HomeCelotehRUU HIP, PKS 'Jadi' Kancil?

RUU HIP, PKS ‘Jadi’ Kancil?

Kecil Besar

“Political necessities sometimes turn out to be political mistakes” – George Bernard Shaw, Peraih nobel sastra Irlandia dan Inggris.


PinterPolitik.com

Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) memang selalu menjadi daya tarik akhir-akhir ini. Tentang siapa yang benar-benar membuktikan daya tarik itu, kalian bisa tanyakan sendiri kepada PDIP yang paling merasakan gimana jadi daya tarik kemarahan publik. Juga, di sisi lain, tanyalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menuai daya tarik simpati publik.

Keduanya memang santer dibicarakan, dengan posisi berdiri yang saling berseberangan. PKS lewat politisinya bilang nih kalau RUU HIP banyak kejanggalannya. PDIP yang merasa kalau RUU HIP sebenarnya hasil rapat semua fraksi partai politik sejak rapat dengan Panitia Kerja (Panja) pun menyayangkan sikap PKS itu karena, barangkali, PDIP merasa dijebak.

Nah, saat semua mata amarah menuju PDIP, tiba-tiba muncul nih sebuah video yang menampilkan Anggota DPR RI F-PKS Bukhori Yusuf yang penggalannya berisi kalimat begini, “Pada dasarnya Fraksi PKS tidak keberatan (RUU HIP), tapi untuk kemudian disempurnakan terlebih dahulu, sehingga nanti setelah sempurna kita masukkan ke paripurna.”

Sontak saja mimin kaget, cuy. Secara, saat di depan publik yang gencar menolak. Pak Bukhori kala itu justru tegas berkata kalau “Sikap publik ini sejalan dengan sikap kami di awal yang telah menolak RUU HIP”

Nah lho, gimana nih PKS? Sebenarnya menolak dari awal atau dari sejak sakit hati sebab nggak diakomodir tuntutannya sih? Mimin nggak bisa hitam-putih mengira-ngira.

Kalau boleh diterjemahkan dalam bentuk fabel, PKS hampir-hampir seperti fabel kancil yang punya banyak strategi mengibuli rivalnya. Secara, PKS di pusat ini kan terkenal berseberangan dengan Jokowi dan partai pemenangnya, yakni PDIP.

Makanya, sudah sejak awal mimin heran kok bisa-bisanya PDIP percaya sama PKS dalam membahas isu yang sensitif dan kemungkinan menimbulkan polemik antar keduanya. Lagian nih, soal Pancasila, kalau tidak salah, antar keduanya kan sudah berbeda dalam cara pandang masing-masing.

Soalnya, dalam buku berjudul  Ideologi Politik PKS: Dari Masjid Kampus ke Gedung Parlemen juga menjelaskan hal yang tidak jauh berbeda. Bahwa gerakan politik PKS salah satu acuhan utamanya ya menuru ikhwanunl muslimin (IM) yang mengadopsi pemikiran Sayid Qutb dan Hasan Al-Bana. Siapa mereka berdua? Mungkin pembaca bisa cek sendiri. Hehe.

Ini kalau nggak sebab kecerdikan PKS ya mungkin PDIP lagi khilaf dalam menganalisis permainan politik sih, cuy. Kalau benar yang kedua, maka sudah seharusnya nih PDIP mendengarkan nasihat Sinta Yudisia dalam novelnya The Road of Empire, bahwa “keramahan seorang tuan rumah yang jujur, lebih menyenangkan dibanding perwira-perwira tinggi bermuka dua.”

Hmm, PKS kok canggih banget ya merebut hati publik? Kecurigaan mimin sih mengarah pada asumsi kalau PKS nihspeak up menolak RUU HIP sebab mempertimbangkan publik yang mayoritas menolak. Jadi, semacam dapat durian runtuh gitu lho, cuy. Sekaligus aji mumpung kan.

Tapi nih, PKS akhirnya klarifikasi juga lho. Katanya sih, Fraksi PKS kala itu nggak diberi kesempatan untuk menyampaikan penolakannya. Hmm, kayak para influencer yang salah ngomong aja sampai harus klarifikasi.

Ya, terlepas dari benar atau tidaknya manuver PKS ala kancil ini, mimin sih cuma mau bilang, sehebat-hebatnya kancil, akan kalah dengan siput – kalau kata dongeng sih. Jadi, mari kita saksikan saja tontonan politik yang semakin seru ini. Hehehe. (F46)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ahok Jadi Ketua KPK?

Jokowi telah resmi menunjuk pansel pimpinan KPK 2019-2023. Prediksi tentang siapa ketua KPK yang dihasilkan seleksi ini pun sudah mulai bisa digulirkan. Pinterpolitik.com Teka-teki tentang siapa...

Kini, Giliran Politik Milenial?

Sosok-sosok yang berasal dari generasi milenial kini mulai bermunculan guna mengisi perannya di berbagai bidang, termasuk pemerintahan dan politik. Apakah kehadiran milenial menjadi tanda...

Hantu Sawit di Papua?

Di balik berbagai kerusuhan yang terjadi akibat diskriminasi rasial terhadap kelompok Papua, terdapat persoalan kelapa sawit yang dinilai dapat mengancam lingkungan dan komunitas adat...

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Merekat Persatuan dalam Kebinekaan

Berbagai gesekan di masyarakat bisa saja menghantui Indonesia ke depannya. Namun, nilai kebinekaan yang menjadi semboyan bangsa seharusnya dapat menjadi modal sosial bagi masyarakat...

More Stories

Megawati Sukses “Kontrol” Jokowi?

“Extraordinary claims require extraordinary evidence” – Carl Edward Sagan, astronom asal Amerika Serikat (AS) PinterPolitik.com Gengs, mimin mau berlagak bijak sebentar boleh, ya? Hehe. Kali ini, mimin mau berbagi pencerahan tentang...

Arief Poyuono ‘Tantang’ Erick Thohir?

“Orang hebat tidak dihasilkan dari kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan. Mereka dibentuk melalui kesulitan, tantangan, dan air mata” – Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN PinterPolitik.com Gengs, kalian...

Sri Mulyani ‘Tiru’ Soekarno?

“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” – Soekarno, Proklamator Indonesia PinterPolitik.com Tahukah kalian, apa yang menyebabkan Indonesia selalu...