HomeCelotehRusia Pergi, G20 Jadi G19?

Rusia Pergi, G20 Jadi G19?

Kecil Besar

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November di Bali, Indonesia, akan mempertemukan banyak negara dalam satu tempat. Rumornya, negara-negara Barat seperti Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa ingin mendepak Rusia dari G20.


PinterPolitik.com

โ€œWhat the hell am I doin’ here? I don’t belong hereโ€ โ€“ Radiohead, โ€œCreepโ€ (1992)

Siapa sih yang nggak ingat dengan masa-masa sekolah? Hampir semua pasti memiliki memori-memori akan masa lampau yang biasa disebut masa-masa paling indah sepanjang hidup tersebut.

Ya, mungkin, momen-momen itu bisa menjadi masa-masa paling indah karena kita menikmati banyak kebahagiaan bersama teman-teman sekolah kita. Mulai dari belajar bersama sampai kenakalan-kenakalan ringan yang dilakukan bareng-bareng, semua terekam menjadi semacam video yang suatu hari nanti akan berakhir.

Namun, tanpa kita sadari, tidak semua orang sebenarnya merekam momen-momen di sekolah sebagai masa-masa paling indah. Ada juga orang-orang yang akhirnya merasa masa-masa itu adalah masa-masa paling buruk.

Mereka adalah anak-anak yang tidak pernah merasa nyaman di lingkungan sekolah. Tanpa kita sadari, lelucon dan ucapan yang menghina membuat mereka semakin terpinggirkan dari anak-anak yang selalu merasa masa-masa sekolah adalah masa paling indah.

Coba bayangkan. Hampir di setiap kelas ketika kita bersekolah dulu, ada satu atau dua anak yang sering jadi bahan lelucon. Lucu sih, tapi pernahkah kita berpikir soal apa yang mereka rasakan?

Bullying โ€“ baik itu secara verbal atau non-verbal โ€“ hingga kini masih menjadi salah satu momok bagi dunia pendidikan Indonesia. Kesadaran siswa, guru, dan orang tua terkait persoalan ini pun masih timpang.

Tugas Sambut-sambut Tamu G20

Terlepas dari persoalan bullying yang masih marak di pendidikan kita, perasaan terpinggirkan seperti ini mungkin juga dirasakan oleh sejumlah negara yang kini tengah bertemu di Bali, Indonesia, untuk Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang dihelat pada 15-16 November 2022.

Baca juga :  Mendayung di Antara Dua Kecerdasan

Perasaan ini mungkin paling dirasakan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov. Gimana nggak? Dalam Pertemuan Menlu G20 pada Juni lalu, misalnya, Lavrov dikritik habis-habisan oleh negara-negara anggota G20 yang merupakan negara-negara Barat.

Lah, sekarang, bukan nggak mungkin sorotan serupa juga terjadi. Pasalnya, Pak Lavrov kembali pergi dari sejumlah pertemuan KTT G20 lho.

Mungkin, Rusia ini seperti anak yang mengalami bullying juga ya di antara teman-teman G20. Lagipula, seperti yang dijelaskan oleh perspektif konstruktivisme dalam studi Hubungan Internasional, negara-negara memang bertindak sesuai peran terkonstruksi yang dimiliki masing-masing dalam masyarakat internasional.

Amerika Serikat (AS) dan negara-negara G7 mungkin berperan sebagai โ€œanak-anak populerโ€ yang senantiasa merasa sebagai โ€œgengโ€ paling kuat. Sementara, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) mungkin bisa dianalogikan sebagai โ€œanak pintarโ€ yang juga disukai oleh sejumlah temannya.

Nah, mungkin nih, Indonesia memiliki peran sebagai โ€œanak baikโ€ yang nggak pengen teman-temannya saling berantem โ€“ apalagi nih kalau berantem-nya di rumah si Indonesia sendiri. Hmm, bisa kacau nih rumah kita. Hehe.

Ya, terlepas dari analogi anak sekolahan ini, bisa-bisa G20 ini mengalami nasib yang sama seperti G8. Kan, Rusia dulu juga anggota G8 tetapi semua berubah ketika Rusia didepak dan akhirnya organisasi itu menjadi G7. Mungkin nggak ya G20 nanti bakal jadi G19? (A43) 


Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutna
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Papua Anak Emas Jokowi

"Kunjungan Presiden Jokowi ke Papua merupakan perhatian yang semata-mata ingin mengejar ketertinggalan daerah tersebut dengan pembangunan infrastruktur ekonomi dan sosial." ~ Menteri Dalam Negeri,...

PDIP, Lu Itu Gak Diajak?

PDIP langsung menanggapi pertemuan ketum lima parpol (Gerindra, PKB, PPP, PAN, dan Golkar) yang munculkan wacana koalisi di 2024.

Surya Paloh Siap Relakan Megawati?

Intrik antara partai yang dipimpin Surya Paloh (Nasdem) dan PDIP yang dipimpin Megawati semakin tajam. Siapkah Paloh relakan Megawati?

Mengapa Deklarasi Anies 10 November Batal?

โ€œKita saling menghargai semuanya sehingga harapan itu belum bisa terpenuhi besok karena partai itu kan punya mekanisme sendiri-sendiri yang harus dibicarakan bersama-samaโ€ โ€“ Ahmad Ali,...

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor โ€˜Recehโ€™ Jokowi

โ€œSelera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.โ€ PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono โ€˜Si Pengguncangโ€™ Dunia

โ€œBeri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.โ€ ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

More Stories

‘Teach You a Lesson’: Fantasi Indonesia?

Serial Korea soal negara yang mengirim inspektur ke sekolah jadi sorotan. Mungkinkah fantasi itu yang sebenarnya dibutuhkan guru Indonesia?

Najwa Shihab dan Kebangkitan Gossip-cracy

Najwa Shihab diam soal aksi 12 Juni, lalu dituding "antek". Benarkah publik sedang salah alamat dalam menagih pertanggungjawaban?

Jalan-jalan dengan Sepatu Roda ‘Girl Power’

Lagu "rollerblade" (2026) milik no na meledak jadi meme nasional. Kenapa justru girl group yang kini menguasai dunia?ย