HomeCelotehSandi vs Erick Rebutan Dukungan Jokowi?

Sandi vs Erick Rebutan Dukungan Jokowi?

Kecil Besar

“Yang saya hafal hanya satu, Bapak Sandiaga Uno. Hati-hati 2024” – Jokowi, saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat HIPMI pada Januari 2020 


PinterPolitik.com

Sandiaga Uno memang masih menjadi salah satu tokoh politik di tingkat nasional yang diperhitungkan. Selain karena sempat menjadi calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 lalu, Sandi juga terkenal karena model pendekatan politiknya yang kini makin menjangkau ke generasi melek internet.

Sebut saja lewat kanal YouTube yang ia miliki, lewat berbagai webinar yang ia lakukan, pun lewat konten-konten yang ia bagikan melalui akun-akun medsosnya. Singkatnya, Sandiaga Uno yang sekarang adalah seorang politisi yang well prepared alias penuh persiapan.

Untuk apa? Well, tidak ada yang tahu pasti. Yang jelas, peluang untuk maju di Pilpres 2024 terbuka sangat lebar bagi mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini.

Nah, menariknya, Sandi kini mendapatkan posisi baru jelang Pilkada 2020. Yoi, doi ditunjuk menjadi dewan pembina di tim pemenangan Bobby Nasution di Pilkada Medan. Iyess, Bobby Nasution menantunya Presiden Jokowi itu loh.

Memang nggak ada yang aneh sih dari konteks dukungan politik ini, soalnya Partai Gerindra tempat Sandi menjadi bagian darinya, adalah salah satu partai pendukung Bobby. Namun, perdebatannya akan menjadi menarik jika konteks ini ditarik ke posisi yang lebih tinggi, yakni terkait hubungan politik dengan Jokowi sendiri.

Ini berkaitan dengan sosok mana yang akan didukung oleh Pak Jokowi pada Pilpres 2024 mendatang. Pasalnya, beberapa pihak mulai menebak-nebak tokoh mana yang akan dipercaya oleh sang presiden untuk melanjutkan program-program pembangunannya.

Dan menurut ulasan yang dibuat di media asal Singapura, The Straits Times, Jokowi disebut-sebut akan menjatuhkan pilihan pada sosok Erick Thohir yang kini menjabat sebagai Menteri BUMN. Alasannya adalah Erick untuk beberapa waktu telah menjadi orang kepercayaan Jokowi sejak penyelenggaraan Asian Games 2018 lalu dan merupakan seorang pengusaha – sama seperti Jokowi.

Baca juga :  Strategi “Gajah” Kaesang masuk Pesantren ?

Namun, jika fakta hitungan politik dan latar belakang pengusaha dijadikan acuan, maka sosok seperti Sandiaga Uno sangat mungkin juga akan menjadi opsi yang bisa dipertimbangkan oleh Jokowi. Sandi juga lebih unggul dari Erick karena citranya sudah kuat sejak Pilpres 2019, pun karena posisinya di Partai Gerindra.

Artinya, Sandi bisa dibilang lebih kuat dari Erick. Dan kalau Pak Jokowi menghitung konteks latar belakang itu sebagai alasan utama, maka pertimbangan mendukung Sandi akan jadi hal yang menarik.

Hmm, bakal ada “perang saudara” lagi nih antara Pak Erick dan Sandi setelah berbeda kubu di Pilpres 2019. Siapa nih yang kira-kira bakal menang kali ini? (S13)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

“Kita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-sama” – Ahmad Ali,...

Melirik Romantisme TGB-Somad

Netizen mendukung Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGB Dr. Zainul Majdi dan Ustadz Abdul Somad untuk maju sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2019. PinterPolitik.com Gubernur Nusa...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Giring Ingin Balik Nyanyi Lagi?

Video Ketum PSI Giring Ganesha nyanyikan lagu Nidji tersebar di media sosial. Apakah Giring ingin balik nyanyi lagi dan lupakan politik?

Ada Apa Dengan Fredrich?

Setelah ditangkap KPK atas tuduhan menghalangan penyidikan, Fredrich Yunadi ternyata belum kapok. Ia berkoar sana sini, bahkan sampai mengajak boikot KPK segala. Ada apa...

More Stories

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...

Jebakan Rindu Soeharto?

Demokrasi sudah 28 tahun berjalan, tapi foto Soeharto di sawah itu masih terus beredar di WhatsApp. Ekonom senior Ferry Latuhihin menyatakan menyesal ikut menjatuhkan Soeharto — dan Mahfud MD tidak mau meralat pernyataannya bahwa korupsi era reformasi "lebih gila" dari Orde Baru. Ada pertanyaan filosofis yang lebih dalam di balik semua ini: bukan siapa yang lebih baik, tapi mengapa negara yang lebih bebas justru terasa lebih tidak hadir?

Iron Cage Menteri PU

Menteri PU Dody Hanggodo mengungkap pengalaman mengejutkan: ia "dipelonco" birokrasinya sendiri. Draft keputusan disodorkan sore hari saat ia kelelahan, pejabat "untouchable" mengabaikan instruksi, bahkan ASN muda pun berani menghina program prioritas presiden. Di kementerian dengan anggaran Rp118,5 triliun, “rayap” tidak takut pada menterinya.