HomeCelotehRidwan Kamil Mainan Filter Selfie

Ridwan Kamil Mainan Filter Selfie

Kecil Besar

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (RK) alias Kang Emil menggunakan sebuah filter swafoto ketika melaksanakan rapat soal penanganan pandemi Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. 


PinterPolitik.com

Siapa yang tidak keasyikan bila sudah membuka sebuah platform media sosial (medsos)? Tanpa disadari, biasanya kita akan menjadi keasyikan sampai lupa waktu sembari mengarungi jendela komunikasi yang ada di layar gawai-gawai kita.

Namun, ada satu hal lain yang membuat kita mudah “kecanduan” dengan medsos, yakni status dan pengakuan. Tidak jarang, kita ingin mengunggah aktivitas kita berupa foto atau video ke berbagai platform medsos ini.

Berbagai cara mengunggahnya pun semakin ke sini semakin variative. Salah satu fitur yang unik dari berbagai platform medsos ini adalah filter yang bisa diaplikasikan kala hendak mengunggah swafoto. 

Fitur ini pun menjadi populer di kalangan pengguna medsos di negeri Nusantara dalam alternate universe Bumi-45. Mulai dari filter muka hingga filter permainan – seperti “siapa nama kota kamu bila ikut Money Heist?”, fitur ini bisa dibilang sangat menarik untuk digunakan.

Riduan Kemil (RK) pun tidak ketinggalan untuk mengikuti tren ini. Sampai-sampai, ia lupa waktu kalau dirinya juga harus melakukan sejumlah pekerjaan. 

Baca Juga: Anies-Ridwan Kamil, Duel atau Duet?

Salah satunya adalah saat menjalani rapat virtual dengan salah satu rekan kerjanya, Lihit. RK pun keasyikan menggunakan sebuah filter yang berjudul “Siapa yang Cocok dengan Kamu?”. “Ah coba, ah. Barang kali bisa tahu ‘jodoh’ yang pas buat saya,” ucap RK.

Ketika mencoba filter itu, sebuah nama pun muncul. Tulisan itu mengatakan, “Puwan Maharini.” RK yang belum merasa yakin akhirnya mencoba lagi. “Ah, masa iya?” tanya RK pada dirinya sendiri.

Setelah mencoba lagi, sebuah nama baru muncul kembali. Kali ini, nama itu mengatakan, “Rangga Hartarto.” RK mengucapkan dalam batinnya, “Bukan hati tak merasa cocok, tetapi ini juga pilihan sulit.”

Di percobaan ketiga, nama lain pun muncul. Tulisan itu pun mengatakan, “Aniz Baswedan.” RK sebenarnya merasa cocok dengannya – apalagi sebelum-sebelumnya sempat bermain sepak bola bersama. Namun, tetap saja, hati tidak yakin.

Sembari termenung memikirkannya, tiba-tiba muncul suara dari komputernya, “Iya, bagaimana bila menurut Kang RK?” Ternyata, oh, ternyata, Pak Lihit menanyainya. RK yang bingung pun hanya bisa terdiam.

“Makanya, Kang RK harus bisa mengontrol diri ya. Harusnya, Kang RK bisa menentukan sendiri pilihan-pilihan yang akan dilakukan, terutama untuk saat ini dan masa depan,” ujar Lihit yang seakan-akan memberi nasihat kepada RK yang sedang bingung dengan pilihannya sendiri. (A43)

Baca Juga: Indonesia Butuh Ridwan Kamil di 2024?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Sambal Rocky Gerung Setelah Menghilang

“Sambala, sambala, bala sambalado. Terasa pedas, terasa panas.” – Ayu Ting Ting PinterPolitik.com Film pertama Rocky terlahir pada 1976. Sejak lahir doi langsung boyong tiga penghargaan...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?