HomeCelotehPuan Ingin Evaluasi Jokowi?

Puan Ingin Evaluasi Jokowi?

Kecil Besar

“Ada baiknya kita mawas diri, instrospeksi langkah penanggulangannya. Jangan sampai masyarakat lelah dan tidak mau lagi mematuhi protokol kesehatan”. – Puan Maharani, Ketua DPR RI


PinterPolitik.com

Makin tingginya angka kasus Covid-19 di Indonesia emang tengah jadi konsen banyak pihak. Bukannya gimana-gimana ya, tiap hari peningkatan kasus positif virus yang satu ini terus-terusan memecahkan rekor.

Bahkan dalam beberapa hari terakhir, kasusnya sempat menembus angka 8 ribu per hari. Wih, jika terus dibiarkan, lama-lama makin membludak jumlah pasien yang positif. Adapun jumlah seluruh kasus Covid-19 di Indonesia sendiri udah tembus angka 550 ribu.

Makanya, banyak pihak yang menilai bahwasanya ada yang salah dari proses penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini salah satunya diungkapkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Menurut doi, Presiden Jokowi perlu mengevaluasi total strategi penanganan Covid-19 yang sudah dilakukan selama ini.

Hmm, tapi benar juga sih apa yang dibilang sama Bu Puan. Soalnya, dengan angka yang seperti sekarang ini, terlihat bahwa pemerintah nggak serius atau salah strategi dalam penanganan pandemi Covid-19. Bahkan, beberapa media asing malah mencap Indonesia “tidak kompeten/capable” menangani virus yang satu ini.

Wih, sadis juga kalau kritikannya datang dari luar.

Soalnya, pemerintah terlihat lebih mementingkan persoalan ekonomi ketimbang penyelesaian masalah kesehatan. Sepertinya Presiden Jokowi udah punya hitung-hitungan sendiri bahwasanya dampak ekonomi pandemi kali ini akan lebih terasa ketimbang dampak kesehatannya.

Hmm, tapi mungkin Bu Puan bisa lebih spesifik nih, evaluasi total yang dimaksud itu sampai pada titik mana sih? Apakah sampai harus mengganti menteri tertentu di kabinet atau seperti apa? Uppps. Reshuffle is ready. Hehehe.

Baca juga :  The One-Man Band

Yang jelas, sudah saatnya introspeksi seperti yang dibilang Bu Puan itu harus dilakukan. Bukan hanya pemerintah, tapi juga semua pihak, termasuk DPR.

Misalnya, kalau tahu produk RUU tertentu akan melahirkan kontroversi, sudah selayaknya nggak dibahas dan disahkan ya. Kayak UU Cipta Kerja yang kontroversial, dan akhirnya bikin banyak orang berdemonstrasi. Ujung-ujungnya jadi klaster sebaran Covid-19. Nah kan, salah Bu Puan dan kawan-kawan di DPR juga dong kalau angka Covid-19 jadi tinggi. Uppps.

Hmm, semoga semua pihak makin sadar diri deh. Biar nggak selalu saling tuding. Tetap berdoa agar pandemi ini cepat berlalu. (S13)

► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Mengintip Ruang Kerja Nadiem

Rencana renovasi ruang kerja Mendikbudristek Nadiem dan sejumlah ruangan lain di Kemdikbudristek tuai polemik. Mengapa Nadiem butuh renovasi?

Ada Apa Anies dengan Politik Identitas?

Dalam wawancara ABC News Australia, Anies Baswedan ditanyai soal politik identitas. Apakah politik identitas memang tidak bisa dihindari?

Humor ‘Receh’ Jokowi

“Selera humor adalah bagian penting seni kepemimpinan. Humor penting untuk bergaul dengan berbagai kalangan dan memudahkan penyelesaian pekerjaan.” PinterPolitik.com Indonesia Bubar 2030 menjadi narasi yang diperbincangkan...

Boediono ‘Si Pengguncang’ Dunia

“Beri aku 1.000 orangtua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.” ~ Soekarno PinterPolitik.com Sungguh menggelegar apa yang digagas...

PSI, dari Achilles ke Batman

“Kamu punya pedang, saya punya trik. Kita akan bermain dengan mainan yang diberikan para dewa kepada kita”. – Odysseus, dalam film “Troy” PinterPolitik.com Gimana ya kalau...

Mencari Jejak Cak Imin

“Where'd you go? I miss you so. Seems like it's been forever that you've been gone” – Skylar Grey, penyanyi asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Sebagian besar...

Ma’ruf Amin yang Dirindukan

“I miss you, I miss you” – blink-182, grup band pop-punk asal Amerika Serikat PinterPolitik.com Tahun 2020 baru saja dimulai dengan memasuki awal bulan Januari. Namun,...

Prabowo vs Ma’ruf ‘Panaskan’ Tangsel

“Robek-robeklah badanku, potong-potonglah jasad ini, tetapi jiwaku dilindungi benteng merah putih” – Jenderal Soedirman, Jenderal Revolusi Indonesia PinterPolitik.com Adakah di sini yang nge-fans sama Cristiano Ronaldo...

More Stories

The One-Man Band

Lebih dari 19 jabatan selama era Jokowi — Luhut Pandjaitan kerap dikritik sebagai simbol konsentrasi kekuasaan yang tak sehat. Tapi kritik itu melewatkan satu pertanyaan kunci: bukan kenapa Luhut punya banyak jabatan, melainkan kenapa Jokowi terus memilihnya? Jawabannya bukan soal nepotisme — melainkan soal desain.

Komprador Gurita Batu Bara

Pemadaman listrik bergilir kembali menghantui sejumlah wilayah Indonesia. Di baliknya, PLN menghadapi defisit 20 juta ton batu bara yang belum dikontrak dari total kebutuhan 154 juta ton per tahun. Menteri Bahlil sempat membantah, namun tim koordinasi darurat sudah dibentuk — tanda masalah ini lebih serius dari yang diakui.

Prabowo dan Ancaman Stochastic Parrot

Dengarkan artikel ini: Sejak Pertamax resmi naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter pada 10 Juni 2026, gelombang demo mahasiswa meledak di Jakarta,...