HomeCelotehPrabowo (Hampir) Ghosting Lagi?

Prabowo (Hampir) Ghosting Lagi?

Kecil Besar

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kini menjadi sorotan publik akibat kabar akan besarnya anggaran pertahanan Rp 1,7 kuadriliun dalam sebuah rancangan Peraturan Presiden (Perpres). Setelah sebelumnya tidak hadir di rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR, Prabowo kini dikabarkan hadir. Untung saja tidak ghosting lagi.


PinterPolitik.com

“Don’t go ghost on me, I’ma go Thriller on you” – Drake, “Mine” (2013)

Siapa sih yang suka di-ghosting? Hampir semua orang pasti tidak mau apabila kena atau jadi korban ghosting. Istilah satu ini biasa digunakan untuk menggambarkan situasi ketika si doi tiba-tiba hilang tanpa kabar dan jejak.

Nah, bagi kalangan milenial dan generasi Z, istilah ini mungkin nggak asing lagi tuhLhagimana nggak? Banyak lho orang yang akhirnya melakukan ghosting – khususnya mereka-mereka yang ditemui di aplikasi-aplikasi pencarian jodoh (dating apps) macam Tinder dan Bumble. Hehe.

Istilah ini makin viral kala ada kabar bahwa putra Presiden Joko Widodo – Kaesang Pangarep – disebut menjadi pelaku ghosting kepada mantan pacarnya yang bernama Felicia Tissue. Eitstapimimin nggak sedang ingin bahas Kaesang ya. Mungkin, itu ranahnya Lambe Turah tuhHehe.

Justru nih, kabar semacam ghosting yang sempat membuat mimin sempat geram adalah kabar seputar Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Gimana nggak? Pada hari Senin (31/4) kemarin, Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra ini dikabarkan tidak hadir dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Baca Juga: Kaesang, Pelajaran untuk Prabowo?

Utang Alutsista Rp 1,7 Kuadriliun

Padahal nih ya, masyarakat tengah dibuat penasaran oleh kabar yang tersebar di media yang mengatakan bahwa terdapat rancangan Peraturan Presiden (Perpres) yang menempatkan anggaran pertahanan sebesar USD 124.995.000.000 (sekitar Rp 1,7 kuadriliun). Uniknya lagi, tersebar juga tuh surat ditandatangani Pak Prabowo yang menunjuk PT Teknologi Militer Indonesia (TMI) untuk menjadi pengelola program tersebut.

Baca juga :  Lari lambat Kuda Fahri Hamzah?

Alhasil, sejumlah anggota Komisi I DPR dibuat kecewa dong karena ketidakhadiran Pak Prabowo – misalnya politikus PDIP Effendi Simbolon. Hmm, wakil rakyat aja kecewa, apalagi masyarakatnya ya, guysHadeeh.

Masa iya Pak Prabowo ini mau ghosting terus kalau masyarakat tengah mencari jawaban? Misal, kala publik diramaikan dengan kasus korupsi yang melibatkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (Men-KP) Edhy Prabowo, lagi-lagi, Ketum Gerindra tersebut malah banyak diam dan jarang terlihat di publik dan media.

Wah, masa iya pas tahun 2024 nanti Pak Prabowo juga ghosting-an giniHmm. Kan, udah banyak lho yang berharap agar Pak Menhan bisa menjadi calon presiden (capres) paling potensial pada tahun politik tersebut.

Eitstapi, tenang dulu, guys. Pak Prabowo akhirnya dikabarkan hadir kok di rapat DPR pada hari Rabu (2/6) ini. Ya, itupun terjadi setelah ada rencana atau ancaman pemanggilan paksa. Mari kita tunggu sajalah ya apa penjelasan dari Pak Menhan nanti. (A43)

Baca Juga: Mampu Prabowo Lawan “Mister M”?


► Ingin lihat video menarik lainnya? Klik di bit.ly/PinterPolitik

Ingin tulisanmu dimuat di rubrik Ruang Publik kami? Klik di bit.ly/ruang-publik untuk informasi lebih lanjut.

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

#Trending Article

Ferry, “Sahabat Kepompong” Sandiaga

"Persahabatan bagai kepompong," lirik lagu Kepompong oleh Sind3ntosca. PinterPolitik.com Mendekati pilpres 2019, masing-masing kubu sibuk membangun struktur tim pemenangan agar mampu menjalankan manuver-menuver canggih untuk meraup...

Inisiatif Tingkat Dewa Timses Jokowi

"Jangan bertanding kalau Anda maunya hanya menang, tanpa siap untuk kalah." ~Mario Teguh PinterPolitik.com Semangat membara dari seluruh lapisan masyarakat dan politisi kadang dapat menimbulkan suhu...

Judul Sinetron PKS-Gerindra

"Tak banyak orang yang menganggap kekuasaan sebagai borgol, lebih banyak yang melihatnya sebagai gelang emas yang bisa bikin orang iri." ~Goenawan Mohamad PinterPolitik.com Eng, ing, eng,...

PSI, Siap Progresif untuk LGBT?

“Berikan kami tempat berlindung. Kami butuh asupan nutrisi agar penyakit bisa terbendung.” PinterPolitik.com Makin hari si Iim semakin menggambarkan dirinya sebagai bagian dari generasi milenial. Tingkahnya...

Baliho Tikus, Tanda Kekalahan Jokowi?

“Apa kamu pernah membayangkan Jakarta menjadi Berlin, Bandung jadi Paris, Semarang jadi Swiss, Surabaya menjadi Roma, dan sebagainya? Oh indahnya Indonesia! Sayang, kita terlalu...

Thomas Lembong “Membalas” Jokowi?

“Investasi yang sukses adalah mengantisipasi apa yang dilakukan orang lain”. – John Maynard Keynes Pinterpolitik.com Nama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yaitu Thomas Trisakti Lembong...

PKS Baper Makin Dikorbankan Gerindra

“Satu-satu, daun-daun, berguguran tinggalkan tangkainya. Satu-satu, burung kecil beterbangan tinggalkan sarangnya.” – Lagu Andaikan Aku Punya Sayap PinterPolitik.com Perlahan-lahan partai Koalisi Adil Makmur mulai berguguran meninggalkan...

Gimik Haedar di Istana Presiden?

“Bilangnya sayang sama negara, negara banyak diperas kok pada enggak lihat?” PinterPolitik.com Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengusulkan enam poin Nawacita II untuk...

More Stories

Tulus, SBY, Jokowi: Seni Bertahan

Setelah empat tahun diam, Tulus rilis "Teh Hijau" tanpa gembar-gembor. Mengapa justru keheningan yang membuatnya makin dinanti? 

Kiri, Kanan, Kulihat Merah Putih

Dari Kabinet hingga koperasi desa, nama bangsa kini melekat di mana-mana. Namun, mengapa harus seragam begitu? 

Inul dan Bangkitnya Sang ‘Anti-Hero’

Inul Daratista menolak tawaran masuk parlemen meski dijanjikan uang miliaran. Mengapa menolak kekuasaan justru membuatnya menang?