HomeCelotehSaatnya BRIN Dibubarkan?

Saatnya BRIN Dibubarkan?

Kecil Besar

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali jadi bahan gunjingan publik setelah salah satu penelitinya melontarkan pernyataan bernada ancaman kekerasan pada warga Muhammadiyah. Apakah ini saatnya pemerintah mengevaluasi superagency penelitian Indonesia tersebut secara keseluruhan?


PinterPolitik.com

Tahun 2022 mungkin adalah salah satu tahun yang paling menyenangkan bagi para penggemar DC Comics. Gimana enggak, pahlawan vigilante Batman yang sesuai dengan karakternya di komik-komik akhirnya bisa diwujudkan dalam bentuk film, The Batman, yang diperankan aktor Robert Pattinson.

Yess, banyak penggemar komik DC yang bilang kalau film garapan sutradara Matt Reeves tersebut adalah salah satu film DC yang paling sukses, selain karena vibes-nya mirip banget sama vibes Batman di dalam komik, The Batman juga punya plot yang menarik untuk diikuti sepanjang film, meskipun durasinya bisa dibilang cukup panjang, yakni tiga jam.

Salah satu poin cerita yang menarik adalah pengungkapan sejarah karier politik sang ayah, yaitu Thomas Wayne, yang menjadi wali kota Kota Gotham sebelum dibunuh. 

Kala itu, Thomas membuat sebuah program revolusioner bernama Gotham Renewal Project yang tujuannya adalah menyejahterakan rakyat miskin dan yatim piatu Gotham dengan memotong birokrasi. Gak cuman itu, proyek ini juga mencakup pengembangan program yang bisa membuat lingkungan hidup Gotham lebih baik.

Tapi, sayang, pas Thomas meninggal Gotham Renewal Project digerogoti oleh para koruptor dan politisi, karena dana besar yang masuk ke dalam proyek tersebut tidak sanggup diawasi oleh pemerintah kota.

brin kena masalah terus

Nah, ngomong-ngomong soal program pemerintah yang efektivitasnya dipertanyakan, kayaknya kita juga bisa bercermin pada polemik yang belakangan muncul seputar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Sesuai berita barunya, BRIN jadi gonjang-gunjing publik karena salah satu penelitinya yang bernama Andi Pangerang melontarkan cuitan yang bernada ancaman pembunuhan pada warga Muhammadiyah Indonesia. Ancaman tersebut awalnya muncul karena perdebatan perbedaan tanggal lebaran atau Idul Fitri yang ditetapkan pemerintah dan Muhammadiyah.

Baca juga :  Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Yang menariknya, polemik ini pada akhirnya hanya menjadi catatan tambahan dalam tumpukan masalah yang melanda BRIN dalam waktu dekat. 

Yap, kalau kita lihat ke belakang, memang ada banyak masalah yang muncul akibat โ€œulahโ€ BRIN. Mulai dari perbedaan prediksi badai ekstrem pada akhir tahun 2022 antara BRIN dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), perdebatan nasib mantan karyawan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBM Eijkman) yang dilebur dengan BRIN, sampai polemik mundur massal enumerator BRIN.

Karena hal-hal ini, wajar aja kalau mulai ada beberapa pihak yang mempertanyakan keberadaan BRIN. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jakarta contohnya, bahkan, mendorong lembaga penelitian tersebut untuk dibubarkan karena kerap buat komentar kontroversial.

Meskipun kita tidak bisa secara pasti menyebut politik sebagai penyebab hiruk-pikuk yang terjadi di BRIN, sepertinya sudah jadi pengetahuan umum ya kalau lembaga yang satu ini semakin sering dikritik setelah menjadikan beberapa tokoh politik dan bisnis sebagai petingginya. Contohnya tentu adalah Ibu Megawati Soekarnoputri yang jadi ketua Dewan Pengarah.

Well, kalau kata Howard J. Silver dalam tulisannya Science and Politics: The Uneasy Relationship, sesuai sejarahnya, politik emang sulit akur dengan kepentingan kemajuan sains. Kalau emang ada riset yang berjalan lancar secara politik, maka riset tersebut harus memiliki dampak yang menguntungkan secara langsung, seperti pengembangan bom atom pertama kala Perang Dunia II dulu.

Lantas, gimana kalau kepentingan riset dan politik sulit dibaurkan? Yaa, yang pasti manajemen dan disiplin lembaga itu akan ikut tidak beraturan.

Yang jelas, kayaknya bisa kita lihat juga kalau kayaknya BRIN ini berpotensi bernasib sama seperti Gotham Renewal Project di film The Batman. Sebuah terobosan yang tadinya diniatkan bisa mecahin masalah, sekarang malah jadi sumber masalah baru. 

Baca juga :  Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Di satu sisi, jangan-jangan yang dibutuhin BRIN sekarang juga adalah sosok vigilante seperti Batman untuk memberantas sisi-sisi negatif yang sekarang mungkin menggerogoti BRIN dari dalam. Well, itu atau keberadaan BRIN emang harus dievaluasi ulang lagi nih sama Pak Presiden Joko Widodo (Jokowi). (D74)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

โ€œKita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-samaโ€ โ€“ Ahmad Ali,...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Humor โ€˜Recehโ€™ Jokowi

โ€œSelera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.โ€ PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono โ€˜Si Pengguncangโ€™ Dunia

โ€œBeri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.โ€ ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

โ€œKamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kitaโ€. โ€“ Odysseus, dalam film โ€œTroyโ€ PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

More Stories

Danantara OTW Beli Chelsea?

SWF dunia kini berbondong-bondong masuk industri olahraga. Akankah Indonesia ikut bermain?

Kerajaan Abadi Raja Ponsel Indonesia

Dengarkan artikel berikut. Audio ini dibuat dengan teknologi AI. Sugianto Kusuma mungkin bukan nama yang Anda ingat saat membeli iPhone. Tapi dialah yang berdiri di balik...

Jersey Oranje Pengubur Luka Sejarah?

Dengarkan artikel berikut. Audio ini dibuat dengan teknologi AI. Ketika luka 350 tahun penjajahan berubah jadi dukungan totalitas untuk timnas Oranje โ€” apa yang sebetulnya sedang...