ini juga dilontarkan oleh Bung Rocky. Kata pengamat politik kondang satu ini, Bang Sandi menjadi nggak kreatif perihal promosinya – padahal beliau adalah Menparekraf yang membawahi ekonomi kreatif. Hmm.

Mungkin nih, berbagai kritik ini menandakan bahwa Bang Sandi ini mulai tidak disukai oleh banyak pihak nih. Pertama, dari PDIP yang notabene partai dominan di pemerintahan. Kedua, Bang Menparekraf juga dikritik oleh teman sekubunya dulu.

Wah wah, apakah ini pertanda bahwa akan terjadi Sandiaga Uno vs Everybody? Mungkin, laga ini jadi mirip-mirip dengan film yang diperankan oleh Jefri Nichol dan Wulan Guritno, yakni Jakarta vs EverybodyHehe.

Ya, barang kali, Bang Sandi ini perlu deh mencontoh sikap ala Bu Risma. Bang Menparekraf kan kemarin akhirnya menghapus konten yang dipersoalkan. Sementara, Bu Mensos malah pasang muka tebal aja meskipun blusukan­-nya banyak dikritik.

Baca juga :  Adu Nasib Rusdi-Sandi

Lagipula, wajar kok kalau Bang Sandi bisa unggah posting-an sampai empat kali sehari. Kan, beliau dari dulu udah menggunakan medsos secara aktif – sampai-sampai disebut sebagai Papa Online. Hehe. (A43)

Baca Juga: Ridwan Kamil-Sandiaga Uno Untuk 2024?

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?