HomeCelotehPrabowo Pilih Puan atau Ganjar?

Prabowo Pilih Puan atau Ganjar?

Kecil Besar

“We need to get you a running mate that softens you up” – James Sullivan, The Politician (2019-sekarang)


PinterPolitik.com

Bagi mereka yang doyan seri atau film yang bertemakan politik, sebuah seri yang berjudul The Politician (2019-sekarang) mungkin bukanlah hal yang asing lagi. Seri yang ber-genre drama dan komedi itu mengisahkan perjalanan karier politik Payton Hobart – sejak masih duduk di bangku sekolah hingga menjadi senat di sebuah negara bagian Amerika Serikat (AS).

Tentu saja, guna mengembangkan karier politiknya, Payton harus mengatur segala aspek dalam kehidupannya, seperti hubungan pertemanan hingga asmaranya. Selain itu, sosok yang diperankan oleh Ben Platt ini juga harus mengukur langkah-langkah politiknya.

Gimana nggak? Si Payton ini punya mimpi agar dirinya dapat menjadi Presiden AS pada suatu hari nanti. Tentu saja, langkah-langkah dini perlu diperhatikan secara teliti olehnya.

Langkah yang penting tersebut, misalnya, adalah ketika Payton memutuskan untuk menjadi student body president di sekolahnya. Ini terjadi ketika dirinya dan timnya harus menentukan siapa sosok yang akan maju bersamanya sebagai calon wakil.

Sejumlah perhitungan keuntungan dan kerugian pun dilakukan oleh Payton dan timnya. Alhasil, dengan sejumlah pertimbangan, pilihan itu jatuh pada Infinity Jackson yang menurut mereka mampu menarik suara dari kalangan siswa-siswa berkebutuhan khusus.

Bukan nggak mungkin nih, mimpi yang dipunyai oleh Payton untuk menjadi Presiden AS suatu hari nanti ini juga dimiliki oleh seorang politikus di Indonesia lho, yakni Prabowo Subianto yang kini menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).

Ketua Umum Partai Gerindra itu sebenarnya juga sudah beberapa kali lho berkompetisi dalam perhelatan Pemilihan Presiden (Pilpres) – mulai dari tahun 2009 ketika maju sebagai calon wakil presiden (cawapres), tahun 2014 sebagai calon presiden (capres), dan tahun 2019 ketika kembali melawan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga :  Anies dan Dark Side of The Moon

Meski beberapa kali gagal menduduki kursi presiden, Prabowo kini disebut-sebut menjadi salah satu capres potensial untuk tahun 2024 oleh sejumlah lembaga survei. Bahkan, sang Menhan kerap menjadi capres yang paling populer lho.

Namun, bukan nggak mungkin Pak Prabowo bakal dapat penantang nih. Pasalnya, dalam salah satu survei yang dilakukan Indikator Politik, posisi sang Menhan tersalip lho oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo.

Hmm. Ya, meskipun Pak Prabowo tetap nomor satu di survei-survei lainnya, Ganjar ini bisa jadi perlu diperhatikan sih sama beliau. Alih-alih menjadi lawan, sebuah usulan menarik pun muncul, yakni agar Pak Prabowo dan Pak Ganjar berpasangan pada tahun 2024 nanti.

Widih, bakal jadi duet maut tuh. Usulan yang datang dari seorang pengamat politik yang bernama Rustam Ibrahim ini nggak dapat dipungkiri bisa aja terjadi sih.

Seperti biasa, tidak ada yang tidak mungkin dalam politik. Pak Prabowo yang sebelumnya merupakan lawan politik bagi Presiden Jokowi saja kini bisa masuk dalam pemerintahan. Hehe.

Meski begitu, bila duet maut ini benar terwujud, Prabowo bukan nggak mungkin harus mikirin kemungkinan koalisi yang dapat terbangun antara partainya dengan PDIP sejak awal periode kedua pemerintahan Jokowi. Gimana nggak? Kan, kedua partai ini terlihat erat semenjak itu.

Bahkan, asumsi bahwa Prabowo nanti akan menggandeng PDIP menyeruak lho – khususnya Ketua DPR Puan Maharani. Ada yang bilang kalau Puan ini tengah disiapkan lho untuk menjadi pengganti Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Namun, kembali lagi seperti Payton tadi, Prabowo bisa aja perlu lah ya mempertimbangkan kembali siapa sosok cawapres yang akan dipilihnya. Bila Payton akhirnya memilih Infinity, bukan nggak mungkin Pak Prabowo juga perlu tuh mempertimbangkan potensi kemenangananya – entah dengan Pak Ganjar atau Bu Puan.

Baca juga :  Kicepisme Pragmatis Politik

Lagipula, bila dibandingkan nih ya, elektabilitas Bu Puan ini bisa jadi masih terbilang jauh sih dengan Pak Prabowo – serta dengan Pak Ganjar juga. Dalam survei Indikator Politik kemarin, misalnya, Puan jauh berada di peringkat sebelas. Sementara, Prabowo dan Ganjar berada di puncak klasemen.

Belum lagi nih ya, banyak kontroversi dan polemik yang menyertai Bu Puan. Ini terlihat dari bagaimana publik kemarin menyoroti aksi Puan yang mematikan mikrofon ketika salah satu anggota DPR tengah berbicara. Selain itu, Ketua DPR itu disebut pernah membuat pernyataan kontroversial mengenai Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Wah, kalau begitu, kira-kira Pak Prabowo jadinya bakal menggandeng siapa ya? Apakah pilihan jatuh ke Bu Puan atau Pak Ganjar? Mungkin, Pak Menhan perlu nonton juga The PoliticianHehe. (A43)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

PDIP Ketularan Artis

“Lelah bahas politik, mending lihat artis yang sedang akting jadi politikus. Hmmm, apa mereka akan berubah jadi tikus?” PinterPolitik.com Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partainya tak sembarangan...

Pidato Berbisik Ala Prabowo

“Gebleknya maling-maling itu sudah mencuri uang kita, dia menyogok kita dengan uang kita sendiri saudara-saudara sekalian.” ~Prabowo Subianto PinterPolitik.com Menyedihkan gengs. Ternyata uang kita selama ini...

MK ‘Mabok’ Gugatan UU Pemilu

"Terlalu banyak menghabisakan waktu untuk bertanya ini - itu, kita malah lelah sendiri." ~Lala Purwono PinterPolitik.com Biasanya, keputusan spontan dalam keadaan terdesak akan melahirkan hasil yang...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

La Nyalla: Prabowo, Pimpin Salat Dong

“Ibadah nomor satu dan korupsi nomor dua! Politisi banget.” PinterPolitik.com Eks kader Partai Gerindra, La Nyalla Mattalitti yang dulu mendukung Prabowo Subianto sekarang malah beralih dukungan...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

More Stories

Hipdut, no na, Timurnesia: Trisula Nusantara?

Tiga aliran musik baru dari Indonesia kini merajai tangga lagu. Mungkinkah trisula ini diam-diam sedang melawan dominasi musik dunia? 

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu?